Peran Orang Tua dalam Proses Belajar di Era Milenial

Oleh : Kistanto, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Membahas tentang pendidikan anak, berarti kita juga menjelaskan hubungan dan peran penting antara orangtua, guru dan murid. Ketiga komponen ini bagaikan tali berjalin tiga, kuat sulit untuk diputuskan atau bagaikan tungku yang tiga. Orangtua gigih mendorong memberikan sugesti terhadap anaknya agar belajar dengan baik. Proses pembelajaran dikatakan berhasil jika terjadi perubahan positif selama dan sesudah proses dilaksanakan.

Ki Hajar Dewantara (dalam Tirtarahardja, 2005:169) menyatakan bahwa suasana kehidupan keluarga merupakan tempat yang sebaik-baiknya untuk melakukan pendidikan individual maupun pendidikan sosial. Peran orangtua di era milenial ini juga tak kalah pentingnya dalam proses pendidikan anak. Keberhasilan pendidikan anak tidak bisa hanya dibebankan pada guru semata.

Pada hakikatnya, orangtua merupakan tonggak utama bagi seorang anak dalam mendapatkan pendidikan. Sementara itu, guru dan sekolah merupakan tempat lanjutan menimba ilmu bagi para murid. Setiap orang tua hendaknya sangat memperhatikan pendidikan anaknya jangan hanya memperhatikan ekonomi semata, sementara pendidikan anak yang tak kalah pentingnya diabaikan dan dikesampingkan. Dikarenakan pendidikan anak sangat penting, maka peran orang tua terhadap pendidikan anak juga tidak kalah pentingnya. Untuk itu orang tua hendaknya memberikan dukungan, dorongan serta motivasi kepada anak dalam proses belajar.

Baca juga:   Senangnya Belajar Perkalian dengan Koper

Tidak ada satupun orangtua yang ingin melihat masa depan anak-anaknya suram, gagal baik di masa sekarang atau mendatang. Namun sayangnya, tidak semua orangtua yang menyadari bahwa mereka memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan masa depan anak-anak mereka. Orangtua juga hendaknya mencari cara agar anak-anaknya semangat datang ke sekolah dengan kesiapan untuk belajar. Jika orangtua tidak mendorong, mendukung anak-anaknya untuk datang ke sekolah, maka pastilah karena satu dari dua alasan berikut. Pertama, orangtua tersebut tidak tahu bagaimana cara mendukung anak-anak mereka. Atau kedua, mereka tidak paham dan tidak mengerti bahwa dukungan serta perhatian mereka sangatlah penting.

Dalam hal ini sebagai Kepala Sekolah di SD Negeri 01 Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang berperan dan berkewajiban untuk membangun komunikasi yang baik dengan orang tua murid. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi dan dukungan yang memadai terhadap berbagai hal yang dapat orang tua lakukan, terhadap murid dalam proses belajar di masa milenial ini. Penyerahan dan kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SD Negeri 01 Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang agar anaknya dididik ini merupakan senjata paling ampuh bagi guru dalam mendidik murid. Kepercayaan ini pula akan mendorong guru-guru untuk betul-betul mendidik dan membuat suasana proses belajar mengajar yang lebih kondusif, berorientasi pada perkembangan positif murid.

Baca juga:   Fungsi Manajerial dan Supervisor Kepala Sekolah di Era New Normal

Pada saat terjadi masalah terkait dengan kondisi anak atau murid, sebaiknya orangtua jangan cepat mengambil kesimpulan atau cepat percaya atas informasi yang disampaikan si anak atau orang lain terkait masalah yang terjadi. Orangtua tidak bisa hanya menyalahkan pihak sekolah atau guru, namun sebaiknya orangtua berkomunikasi dan mengkonfirmasikan masalah yang terjadi pada anaknya. Selain itu, orangtua mempraktikkan, memberikan contoh prilaku yang baik terhadap anaknya karena orangtua tersebut sebagai panutan bagi anak-anaknya. (ag1/ton)

Kepala SD Negeri 01 Jatirejo, Kec. Ampelgading, Kab. Pemalang.

Author

Populer

Lainnya