Peningkatan Hasil Belajar Iman kepada Hari Akhir dengan Picture and Picture

Oleh : Netty Kurnia Dewi, S.Pd.I.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar adalah suatu proses yang kompleks yang terjadi pada diri setiap orang sepanjang hidupnya. Proses belajar itu terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya (Azhar Arsyad: 2015:1). Sedangkan menurut Morgan dalam buku Introduction to Psykologi, belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman (M. Ngalim Purwanto: 2007: 84).

Kesulitan peserta didik dalam memahami materi pelajaran dapat diatasi dengan bantuan metode pembelajaran. Jadi antara materi pelajaran, metode, dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar di dunia pendidikan harus selaras dan sesuai. Dengan kata lain media pembelajaran harus sesuai dengan metode pembelajaran yang dipakai oleh guru. Sedangkan metode pembelajaran harus sesuai dengan materi pelajaran yang akan disampaikan oleh guru kepada peserta didiknya. Oleh sebab itu perlu metode yang inovatif agar kemampuan daya serap dapat dimaksimalkan dengan baik.

Permasalahan yang sering dijumpai di SMP Negeri 3 Doro dalam Pembelajaran pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti adalah bagaimana cara menyajikan materi kepada siswa secara baik sehingga diperoleh hasil yang efektif dan efisien atau hasil yang maksimal. Masalah lainnya yang sering didapati adalah kurangnya perhatian guru agama terhadap variasi penggunaan metode mengajar dalam upaya peningkatan mutu pengajaran secara baik.

Baca juga:   TPS Tingkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajran Tatap Muka Terbatas

Metode picture and picture yang coba dipakai dalam materi Iman Pada Hari Akhir di sini adalah metode belajar yang menggunakan gambar yang akan dipasang atau diurutkan menjadi urutan yang logis. Dengan demikian dapat dipahami bahwa, metode pembelajaran yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah, dapat mengatasi masalah –masalah yang ada dalam proses belajar mengajar.

Metode picture and picture merupakan sebuah metode di mana guru menggunakan alat bantu atau media gambar untuk menerangkan sebuah materi atau memfasilitasi siswa untuk aktif belajar. Dengan menggunakan alat bantu atau media gambar, diharapkan siswa mampu mengikuti pelajaran dengan fokus yang baik dan dalam kondisi menyenangkan. Sehingga apapun pesan yang disampaikan bisa di terima dengan baik dan mampu meresap dalam hati, serta dapat diingat kembali oleh siswa.

Penerapan metode pembelajaran picture and picture dalam proses pelaksanaan pembelajaran tematik tidak begitu rumit jika disesuaikan dengan metode–metode yang ada. Sesuai dengan metode pengembangan yang dijadikan pijakan dasar dalam proses pengembangan pembelajaran, prosedur pengembangan dilakukan dengan urutan langkah –langkah sebagai berikut : Merumuskan indikator dari kompetensi dasar. Menetapkan tujuan pembelajaran. Menganalisa kegiatan belajar. Perancangan bahan ajar tentang materi tema. Pembuatan (mendesain) media untuk pembelajaran meliputi pengambilan dan pemilihan gambar–gambar yang sesuai dengan materi yang di ajarkan. Menggabungkan gambar–gambar yang sesuai dengan materi ajar dalam bahan ajar.

Baca juga:   Cara Mudah Menentukan Kalimat Utama dengan Metode Kooperatif TAI

Proses pelaksanaan kegiatan akan dihasilkan rancangan pembelajaran untuk tema tertentu. Setelah rancangan pembelajaran dihasilkan, langkah selanjutnya adalah mempersiapkan alat–alat penunjang pelaksanaan pembelajaran. Selanjutnya baru kemudian pelaksanaan di kelas yaitu: Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Menyajikan materi sebagai pengantar. Guru menunjukkan atau memperlihatkan gambar yang berkaitan dengan materi. Guru menanyakan alasan dasar pemikiran dari urutan gambar tersebut. Dari alasan atau urutan gambar tersebut, guru mulai menanamkan konsep atau materi, sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Siswa diajak untuk menyimpulkan atau merangkum materi yang baru saja diterima. Kesimpulan dan rangkuman dilakukan bersama dengan siswa. Guru membantu dalam proses pembuatan kesimpulan dan rangkuman. Apabila siswa belum mengerti hal –hal apa saja yang harus diperhatikan dalam pengamatan gambar tersebut guru memberikan penguatan kembali tentang gambar tersebut. (ipa2/ton)

Guru PAI BP SMP Negeri 3 Doro Kab. Pekalongan.

Author

Populer

Lainnya