Quiz Team Gairahkan Motivasi Siswa Belajar Pembiakan Tanaman

Oleh : Hartanto Catur Setiawan, S.P

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar adalah serangkaian aktivitas jiwa dan raga untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku, sebagai hasil dari pengalaman individu dalam berinteraksi dengan lingkungannya yang menyangkut aspek kognitif, afektif dan psikomotor. Proses belajar tidak sekadar menghafal konsep-konsep atau fakta-fakta belaka. Tetapi merupakan kegiatan menghubungkan konsep-konsep untuk menghasilkan pemahaman yang utuh, sehingga konsep yang dipelajari akan dipahami secara baik dan tidak mudah dilupakan.

Sebagai guru, penulis sepakat dengan statement tersebut, namun fenomena dalam proses pembelajaran bahasa Inggris yang diampu, belum menunjukkan perubahan tingkah laku peserta didik di kelas X Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMK Negeri 1 Ngablak, Kabupaten Magelang.

Mereka kurang berminat, malas belajar identifikasi tanaman. Sehingga kurang serius dalam mengikuti mata pelajaran Pembiakan Tanaman khususnya pada Kompetensi Dasar (KD) identifikasi tanaman.

Untuk itu penulis menerapkan model pembelajaran quiz team pada materi identifikasi tanaman di kelas X Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura. Quiz team merupakan model pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam proses belajar.

Dalam tipe ini siswa dibentuk dalam kelompok-kelompok kecil. Masing-masing anggota kelompok mempunyai tanggung jawab yang sama atas keberhasilan kelompoknya dalam memahami materi dan menjawab soal. Diawali dengan guru menerangkan materi secara klasikal, lalu siswa dibagi ke dalam tiga kelompok besar.

Baca juga:   Display at Home Solusi Belajar Menata Produk di Masa Pandemi

Semua anggota kelompok bersama-sama mempelajari materi tersebut, saling memberi arahan, pertanyaan dan jawaban untuk memahami mata pelajaran tersebut. Setelah selesai materi, diadakan pertandingan akademis.

Dengan pertandingan akademis ini, terciptalah kompetisi antarkelompok, para siswa akan senantiasa berusaha belajar dengan motivasi yang tinggi agar dapat memperoleh nilai yang tinggi dalam pertandingan.

Langkah-langkah dalam pelaksanaan model quiz team, penulis terapkan mulai dari menentukan topik yang akan dijadikan bahan pembelajaran, menyiapkan dan menjelaskan materi mengenai identifikasi tanaman. Selanjutnya menjelaskan kepada siswa mengenai langkah-langkah dalam pembelajaran dengan menggunakan model quiz team.

Kemudian penulis meminta siswa untuk bergabung dengan kelompok. Membagi kegiatan pembelajaran menjadi tiga segmen. Meminta tim A untuk menyiapkan kuis jawaban singkat mengenai materi identifikasi tanaman, sementara tim B dan tim C menggunakan waktu untuk memeriksa catatan mereka dan mempelajari materi identifikasi tanaman.

Tim A memberikan kuis kepada tim B dan tim B diberikan waktu untuk memberikan jawaban. Jika tim B tidak dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh tim A, maka pertanyaan akan dilempar kepada tim C dan tim C akan menjawab pertanyaan.

Tim A mengarahkan pertanyaan berikutnya kepada anggota tim C, dan tim C diberikan waktu untuk menjawab, jika tim C tidak dapat menjawab maka tim B diperbolehkan untuk menjawab dan seterusnya mengulang proses tersebut. Ketika kuis segmen pertama selesai, dilanjutkan segmen kedua dan tim B sebagai pemandu kuis. Setelah tim B menyelesaikan kuisnya, dilanjutkan dengan segmen ketiga dari pelajaran dan tim C sebagai pemandu kuis.

Baca juga:   Meningkatkan Motivasi Belajar Munakahat Siswa melalui Video Akad Nikah

Dari hasil kegiatan tersebut jelas tercipta keaktifan seluruh siswa kelas X ATPH SMK Negeri 1 Ngablak karena mereka semua terlibat. Menurut Silberman (2007:49-50) model quiz team dapat meningkatkan kemampuan tanggung jawab peserta didik terhadap apa yang mereka pelajari melalui cara yang menyenangkan dan tidak menakutkan. Kelebihan model pembelajaran quiz team menurut Sanjaya (dalam Bintara 2017:13) adalah siswa tidak terlalu menggantungkan diri pada guru. Tetapi dapat menambah kepercayaan dan kemampuan berpikir sendiri, dapat membantu siswa merespons orang lain dan menggunakan informasi dan kemampuan belajar abstrak menjadi nyata.

Model pembelajaran quiz team sangat menggairahkan dalam membangkitkan motivasi siswa belajar Pembiakan Tanaman terutama materi identifikasi tanaman. Maka, penulis akan mengembangkannya pada materi yang lain sehingga dapat memaksimalkan hasil pembelajaran Pembiakan Tanaman pada siswa kelas X ATPH SMK Negeri 1 Ngablak. (dd1/lis)

Guru Produktif Pertanian (Pembiakan Tanaman) SMKN 1 Ngablak, Kabupaten Magelang

Author

Populer

Lainnya