PJJ Tematik Bermakna melalui Pendekatan CTL

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi, memaksa guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk melaksanakan pembelajaran yang bermakna. Guru harus berusaha memaksimalkan segala yang ada, bahkan memanfaatkan sumber belajar di lingkungan terdekat siswa. Salah satu pendekatan yang tepat untuk memaksimalkan pembelajaran jarak jauh menjadi bermakna adalah dengan menerapkan Contextual Teaching and Learning (CTL).

Kesuma, (2010:5), berpendapat bahwa CTL adalah mengajar dan belajar yang menghubungkan isi pelajaran dengan lingkungan. Jadi, dengan adanya keterbatasan pembelajaran yang tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka penerapkan CTL dapat dijadikan solusi dalam pelaksanaan PJJ. Pendekatan CTL tentunya dapat menjadi salah satu alternatif pendekatan pembelajaran pada jenjang Sekolah Dasar (SD) yang menerapkan pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik adalah pembelajaran yang menggunakan tema dalam mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (Efendi, 2009 : 129). Salah satu topik yang dibahas dalam pembelajaran tematik kelas 5 pada tema 9 adalah “Benda-benda di Sekitar Kita”. Pembelajaran dalam topik tersebut menggabungkan dari mata pelajaran IPA yaitu tentang zat tunggal dan campuran. Bahasa Indonesia, tentang membuat iklan media cetak. Serta PPKn tentang membangun kerukunan hidup.

Baca juga:   Ciptakan Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran Tema dengan Model CTL

Berikut deskripsi kegiatan pembelajaran tematik menggunakan CTL dalam PJJ pada pembelajaran tematik tema 9 kelas 5 dengan topik “ Benda-benda di Sekitar Kita”. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama tiga hari. Pertama, diawali dengan siswa ditugaskan membuat kreasi minuman kesukaan. Kemudian siswa melaporkan dalam bentuk video kreasi minuman yang dibuatnya. Video menjelaskan bahan, alat, cara membuat kreasi minuman, manfaat minuman, serta menghubungkan dengan jenis campuran ataukah zat tunggal. Video dapat diunggah di media sosial, seperti facebook, instagram, dan lain-lain. Hal tersebut bertujuan umpan balik tidak hanya dari guru tetapi bisa dari teman, bahkan pihak luar. Selain itu, dapat meningkatkan percaya diri siswa.

Kegiatan pembelajaran kedua, guru bersama siswa melaksanakan pembelajaran melalui zoom atau live streaming youtube dengan cara berdiskusi mengenai video yang sudah dibuat semua siswa. Kegiatan belajar bertujuan untuk merefleksi kegiatan pembelajaran sebelumnya untuk lebih memahamkan materi tentang campuran hetrogen dan campuran homogen, serta menghilangkan miskonsepsi materi yang dipahami siswa. Selanjutnya, kegiatan belajar diakhiri dengan pemantapan materi dan mengerjakan latihan menggunakan game wordwall.

Berikutnya kegiatan pembelajaran ketiga yaitu, diawali guru memberikan petunjuk kegiatan pembelajaran melalui grup whatsapp. Siswa diberikan tugas membuat minimal lima kreasi minuman yang kemudian disimpan di dalam lemari pendigin. Selanjutnya, siswa menyimak materi tentang iklan melalui video pembelajaran yang dibuat guru melalui youtube. Dilanjutkan sesi tanya jawab melalui zoom meeting. Kemudian, siswa diberi tugas membuat iklan mengenai minuman yang dibuatnya. Iklan dibuat semenarik mungkin agar tetangga sekitar tertarik untuk mencoba kreasi minuman yang dipromosikan.

Baca juga:   Google Classroom Memudahkan PJJ Prakarya

Sore harinya iklan dan kreasi minuman yang dibuat siswa dipromosikan di depan rumah. Tujuan kegiatan tersebut agar siswa berinteraksi langsung dengan para tetangga. Jika kegiatan promosi dengan iklan sudah selesai hasil kreasi minuman dapat dibagikan kepada tetangga sehingga siswa belajar untuk berempati, merasakan berbagi dengan sesama dari hasil kerja kerasnya, dan yang utama hal tersebut akan menciptakan kerukunan hidup. Terakhir, laporan kegiatan siswa dikumpulkan dalam bentuk dokumentasi dan video yang dikirimkan di Google Classroom.

Tentunya penerapan CTL tidak hanya dapat diterapkan pada pembelajaran tematik untuk siswa sekolah dasar, tetapi dapat juga diterapkan diberbagai jenjang pendidikan. Sebab keterlaksanaan pembelajaran dengan CTL terbukti dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan menciptakan PJJ bermakna. (bs2/ton)

Guru kelas V SD Muhammadiyah (Plus) Salatiga

Author

Populer

Lainnya