Discovery Inquiry untuk Pembelajaran Daring

Oleh : Ninik Tri Handayani S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 telah membawa dampak yang besar bagi kehidupan manusia. Berbagai bidang kehidupan mengalami perubahan akibat terdampak pandemi Covid-19, salah satunya bidang pendidikan. Layanan pendidikan yang diberikan secara tatap muka di kelas berubah menjadi pembelajaran daring. Semua aktivitas pendidikan baik guru maupun siswa harus siap menghadapi pandemi Covid-19. Guru sebagai fasilitator pendidikan bagi siswa harus mampu menyajikan pembelajaran daring yang mampu dilakukan oleh siswa.

Dalam pembelajaran daring yang penulis laksanakan di SD Negeri 02 Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan, siswa didampingi secara penuh oleh orang tua. Penulis memanfaatkan sosial media yang dimiliki oleh orang tua siswa sebagai sarana pembelajaran daring. Media sosial yang digunakan adalah whatsapp, karena sosial media tersebut sudah biasa digunakan oleh guru untuk berkoordinasi dengan orang tua siswa.

Pembelajaran daring pertama yang penulis laksanakan di kelas 3 yaitu tema 7 sub tema 1 pembelajaran 6 yang mengangkat topik tentang teknologi produksi pangan. Dalam pembelajaran 6 muatan pelajarannya adalah bahasa Indonesia, Matematika, dan PPKn. Tujuan dari pembelajaran 6 adalah siswa dapat mengidentifikasi manfaat teknologi pangan dengan tepat, menjelaskan manfaat teknologi produksi pangan bagi kehidupan manusia, menemukan kata yang berkaitan dengan teknologi pangan dengan tepat, mengukur dan menjelaskan volume suatu benda, membandingkan volume air dengan tepat, dan mengidentifikasi hal baik (dampak positif) dan hal tidak baik (dampak negatif) dari keberagaman individu dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat. Strategi pembelajaran yang penulis lakukan adalah dengan menggunakan pembelajaran daring dengan memanfaatkan aplikasi whatsapp dengan model pembelajaran menggunakan discovery inquiry.

Baca juga:   Tingkatkan Keterampilan Bermain Sepak Bola dengan Resiprokal

Sebelum melaksanakan pembelajaran, guru melakukan koordinasi dengan orang tua siswa melalui grup whatsapp kelas 3. Selanjutnya, penulis melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran discovery inquiry. Pada tahap stimulasi, guru memberikan video pembelajaran melalui grup whatsapp yang dapat diunduh dan dilihat oleh siswa. Selanjutnya pada tahap identifikasi masalah, siswa menemukan permasalahan ataupun pertanyaan yang terdapat di video pembelajaran. Sedangkan pada tahap pengumpulan informasi, siswa mengakses portal rumah belajar atau sumber belajar lain untuk mengumpulkan data untuk menjawab permasalahan.

Pada tahap pengolahan informasi, siswa mencoba untuk menjawab permasalahan yang ada dalam video pembelajaran. Pada tahap verifikasi, guru melihat masalah dan jawaban yang diberikan oleh siswa melalui grup whatsapp dan memberi masukan atas jawaban siswa. Selanjutnya pada tahap generalisasi, melalui grup whatsapp siswa dan guru menarik kesimpulan dari proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Semua tahapan yang dilakukan siswa menggunakan gawai dengan bimbingan orang tua.

Setelah pembelajaran daring selesai, guru melakukan refleksi. Siswa menanggapi pelaksanaan pembelajaran daring dengan senang. Hal ini dikarenakan siswa mempunyai pengalaman baru dalam belajar. Sebelumnya, siswa tidak pernah belajar secara online. Pembelajaran daring dengan model pembelajaran menggunakan discovery inquiry yang sudah penulis laksanakan secara keseluruhan, sesuai dengan rencana. Tujuan pembelajaran juga sudah tercapai. (ips1/ida)

Baca juga:   Belajar Materi Letak dan Luas Benua Asia melalui Audiovisual

Guru SD Negeri 02 Doro, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya