Implementasi Pendidikan Multikultural dalam PAI

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MASYARAKAT Indonesia adalah masyarakat yang terdiri dari berbagai suku,adat,kelompok dan agama, serta strata sosial. Dengan kondisi dan situasi ini masuk akal apabila terdapat perbedaan. Ketika perbedaam itu muncul dan menjadi ancaman bagi keharmonisan, maka perbedaan menjadi masalah yang harus dipecahkan.

Munculnya isu yang berkaitan dengan isu multikultural seperti perang suku,separatis dan gerakan lainnya yang berpotensi menyebabkan disintegrasi nasional sangat men desak dan perlu ada solusi. Solusi potensial dalam menghadapi hal tersebut adalah pendidikan multikultural terutama melalui pembelajaran PAI karena potensi untuk membangun rasa toleransi dan saling menghormati.

Banyak potensi masalah yang timbul dari latar belakang multukultural di suatu megara diperlukam solusi yaitu melalui pendidikan yang diterapkan di ranah sekolah multikultural pemdidikan. Johm Locke menjelaskan bahwa pendidikan adalah proses membantu siswa yang dipertimbangkan kosong,yamg dapat dapat diisi dengan apapun yang diinginkan pendidik, juga dianggap sebagai oramg yang tidak dewasa dan dewasa yang membutuhkan bantuan untuk keluar dari ketidaktahuan.

SMA Negeri 1 Getasan adalah lembaga pendidikan publik di Kabupaten Semarang yang sangat potensial dalam mengembangkan dan mengintegrasikan pendidikan multikultural. Hal ini terlihat dari latar belakamg sekolah yang muridnya sangat beragam mulai dari agama Islam,Kristen, Katolil dan Budha. Namun didalam pembelajaran agama apapun khususmya PAI dan Budi Pekerti guru mempunyai kewajiban untuk menyampaikan bagaimana kita bisa menerapkan diri sebagai agama Islam yang Rahmatan Lil Alamin dalam berbagai segi kehidupan.

Baca juga:   Mencari Alternatif Pendekatan Mengajar Simdig di Masa Pandemi

Pemyampaian materi Islam Rahmatam lil alamin diberikan pada kelas 12 semester 2. Dengan meyakini bahwa Islam adalah rahmatan lil alamin tentunya akan dapat memajukan peradaban dunia karena bisa menjunjung tinggi nilai-nilai Islam serta memicu kemajuan peradaban islam dimasa mendatang.

Dalam pembelajaran ini disampaikan dengan model diskusi kelompok dengan pembelajaran kooperatif dengan diskusi,kerja kelompok,model pembelajaran dengan penyesuain materi. Setiap kelompok diminta mempresentasikan soal yang telah diberikan guru PAI.

Dasar materi ini adalah Surah Al Anbiya ayat 107 isinya adalah Allah mengutus Rasul itu semata-mata membawa rahmat untuk seluruh alam. Rahmatan lil alamin tidak hanya untuk orang Islam atau mukmin. Tapi non islam dansemesta alam.Jadi Nabi itu diutus untuk semesta alam. Seperti orang barat itui mengikuti nilai-nilai universal yang sesuai dengan ajaran Islam. Seperti jujur, tepat janji, dan seterusnya.

Contoh yang bisa digali dari diskusi tersebut adalah bahwa Islam sebagai agama secara mormatif memastikan terwujudnya kedamaian dan keselamatan seluruh umat manusia, dan orang muslim tidak lain adalah mereka yang mewujudkan nilai-nilai luhur Islam.Islam rahmatan lil ÔÇťalamin tersiri dari dua kata, yakni rahmad yang berarti kasih sayang ,dan lil alamin berarti seluruh alam.
Islam rahmatan lil alamin adalah konsep abstrak yang mengembangkan pola hubungan antara manusia yang pluralis,humanis,dialogis,dan toleran. Selain itu, konsep ini mengembangkan pemanfaatan dan pengelolaan alam dengan rasa kasih sayang.Contoh nyata dari konsep ini adalah hubungan baik antara sesama manusia dengan manusia juga alam sekitar serta hunungan vertikal dengan Sang Pencipta sehingga keseimbangan alam tetap terjaga.

Baca juga:   Jadi Guru yang Dirindukan Peserta Didik dan Masyarakat

Kesimpulan dari strategi guru PAI dalam menerapkan pendidikan multikultural adalah beragam,tetapi semua itu mengarah kepada peningkatan pemahaman sebagai perangkat keyakinan dan penjelasan yang diakui dan menghargai pentingnya keragaman budaya dan etnis dalam bentuk gaya hidup,pengalaman sosial,identitas pribadi, peluang pendidikan individu,kelompok dan negara. (pg2/bas)

Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 1 Getasan Kab. Semarang

Author

Populer

Lainnya