G Suite For Education Permudah KBM Selama Pandemic Covid19

Oleh : Budi Wiyoto Baktiyono, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Virus korona membuat dunia dan khususnya Indonesia mengalami penyesuaian yang cukup besar dari segala aspek kehidupan. Salah satu cara untuk mengurangi penularan virus ini dengan membatasi mobilisasi manusia. Dunia pendidikan salah satu yang terimbas sangat besar, dalam proses KBM mau tidak mau guru dan siswa tidak dapat bertemu secara langsung. Sistem belajar online (daring) dilakukan dalam mentranfer ilmu kesiswa dengan bantuan koneksi internet.

Belajar online adalah sistem belajar yang terbuka dan tersebar dengan menggunakan perangkat pedagogi yang dimungkinkan melalui internet dan teksnologi berbasis jaringan untuk memfasilitasi pembentukan proses belajar dan pengetahuan melalui aksi dan interaksi yang berarti (Dabbagh dan Ritland, 2005). Pengertian online learning meliputi aspek perangkat kesas berupa perangkat komputeryang saling berhubungan satu sama lain dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan data baik berupa pesan, grafis, maupun suara (Williams, 1999). Kitaro, mengartikan pembelajaran online sebagai suatu jaringan komputer yang saling saling terkoneksi dengan jaringan komputer lainya ke seluruh penjuru dunia (Kitaro, 1998).

Semua tenaga pendidik mau tidak mau harus memanfaatkan teknologi, tidak terkecuali mata pelajaran bahasa jawa. Proses KBM di SMP Negeri 3 Kedu mapel bahasa Jawa kelas 8 semester 1, semula penyampaian materi kesiswa melalui aplikasi WhatsApp system android yang dirasa mudah dalam penggunaannya. Seiring berjalannya waktu siswa mengalami kejenuhan, karena keterbatasan fitur-fitur dalam aplikasi WhatsApp. Selanjut guru beralih menggunakan G Suite For Education. G Suite for Education adalah sebuah produk dari Google berupa seperangkat alat produktivitas dan kolaborasi dengan sistem google cloud untuk sekolah dan lembaga pendidikan termasuk staf, guru dan juga siswa untuk memudahkan sistem belajar mengajar yang lebih baik. Layanan G Suite for Education meliputi Google Kelas (Classroom), Gmail, G Drive, Kalender, Hangout, Google Office, Google Site, Google Vault.

Baca juga:   Portofolio Efektif Tingkatkan Hasil Belajar IPS

Layanan paling fundamental, atau yang paling dasar dari Google Workspace for Education adalah Google Classroom. Perangkat ini adalah sebuah alat yang dapat digunakan para guru dan murid untuk mengatur kegiatan kelas. Mulai dari membuat kelas, mengirimkan tugas, dan juga tanya jawab. Dan yang paling penting dari semuanya adalah, semuanya dapat dilakukan pada satu tempat, instant, cepat, dan tanpa menggunakan selembar kertas.

Langkah-langkah yang dilakukan dalam menggunakan Google Classroom adalah menentukan tujuan pembelajaran dan kompetensi; membuat konsep; dan mengumpulkan aset media. Aset-aset yang diperlukan sebagai penunjang dalam belajar daring salah satunya adalah teks, audio (suara), image (gambar), dan video. Tetapi sebelumnya guru harus membuat kelas terlebih dahulu dengan mengundang siswa yang akan diampu. Setelah kelas terbentuk, maka semua interaksi proses KBM secara daring bisa melalui Google Classroom.
Guru dan siswa bisa saling berinteraksi dengan lebih terarah, membagikan dan membahas materi, mengisi soal, serta banyak hal lainnya yang bisa dilakukan menggunakan platform pembelajaran ini. Menyampaikan materi yang bisa didukung Google Office, melampirkan gambar dan video sebagai bahan ajar pendukung, memberi tugas, semuanya sudah bisa dilakukan hanya dengan menggunakan Google Classroom.

Baca juga:   Belajar Menghitung Frekuensi Relatif dengan Take Copter Doraemon

Penggunaan G Suite for Education dengan Classroom, di awal mengalami kesulitan karena rutinitas penggunaannya yang baru. Seiring berjalannya waktu, dituntut dan dipaksa oleh sistem maka guru dan siswa mulai terbiasa menggunakan Classroom. Tidak hanya memudahkan dalam mentranfer ilmu, proses KBM dengan Classroom terasa menyenangkan dan anak semakin antusias dalam mengikuti pelajaran. Dengan itu diimbangi pula dengan hasil belajar anak yang semakin meningkat, dilihat dari perbandingan rata-rata perolehan nilai sebelum dan sesudah menggunakan G Suite for Education. (pm1/lis)

Guru SMPN 3 Kedu, Kabupaten Temanggung

Author

Populer

Lainnya