Bermain Melempar dan Menangkap Bola Tingkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini

Oleh : Umuriyah S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMILIHAN permainan yang benar dan tepat dapat menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Salah satunya adalah perkembangan kemampuan motorik kasar anak di TK Pertiwi Jatingarang. Melalui pemberian stimulus akan membantu perkembangan, pertumbuhan baik jasmani maupun rohani, sehingga anak memiliki kesiapan memasuki pendidikan yang lebih lanjut.

Motorik kasar merupakan hal yang sangat penting bagi anak usia dini pada khususnya anak kelompok bermain (KB), dan taman kanak-kanak (TK). Meningkatkan perkembangan motorik kasar, perlu bantuan para pendidik di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Sebab, kemampuan melakukan gerakan dan tindakan fisik untuk seorang anak terkait dengan rasa percaya diri dan pembentukan konsep diri.

Menurut Coughlin (2001), karakteristik perkembangan motorik kasar anak usia 4-5 tahun yaitu meliputi, pertama, berdiri di atas satu kaki selama sepuluh detik. Kedua, berjalan maju dalam satu garis lurus dengan tumit dan ibu jari kaki sejauh enam kaki. Ketiga, berjalan di atas papan. Keempat, melompat ke depan sebanyak 10 kali. Kelima, melompat dengan salah satu kaki. Keenam, berguling ke depan. Ketujuh, menendang secara terkoordinasi ke belakang dan ke depan dengan kaki terayun dan tangan mengayun ke arah yang berlawanan secara bersamaan. Kedelapan, menangkap bola dengan dua tangan yang dilempar dari jarak kurang lebih 2-3 meter. Kesembilan, melempar bola dengan kedua tangan kepada seseorang yang berjarak kurang lebih 2-3 meter.

Baca juga:   Prinsip Ekonomi Terhadap Perilaku Pelajar di Era Generasi Milenial

Guru berperan dalam pengembangan fisik motorik anak yang dapat dilakukan melalui bermain. Selama ini, guru sudah berperan dalam pengembangan motorik kasar anak. Guru memperlakukan anak dengan sama tanpa membeda-bedakan antara anak yang satu dan yang lainnya. Guru menciptakan suasana yang menyenangkan agar anak tidak merasa bosan pada saat melakukan kegiatan fisik.

Menurut (Sujiono, 2009), melempar adalah mengarahkan satu benda dipegang dengan cara mengayunkan tangan kearah tertentu. Menurut (Lilis Madyawati, 2012), tujuan bermain lempar tangkap bola itu untuk melatih konsentrasi anak, melatih motorik kasar anak, melatih kemampuan kognitif anak, dan mengasah kecerdasaan kinestetik. Langkah persiapan dan langkah bermain yang akan dilakukan dan berikut. Yakni persiapan bermain yang dilakukan oleh guru, pertama, guru menunjukkan alat bermain yang akan digunakan anak yaitu keranjang dan bola. Kedua, guru membangi anak menjadi empat kelompok dan masing-masing kelompok terdiri atas tiga atau empat anak dalam memilih kelompok. Ketiga, melakukan pemanasan terlebih dahulu, lalu mendemonstrasikan bermain lempar tangkap bola ini. Keempat, masing-masing kelompok mendapatkan satu keranjang dan membentuk barisan berbanjar. Kelima, mulai bermain lempar tangkap bola secara bergantian dan berurutan. Keenam, masing-masing pasangan dapat melempar dan menangkap bola sebanyak lima kali.

Baca juga:   Optimalkan Belajar Alat Transportasi dengan Media Gambar

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa kegiatan motorik kasar adalah menggerakkan berbagai bagian tubuh atas perintah otak dan mengatur gerakan badan terhadap macam-macam pengaruh dari luar dan dalam. Motorik kasar sangat penting dikuasai oleh seseorang karena bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Tanpa mempunyai gerak yang bagus, akan ketinggalan dari orang lain, seperti, berlari, melompat, mendorong, melempar, menangkap, menendang dan lannya. Kegiatan ini memerlukan dan menggunakan otot-otot besar pada tubuh seseorang. (ag1/ida)

Guru TK Pertiwi Jatingarang, Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya