PBL Berbasis Moodle Tingkatkan Hasil Belajar Algoritma Pemograman

Oleh : Yusanti Woroastuti, S.Si.,M.M

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran informatika termasuk mata pelajaran yang baru pada jenjang SMA. Informatika adalah mata pelajaran yang mengenalkan ilmu komputer dan bahasa pemrograman yang secara umum masih sulit dipahami. Untuk mempelajari bahasa pemrograman siswa harus memahami algoritma pemrograman terlebih dahulu.

Algoritma adalah urutan atau langkah-langkah untuk penghitungan dalam menyelesaikan suatu masalah yang ditulis secara berurutan. Sedang algoritma pemrograman adalah urutan atau langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer. Berlatar belakang kemampuan dan pengalaman teknologi yang berbeda pada siswa menuntut guru agar pembelajaran informatika dapat mudah dipahami oleh semua siswa sehingga siswa tertarik untuk mempelajarinya.

Pembelajaran materi algoritma dan pemograman kelas X di SMA Negeri 1 Temanggung belum sepenuhnya sesuai harapan. Hal ini terlihat dari rendahnya hasil belajar sebagian siswa di bawah KKM. Hal itu kemungkinan karena model pembelajaran yang dilakukan kurang tepat sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman siswa. Untuk itu diperlukan model pembelajaran yang sesuai sehingga dapat meningkatkan minat siswa terhadapat materi algoritma dan pemograman yang berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.

Baca juga:   Memanfaatkan Media Youtube untuk Menulis Cerpen

Untuk mengatasi masalah tersebut salah satu solusi yang dianggap tepat adalah dengan menerapkan model pembelajaran PBL atau Project Based Learning berbasis moodle. Project Based Learning adalah metode pembelajaran yang menggunakan proyek atau kegiatan sebagai media.

Menurut Afriana (2015), Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Pengalaman belajar peserta didik maupun konsep dibangun berdasarkan produk yang dihasilkan dalam proses pembelajaran berbasis proyek. Sedang moodle adalah aplikasi berbasis web di mana untuk setiap aktivitas pembelajaran terkait akses materi, diskusi, tanya jawab, hingga evaluasi dapat dilakukan melalui tampilan website dengan menggunakan bantuan browser.

Langkah-langkah pembelajaran model Project Based Learning berbasis moodle adalah dimulai dengan sebuah pertanyaan mengenai materi pengenalan algoritma pemograman. Kemudian guru memberi penugasan pada peserta didik untuk melakukan suatu aktivitas. Perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara guru dan siswa. Dengan demikian siswa diharapkan merasa memiliki atas proyek tersebut. Perencanaan berisi tata cara dan kegiatan proyek yang akan dilakukan. Setelah perencanaan dilakukan penyusunan jadwal aktivitas dalam menyelesaikan proyek yang setiap minggu akan dilaporkan siswa.

Baca juga:   Membangun Gairah Belajar Parikan di Masa Pandemi

Selain dengan guru siswa juga bisa berdiskusi dengan siswa lain dalam menyelesaikan masalah melalui moodle. Setelah proyek selesai dilakukan penilaian untuk membantu guru dalam mengukur ketercapaian standar dan mengevaluasi kemajuan masing-masing siswa.
Pada akhir proses pembelajaran, guru dan siswa melakukan refleksi terhadap aktivitas dan hasil proyek yang sudah dijalankan. Guru dan siswa mengembangkan diskusi dalam rangka memperbaiki kinerja selama proses pembelajaran.

Setelah menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berbasis moodle ini secara umum aktifitas dan hasil belajar siswa meningkat. Hal ini dapat diketahui dari meningkatnya antusias dan keseriusan siswa dalam menanggapi stimulus yang diberikan oleh guru. Dilihat dari pengumpulan laporan tiap minggu yang tepat waktu dan keaktifan siswa menjawab pertanyaan yang diberikan guru.

Siswa yang masih pasif terpancing oleh temannya untuk berperan aktif. Selain itu peningkatan signifikan juga muncul pada hasil ulangan yang rata-rata siswa memperoleh di atas KKM. (pm1/lis)

Guru SMA Negeri 1 Temanggung.

Author

Populer

Lainnya