Media MOTUL untuk Operasi Hitung Bilangan Bulat

Oleh : Eni Kusrini S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, “AKU rindu sekolah.” Itulah kalimat sederhana yang muncul dari bibir mungil peserta didik semenjak diberlakukannya pembatasan aktivitas sosial secara nasional karena merebaknya Covid-19. Dunia pendidikan seakan mati suri. Sejak pertengahan Maret 2020 sampai saat ini, sekolah-sekolah di seluruh Indonesia masih belum bisa melakukan kegiatan seperti sedia kala, karena khawatir penularan Covid-19.

Kendati begitu, sekolah tetap harus berjalan, tanpa boleh mendatangkan siswa. Instruksi yang diberikan pada satuan pendidikan tidak memperbolehkan melakukan kegiatan belajar di kelas, menjadikan para guru berpikir keras agar peserta didik tetap mendapatkan materi pelajaran. Padahal proses belajar tanpa interaksi langsung, tentu saja sulit. Dalam situasi ini, kegiatan belajar mengajar terpaksa harus dilakukan dengan sistem daring atau online untuk meminimalisasi dan mencegah penyebaran Covid-19.

Pembelajaran menggunakan sistem daring atau online pada SD Sapugarut, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, tak selancar dan semulus seperti mengirim sebuah pesan. Apalagi diterapkan dalam pembelajaran matematika akan terasa sulit. Guru dituntut senantiasa berperan aktif dan kreatif dalam menciptakan hal-hal baru dalam pembelajaran di masa Covid-19. Guru dituntut jeli dalam menerapkan media pembelajaran secara online untuk mempermudah pemahaman siswa.

Baca juga:   Mudah Belajar Matematika dengan Video Pembelajaran

Terutama dalam mata pelajaran (mapel) matematika kelas VI. Guru dihadapkan pada masalah kurangnya pemahaman siswa dalam menghitung operasi bilangan bulat dikarenakan sistem pembelajaran yang dilakukan menggunakan daring. Siswa tidak bisa tatap muka dan tanya jawab dengan guru secara langsung. Apabila siswa kurang memahami materi, guru tidak bisa memantau perkembangan siswa, hanya siswa tertentu saja yang berani menanyakan permasalahannya.

Karena itu, perlu adanya inovasi pembelajaran untuk mengatasi permasalahan pada saat mengajarkan konsep operasi hitung bilangan bulat. Untuk menjawab permasalahan tersebut, guru menggunakan media MOTUL untuk pembelajaran operasi hitung bilangan bulat.

Media MOTUL merupakan media yang memanipulasi garis bilangan dengan menggunakan aplikasi berbasis Microsoft Power Point. Garis bilangan dimanipulasi dengan jalan raya yang dilengkapi bilangan bulat berderet seperti garis bilangan serta mobil balap sebagai media penanaman konsepnya.

Penggunaan media MOTUL memiliki aturan-aturan yang harus disepakati oleh guru dan siswa sehingga dapat menggunakan media ini dengan baik. Aturan-aturan tersebut antara lain, a) pergerakan mobil diawali dari titik nol; b) bilangan positif ditandai dengan bergerak ke arah kanan; c) bilangan negatif ditandai dengan bergerak ke arah kiri; d) penjumlahan ditandai dengan mobil bergerak maju; e) pengurangan ditandai dengan mobil bergerak mundur; dan f) jika setelah penjumlahan atau pengurangan bertemu dengan bilangan negatif mobil berbalik arah.

Baca juga:   Metode Air Melatih Siswa dalam Memahami Materi

Dalam memanipulasi media MOTUL, siswa membuat tiruan mobil dan jalan raya dengan memanfaatkan barang bekas. Langkah pertama siswa mengamati pembelajaran menggunakan media MOTUL pada tautan berikut, https://www.youtube.com/watch?v=RTYvuj9TqN0. Setelah membuat tiruannya, siswa mempresentasikan hasilnya kerja di rumah melalui aplikasi whatsapp.

Dengan penggunaan media MOTUL ini, penulis menyimpulkan bahwa siswa merasa lebih bersemangat serta memudahkan siswa dalam memahami konsep operasi hitung bulangan bulat. Siswa dapat menerapkan pembelajaran secara langsung melalui permainan multimedia. Selain itu, siswa dapat mengikuti alur materi secara berurutan, tentu membuka pola pikir siswa sesuai dengan arah konsep materi sehingga siswa mudah memahami dan menerapkan operasi hitung bilangan bulat. (ips1/ida)

Guru SDN Sapugarut, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Author

Populer

Lainnya