Meningkatkan Kemampuan Mendengarkan Bahasa Inggris Melalui Audio-Visual

Oleh : Kasmirin, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Bahasa Inggris di Indonesia merupakan salah satu bahasa asing yang dipelajari oleh banyak orang terutama akademisi. Dalam hal ini bahasa merupakan alat komunikasi. Pengajaran di berbagai level pendidikan di Indonesia harus menekankan bahasa sebagai sarana komunikasi. Oleh karena itu empat kemampuan yaitu listening, reading, speaking dan writing harus dikuasai semua oleh pengguna bahasa yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Di samping itu elemen-elemen bahasa Inggris (vocabulary, grammar dan pronunciation) juga harus dikuasai guna mendukung pemerolehan bahasa Inggris yang seutuhnya.

Salah satu tujuan pembelajaran di SMP adalah mengembangkan kemampuan mendengarkan dalam bahasa Inggris. Kompetensi Dasar Pembelajaran Bahasa Inggris di SMP/MTs adalah memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat.

Listening adalah salah satu komponen bahasa yang masih menjadi kendala bagi siswa untuk dipelajari. Rendahnya kemampuan menyimak siswa dalam bahasa Inggris dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain: minimnya pengetahuan bahasa inggris siswa, masih minimnya pembendaharaan kosakakata siswa, kurangnya latihan komunikasi berbahasa inggris siswa dalam kehidupan sehari-hari, rendahnya aktifitas memahami bahasa inggris siswa, rendahnya kualitas tugas-tugas siswa, dan kurang tepatnya tehnik yang digunakan guru. Dan salah satu teknik yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kemampuan mendengar siswa adalah melalui Audio-visual.

Baca juga:   Kotak Curhat pada Google Form untuk Layanan Individual

Suleiman (1985:11) mengatakan bahwa Audio-visual or Audio-lingual adalah media yang dapat dilihat dan didengar dalam melaksanakan komunikasi. Salah satu Audio-lingual method adalah video. Video bisa diputar sesuai dengan materi yang dibutuhkan. Itu bisa digunakan untuk menonton film. Berdasarkan film tersebut dapat meningkatkan pemahaman siswa.

Istilah Audio-Visual pertama-tama dikemukakan oleh Prof. Nelson Brooks pada tahun 1964. Metode ini menyatakan diri sebagai metode yang paling efektif dan efisien dalam pembelajaran bahasa asing dan mengklaim sebagai metode yang telah mengubah pengajaran bahasa dari hanya sebuah kiat ke sebuah ilmu.

Penulis fokus untuk mengajar listening melalui Audio-Visual bagi siswa SMP Negeri 3 Ampelgading kelas VIII D dengan menggunakan DVD (Digital Video Disc). Dengan menggunakan Audio-Visual dapat diharapkan bahwa proses pembelajaran akan lebih sistematis, lengkap dan kreatif. Siswa diberi menonton video dimana dari video tersebut siswa tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan menyimaknya saja, tetapi dapat mempelajari grammar dan memperkaya kosakata siswa. Dengan demikian siswa akan memiliki pengetahuan, kesiapan, dan keberanian, sehingga mereka akan lebih aktif dalam proses pembelajaran.

Baca juga:   Bola Panas Tingkatkan Passing Bawah Voli

Hipotesis tindakan yang diajukan peneliti dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah: Apabila Audio-Visual dilaksanakan secara efektif dalam pembelajaran listening dalam bahasa Inggris, maka keterampilan berbahasa Inggris siswa kelas VIII D semester 1 SMP Negeri 3 Ampelgading Tahun Pelajaran 2018/2019 dapat ditingkatkan.

Pencapaian peningkatan prestai belajar siswa dapat dilihat bukti-bukti yang ada, yaitu : 1) Dari data awal ada 15 siswa mendapat nilai di bawah, kemudian pada Siklus I menurun menjadi 11 siswa dan Siklus II nilai semua siswa hampir diatas standar yang ditentukan di sekolah tersebut, hanya ada 2 siswa yang mendapat nilai di bawah standar. 2) Dari data awal hanya ada 9 siswa yang tuntas sedangkan pada Siklus I menjadi lebih banyak yaitu 13 siswa dan pada Siklus II ada 22 siswa yang mencapai ketuntasan. 3) Dari nilai rata-rata awal diperoleh hanya 64 naik menjadi 70,4 pada Siklus I dan pada Siklus II naik menjadi 75,6. Dari semua data pendukung pembuktian pencapaian tujuan pembelajaran dapat disampaikan bahwa model Audio-Visual dapat memberi jawaban yang diharapkan dalam meningkatkan prestasi hasil belajar. (ag2/ton)

Guru SMP Negeri 3 Ampelgading.

Author

Populer

Lainnya