Problem Based Learning untuk Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan

Oleh : Suprihanto, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Menurut Duch (1995) dalam Aris Shoimin (2014:130) mengemukakan bahwa pengertian dari model Problem Based Learning adalah model pengajaran yang bercirikan adanya permasalahan nyata sebagai konteks untuk para peserta didik belajar berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah serta memperoleh pengetahuan. Model pembelajaran Problem Based Learning menjadi sebuah pendekatan pembelajaran yang berusaha menerapkan masalah yang terjadi dalam dunia nyata sebagai sebuah konteks bagi para siswa dalam berlatih bagaimana cara berpikir kritis dan mendapatkan keterampilan dalam pemecahan masalah, serta tak terlupakan untuk mendapatkan pengetahuan sekaligus konsep yang penting dari materi ajar yang dibicarakan. Berdasarkan teori yang dikembangkan Barrow, Min Liu (2005) dalam Aris Shoimin (2014:130) karakteristik dari PBL, yaitu: (1) Learning is student-centered, (2) Autenthic problems from the organizing focus for learning, (3) New information is acquired through self-directed learning, (4) Learning occurs in small group, (5) Teachers act as facilitators.

Pembelajaran dengan Model Problem Based Learning dimulai oleh adanya masalah yang dalam hal ini dapat dimunculkan oleh siswa ataupun guru, kemudian siswa memperdalam pengetahuannya tentang apa yang mereka telah ketahui dan apa yang perlu mereka ketahui untuk memecahkan masalah tersebut. Siswa dapat memilih masalah yang dianggap menarik untuk dipecahkan sehingga mereka terdorong untuk berperan aktif dalam belajar. berikut langkah- langkah PBL yang penulis terapkan di kelas VI SD Negeri Ponowareng dengan KD 3.1 yaitu Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan.

Baca juga:   Komunikasi Orang Tua Solusi Ketuntasan Pembelajaran di Tengah Pandemi

Fase 1 (Orientasi peserta didik pada masalah) : Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah gambar yang menunjukkan bagian – bagian bunga sempurna, Peserta didik mengamati gambar yang ditunjukkan oleh guru, Peserta didik diminta memberikan tanggapan dan pendapat terhadap gambar yang diberikan, Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati.

Fase 2 (Mengorganisasi peserta didik dalam belajar) : Peserta didik diberi tugas untuk menggali informasi dari buku siswa tema 1 Kelas VI Subtema 1 Pembelajaran 1 halaman 5 tentang “Perkembangbiakan Generatif pada Tumbuhan” secara berkelompok.

Fase 3 (Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok) : Peserta didik mencari bunga di lingkungan sekolah dan mengamati bagian-bagiannya. Kemudian menggambar bagian-bagian bunga tersebut. Guru membagikan Lembar Kerja. Peserta didik membandingkan hasil gambarnya dengan gambar teman yang lain untuk mencari persamaan dan perbedaannya. Jika terdapat perbedaan, Peserta didik diminta menjelaskan perbedaan tersebut.

Fase 4 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya : Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk tabel. FASE 5 (Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah laporan tertulis) ; Peserta didik dan guru mengevaluasi hasil penyelidikan melalui diskusi kelas. Peserta didik menganalisa hasil penyelidikan tentang proses perkembangbiakan generatif tumbuhan. Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi. Kelompok peserta didik yang berhasil memecahkan permasalahan diberi penghargaan. (pg1/ton)

Baca juga:   Model Answer Playing Bikin Asyik Belajar Tematik

Guru SD Negeri Ponowareng 01 Kabupaten Batang.

Author

Populer

Lainnya