Pengenalan Konsep Bilangan pada Anak Usia Dini melalui Mewarnai Gambar

Oleh : Ani Marliyani, S.Pd.AUD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani proses perkembangan yang sangat penting bagi kehidupan selanjutnya. Di usia ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang kehidupan manusia.

Adapun aspek perkembangan pada anak usia dini di antaranya adalah perkembangan kognitif atau kecerdasan. Perkembangan kognitif berkaitan dengan kemampuan intelegensi seseorang. Hal ini merupakan satu tantangan bagi kami tim pengajar di lembaga pendidikan anak usia dini, untuk senantiasa berupaya dan berinovasi untuk dapat menyajikan satu pembelajaran yang mampu mengembangkan aspek kognitif pada peserta didik secara optimal dan menyenangkan tentunya.

Sebagaimana penulis lakukan di TK Negeri Pembina Comal Kabupaten Pemalang dalam pembelajaran KD. 3.6. Mengenal, warna, ukuran dan bilangan khususnya pada materi pengenalan konsep bilangan melalui kegiatan mewarnai gambar.

Bilangan perlu diperkenalkan kepada anak usia dini sejak awal hal ini untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan baik jasmani maupun rohani agar memiliki kesiapan. Menurut Ramaini (2014:121) mengatakan konsep bilangan adalah himpunan benda-benda atau angka yang dapat memberikan sebuah pengertian. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini cukup penting karena ketika anak sudah mengenal konsep bilangan anak akan mampu memecahkan masalah dan membangun pengetahuan mengenai konsep matematika. Adapun potensi yang harus dikembangkan pada diri anak usia dini tersebut ada enam aspek dan salah satunya adalah aspek kognitif.

Baca juga:   LMS Scholoogy di Era Pembelajaran Jarak Jauh

Aspek kognitif yang seharusnya dimiliki oleh anak usia dini dalam bidang matematika adalah menyebut atau menunjuk urutan bilangan dari 1 – 10, membilang (mengenal konsep bilangan dengan benda-benda dan menghubungkan konsep bilangan dengan lambang bilangan). Untuk mempermudah anak usia dini memahami hal tersebut dibutuhkan sarana dalam proses pembelajarannya dan salah satunya dengan menggunakan kegiatan mewarnai gambar.

Menurut Nurul (2014:22) kegiatan mewarnai gambar adalah suatu kegiatan memberikan warna yang dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media seperti kryon, spidol, pensil warna dan pewarna makanan.

Kegiatan mewarnai ini berfungsi sebagai alat pendidikan untuk merangsang perkembangan anak usia dini dan salah satunya untuk merangsang anak berfikir kognitif yaitu dengan mengenal dan memahami konsep bilangan. Adapun tahapan-tahapan yang dilakukan dalam proses pembelajaran ini adalah guru menyiapkan gambar-gambar yang belum diwarnai. Misalnya gambar hewan seperti burung, kelinci dan lain sebagainya serta alat mewarnai lainnya seperti crayon dan pensil warna.

Pada gambar yang akan diwarnai oleh peserta didik juga dicantumkan angka-angka yang menunjukan jumlah hewan yang ada di gambar tersebut. Misalnya angka satu jika hanya terdapat satu kelinci atau angka dua jika terdapat gambar dua kelinci begitu seterusnya.

Baca juga:   Google Classroom Mempermudah Pembelajaran Matematika di Era Pandemi

Sebelum mewarnai guru memberikan penjelasan tentang teknik mewarnai. Dan pada saat menjelaskan teknik mewarnai guru juga menjelaskan untuk memberi warna yang berbeda pada gambar yang sama yang jumlahnya lebih dari satu.

Setelah peserta didik selesai mewarnai guru mengajak untuk menyebutkan jumlah hewan yang ada pada gambar yang telah diwarnainya sambil menunjukan angka yang menyebutkan jumlah gambar hewan di gambar tersebut.

Dengan kegiatan mewarnai ini selain peserta didik diajak untuk melatih keterampilan motorik halus juga kreativitasnya dalam mewarnai peserta didik juga diajak untuk belajar tentang konsep bilangan dan simbul dari bilangan. (ag1/lis)

TK Negeri Pembina Comal Kabupaten Pemalang.

Author

Populer

Lainnya