Pahami Sejarah Pemuda dalam Perubahan Politik dengan Film Dokumenter

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN sejarah Indonesia berarti pembelajaran tentang peristiwa-peristiwa penting yang telah dialami oleh masyarakat Indonesia pada masa lampau yang berdampak besar terhadap kehidupan bangsa dan negara. Widya (1989) mengemukakan tujuan pembelajaran sejarah Indonesia mencakup tiga aspek, yaitu: aspek pengetahuan, aspek pengembangan sikap, dan aspek keterampilan. Sehubungan dengan hal itu, maka dalam pembelajaran sejarah diharapkan dapat mengembangkan ketrampilan mengumpul-kan jejak-jejak sejarah, mengajukan argumentasi dan mendiskusikan masalah kesejarahan, menelaah buku-buku sejarah, mengajukan pertanyaan, dan bercerita tentang peristiwa sejarah secara hidup. Materi sejarah Indonesia yang dibahas pada kelas XII salah satunya tentang peran pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia. Materi ini mencakup dua Kompetensi Dasar yaitu pada KD.3.7 Mengevaluasi peran pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia, dan KD. 4.7 Menulis sejarah tentang peran pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan Indonesia.

Pada umumnya mengajarkan sejarah hanya sekedar untuk memenuhi ingatan para peserta didik dengan berbagai fakta dan materi yang harus dihafalnya. Pembelajaran semacam ini kurang tepat, karena tidak menyentuh aspek keterampilan dan sikap peserta didik. Kondisi tersebut juga dihadapi dalam pembelajaran sejarah Indonesia pada kelas XII di SMA Negeri 1 Belik Kabupaten Pemalang. Akibatnya peserta didik kurang termotivasi untuk belajar secara aktif dan mandiri. Peserta didik tidak terbiasa membaca buku-buku referensi, kurang berani mengemukakan pendapat, dan pada umumnya mengalami kesulitan untuk memecahkan suatu masalah. Hal ini diduga menjadi penyebab rendahnya pencapaian ketuntasan minimum. Maka pembelajaran Sejarah Indonesia kedepan membutuhkan media yang menarik, sehingga siswa tertarik dalam mengikuti proses belajar mengajar dengan baik dan terlibat aktif didalamnya.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Urbanisasi Dengan Teknik Wawancara

Penggunaan media film merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Menurut Arifani (2013), film dapat membantu dalam proses pembelajaran, apa yang terpandang oleh mata dan terdengar oleh telinga, lebih cepat dan lebih mudah diingat daripada apa yang hanya dapat dibaca saja atau hanya didengar saja. Adapun langkah pembelajaran yang dilakukan adalah sebagai berikut : Pertama, guru menjelaskan tujuan dan materi pembelajaran terkait peran pelajar, mahasiswa, dan pemuda dalam perubahan politik dan ketatanegaraan. Selanjutnya siswa dibagi menjadi kelompok kelompok diskusi. Kedua, guru memutarkan film Dokumenter terkait sejarah pelajar,mahasiswa dan pemuda dalam perubahan politik Indonesia. Agar anak-anak jangan hanya memandang film itu sebagai hiburan, sebelumnya mereka ditugaskan untuk memperhatikan pokok pokok materi. Sesudah film dipertunjukkan perlu diadakan diskusi antar kelompok unuk membahas konten film yang telah ditayangkan. Ketiga, guru mengajak siswa untuk bisa menarik simpulan bersama berdasarkan film yang mereka tonton.

Penerapan pembelajaran Sejarah Indonesia menggunakan media film Dokumenter di SMAN 1 Belik Kabupaten Pemalang dapat dikatakan berhasil. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa dan aktivitas pembelajaran bisa berlangsung aktif, efektif, dan tidak membosankan. Hasil pembelajaran siswa pada mata pelajaran sejarah Indonesia setelah menggunakan media Film Dokumenter sangat meningkat. Hasil pelaksanaan tes awal yang hanya menggunakan metode ceramah diperoleh tingkat ketuntasan belajar hanya sebesar 6.25% dengan nilai rata-rata 69.27. Sedangkan dengan penggunaan media Film Dokumenter, hasil dari penilaian harian yang didapat mencapai ketuntasan belajar sebesar 81.25% dengan nilai rata-rata 80.37. (gb2/zal)

Baca juga:   Menggambar Bentuk Objek Benda Mati dengan Cahaya dan Kamera

Guru SMAN 1 Belik, Kab. Pemalang

Author

Populer

Lainnya