Pelajari Kolonialisme dan Imperialisme dengan Kartu Berpasangan Berbantu

Oleh : Nita Kurniasari S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MASA pandemi yang telah berlangsung lebih dari satu tahun telah mengubah pola pembelajaran dari semula menggunakan pola tatap muka berganti menjadi pembelajaran pola jarak jauh. Hal ini memunculkan tantangan bagi guru untuk senantiasa mengembangkan ide-ide mengajar pola daring. Peserta didikpun perlu banyak menyesuaikan diri dengan kondisi ini. Hal ini disebabkan karena selama masa pandemi, perhatian guru kepada siswa hanya terbatas melalui media telekomunikasi.

Melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ), peserta didik di rumah belajar secara mandiri. Dalam hal ini peran orang tua sangat dibutuhkan karena tidak jarang anak-anak yang mengabaikan PJJ ini dengan berbagai alasan, antara lain terkendala masalah HP, kuota, rasa malas, dan berbagai alasan lain yang menghambat kelancaran PJJ. Melihat banyaknya kendala yang dihadapi, maka guru berupaya bagaimana cara agar PJJ dapat berjalan lancar dan tidak membosankan bagi peserta didik.

Menurut Sanjaya (2009:26) mengajar atau teaching merupakan bagian merancang atau mengaransemen berbagai sumber dan fasilitas yang tersedia untuk digunakan atau dimanfaatkan peserta didik dalam mempelajari sesuatu. Kualitas pembelajaran dipegaruhi oleh guru, maka guru perlu mengembangkan kemampuan berpikir siswa dengan menggunakan media pembelajaran yang menarik, inovatif, dan interaktif.

Baca juga:   Belajar Semangat Komitmen Pendiri Negara melalui Action Learning

Mata pelajaran IPS SMP kelas 8 terdapat materi Perlawanan terhadap Kolonialisme dan Imperialisme. Materi ini merupakan materi yang berupa uraian peristiwa perlawanan di berbagai daerah dalam melawan kolonialisme dan imperialisme. Agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dan anak tidak mengalami kebosanan dalam PJJ ini, maka guru menerapkan pembelajaran dengan media kartu berpasangan berbantu modul PJJ.

Asyhar (2012:8) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efesien dan efektif. Dengan media pembelajaran ini, informasi mengenai materi pelajaran tersebut akan mudah dimengerti dan dapat dipertahankan dalam ingatan. Dalam pembelajaran pada materi ini, guru menggunakan bantuan modul PJJ mata pelajaran IPS kelas 8 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan. Modul ini sebagai pendamping buku siswa, dan sudah disesuaikan dengan kebijakan kurikulum kondisi khusus dalam pelaksanaan PJJ pada masa pandemi Covid-19 sehingga akan membantu mempermudah peserta didik dalam mempelajari materi ini.

PJJ di SMPN 2 Gemuh ini menggunakan aplikasi google classroom. Adapun langkah-langkah dalam pembelajaran ini diawali dengan pembukaan. Pada tahap ini, guru memberikan salam, menanyakan kondisi peserta didik, motivasi, dan presensi. Tahap kedua adalah kegiatan inti. Guru menyampaikan materi dan melampirkan modul PJJ sebagai bahan referensi peserta didik. Pada tahap ini pula, guru menyajikan kartu berpasangan dan peserta didik diminta untuk memasangkan kartu gambar yang tersedia dengan jawaban yang sesuai. Guru memberikan waktu kepada siswa beberapa menit untuk menyelesaikan. Setelah selesai peserta didik dapat menuliskan jawaban. Pada tahap ini guru mengevaluasi jawaban antarpeserta didik, dan antarsatu peserta didik dengan yang lain akan saling melengkapi jawaban temannya yang belum tepat. Mereka berupaya agar dapat memasangkan semua kartu dengan benar.

Baca juga:   Pembelajaran Kooperatif Tipe Make a Match Meningkatkan Hasil Belajar Matematika

Pembelajaran dengan meggunakan kartu berpasangan mampu meningkatkan partisipasi peserta didik, dan penggunaan modul PJJ sangat membantu mempermudah mempelajari materi ini. Untuk mengetahui ketercapaian pembelajaran ini guru melakukan evaluasi dengan meminta anak mengerjakan soal melalui google form. Dari hasil evaluasi ini terjadi peningkatan nilai peserta didik. Dengan demikian penggunaan media kartu berpasangan berbantu modul PJJ dapat dijadikan sebagai alternatif PJJ agar lebih bervariasi sehingga menarik dan bagi peserta didik. (lbs2/ida)

Guru SMPN 2 Gemuh, Kabupaten Kendal.

Author

Populer

Lainnya