Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi dengan Online Learning

Oleh : Moh Zainul Wafiq, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengeluarkan surat edaran pelaksanaan pendidikan dalam masa pandemi (darurat). Salah satu kebijakannya, menetapkan proses belajar siswa untuk sementara waktu dilakukan secara daring. Dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dari rumah masing-masing. Baik yang berada di zona merah, kuning, maupun hijau.

Kegiatan belajar mengajar harus tetap berlangsung melalui online learning atau daring dengan siswanya. Guru harus bisa memberikan sarana kepada siswanya untuk melanjutkan materi sesuai dengan jadwal sekolah masing-masing yang telah ditetapkan. Pembelajaran online learning ialah kegiatan belajar yang memakai teknologi, dimana peserta didik berusaha untuk menyelesaikan banyak tugas dan mengangkat keputusan pada setiap waktu (Gunawan, 2020).

Salah satu tujuan pembelajaran online adalah untuk memaksimalkan keputusan yang telah dibuat peserta didik secara online dengan diberi pengetahuan tentang jawaban yang benar dan informasi tambahan yang dapat diakses kapan saja. Hal ini menguntungkan peserta didik yang 4 berinteraksi dalam program online, salah satunya dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar. Siswa dapat dengan mudah melakukan diskusi yang berfokus pada topik pembelajaran seperti kelas tradisional (Davies, 2005).

Baca juga:   Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Geogebra pada Materi Bangun Ruang

Karakteristik yang paling menonjol dari pembelajaran online adalah memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi guru dan siswa terutama untuk menentukan jadwal belajar online dengan tidak mementingkan waktu dan lokasi (Bower, 2015) Saat ini dunia baru mengahadapi pandemi Covid-19 tetapi lembaga pendidikan harus tetap berlangsung walaupun menggunakan metode pembelajaran daring, yaitu pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan internet yang dilakukan tidak harus bertatap muka secara langsung tanpa terikat ruang dan waktu (Albitar Septian, 2020).

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Roida Pakpahan dan Yuni Fitriani tentang Analisa Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19 dapat disimpulkan bahwa bagian dari teknologi informasi sangat menolong proses belajar secara daring atau online di masa wabah virus Covid-19.

Jadi segala proses belajar mengajar bisa terlaksana secara baik dan berdasarkan hasil penelitian ini bisa disimpulkan walaupun negara Indonesia baru berusaha menghadapi pandemi Covid-19, semua proses belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan dengan baik. Karena dukungan dari kemajuan teknologi informasi yang sudah sangat maju, internet bisa mempertemukan guru dan siswa melalui aplikasi elearning, Whatsapp, Google Class, aplikasi Zoom maupun Youtube (Roida Pakpahan, 2020).
Google Form kepada seluruh tenaga pendidik di SDN Jleper 1 kelas 1, pada masa pandemi Covid-19 guru menerapkan metode pembelajaran daring dengan memanfaatkan aplikasi online. Di antaranya adalah Zoom, Whatsapp Group, Google Form, Talaqi Online Voice Note. Karena aplikasi tersebut sudah familiar atau terbiasa digunakan oleh guru maupun siswa sehingga akan lebih mudah jika pembelajaran daring menggunakan aplikasi tersebut dibanding harus terlebih dahulu mempelajari cara penggunaan aplikasi lain yang belum tentu guru maupun siswa cepat untuk memahami cara penggunaannya.

Baca juga:   Belajar Gerak Berirama melalui Metode VAK

Dari keterangan di atas diperoleh hasil data informasi tentang metode pembelajaran apa saja yang cocok digunakan saat menerapkan belajar daring pada masa pandemi seperti waktu ini. Kemudian hasil data yang diperoleh peneliti juga menunjukkan berapa kendala yang dialami oleh guru maupun siswa, materi apa saja yang disampaikan. Bagaimana hasil 5 belajar siswa, dan berapa kali pertemuan guru dengan siswa melakukan belajar online saat diberlakukannya metode pembelajaran daring menggunakan aplikasi online. (agu1/lis)

Guru SDN Banjarsari 1.

Author

Populer

Lainnya