Permainan Dadu dalam Pembelajaran Matematika

Oleh : Moch Sobirin, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa sekolah dasar maupun menengah. Karena mereka menganggap mata pelajaran ini sulit dipahami, tidak menarik, dan membosankan. Menurut Bruner belajar matematika adalah belajar mengenai konsep-konsep struktur-struktur matematika yang terdapat didalam materi yang dipelajari serta mencari hubungan antara konsep-konsep dan struktur-struktur matematika itu (Hudoyo, 1990:48).

Di sekolah menengah kejuruan matematika merupakan mata pelajaran adaptif, di mana dalam teori matematika selalu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu guru harus mampu menciptakan suasana pembelajaran matematika yang inspiratif dan menyenangkan. Dengan demikian siswa menjadi interaktif, termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajarannya. Hal tersebut perlu adanya media pembelajaran dalam membantu proses belajar mengajar yang sesuai dengan karakteristik siswa.

Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi permasalahan dalam mata pelajaran matematika adalah dengan mengintegrasikan permainan dalam sebuah pembelajaran. Belajar dengan bermain memberikan kesempatan pada anak untuk memanipulasi, mengulang-ulang, menemukan sendiri, bereksplorasi, mempraktikkan dan mendapatkan bermacam-macam konsep serta pengertian yang tak terkira banyaknya dan di sinilah proses pembelajaran terjadi.
Salah satu permainan yang dapat diintegrasikan dalam mata pelajaran matematika adalah permainan dadu. Dalam permainan ini siswa dapat mengenal dan mengetahui konsep-konsep dalam mata pelajaran matematika. Di antaranya adalah bangun ruang.

Baca juga:   Integrasi Mapel Solusikan PJJ kreatif

Bangun ruang merupakan kompetensi dasar yang didapatkan pada kelas X semester satu pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Pengertian bangun ruang adalah bangun matematika yang mempunyai isi atau volume. Bangun ruang sering juga disebut bangun 3 dimensi karena memiliki 3 komponen utama yaitu sisi, titik sudut dan rusuk yang saling membatasi isi bangun ruang tersebut menjadi ciri khas dari sebuah bangun ruang matematika.

Dadu adalah sebuah objek kecil yang umumnya berbentuk kubus yang digunakan untuk menghasilkan angka atau simbol acak. Jadi permainan dadu adalah suatu kegiatan yang menyenangkan menggunakan dadu berbentuk kubus yang memiliki jumlah titik yang berbeda pada setiap sisinya.

Permainan dadu pada sisi terdapat angka 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 kemudian dibuat menjadi gambar bangun ruang seperti bola, tabung, kubus, balok, prisma, limas dan kerucut.
Apabila melempar dadu yang didapatkan adalah pertanyaan bangun ruang beserta berapa angka yang didapatkan saat melempar dadu. Siswa akan menjawab pertanyaan yang disesuaikan dengan bangun ruang yang didapatkan dari pelemparan dadu tersebut. Contoh penggunaan permainan ini adalah ketika salah satu pemain/siswa melempar dadu, dan dadu tersebut menunjukkan angka 5 yang menyatakan rumus volume misalkan bangun tabung, maka pemain/siswa harus bisa menjawab pertanyaan berkaitan dengan volume tabung tersebut.

Baca juga:   Pembelajaran Daring IPS Kelas IX pada Masa Pandemi Covid-19

Penggunaan permainan dadu dalam pembelajaran matematika dapat disesuaikan dengan tujuan dan materi pembelajaran yang akan tercapai. Selain itu, permainan ini dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk terus mengasah kemampuannya dengan lincah dan cermat.
Dengan pembelajaran matematika menggunakan permainan dadu dapat memotivasi siswa untuk terus belajar mengembangkan kemampuan dengan melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran. Guru tidak sebatas mentransfer pengetahuan tetapi juga membantu siswa agar terampil dalam menentukan konsep bangun ruang dengan pengalaman sendiri. Melalui siswa bermain maka terjadi stimulus yang membuat siswa memahami konsep dan pengetahuan secara alamiah serta membantu anak mengembangkan kecerdasannya.

Jika dalam permainan biasanya yang digunakan hanya dadu, maka permainan ini dapat dipadukan dengan sejumlah kartu pintar. Kartu pintar berisi soal-soal tetang macam-macam bangun ruang dimensi tiga.

Dengan demikian matematika menjadi mata pelajaran yang menyenangkan bagi siswa sekolah menengah kejuruan karena mudah memahaminya, asyik mempelajarinya dan tidak membosankan. (pm1/lis)

Guru Matematika SMKN 1 Demak.

Author

Populer

Lainnya