Kesiapan Guru dengan Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Nur Afidah, S.Pd.AUD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Masa pandemi Covid-19 saat ini memberikan dampak dalam bidang apapun termasuk pendidikan. Salah satunya dalam bidang pendidikan anak usia dini yang mengharuskan guru untuk melakukan pembelajaran daring. Pembelajaran daring yaitu penyelenggaraan kelas pembelajaran dalam jaringan untuk menjangkau kelompok target yang massif dan luas, sehingga pembelajaran daring dapat diselenggarakan di mana saja serta diikuti secara gratis maupun berbayar (Bilfaqih & Qomarudin, 2015).

Pembelajaran daring memiliki manfaat seperti membangun komunikasi serta diskusi antara guru dengan anak, anak saling interaksi dan berdiskusi dengan satu dan lainnya, memudahkan anak berinteraksi dengan guru dan orang tua, sarana yang tepat untuk melihat perkembangan anak melalui laporan orang tua dengan tujuan orang tua dapat melihat langsung perkembangannya. Guru dapat dengan mudah memberikan materi kepada anak berupa gambar, video, dan audio yang dapat diunduh oleh orang tua langsung, dan mempermudah guru membuat materi dimana saja dan kapan saja.

Agar pembelajaran daring dapat berjalan dengan efektif, diperlukan persiapan oleh pihak sekolah dan orangtua wali murid. Pihak sekolah memberikan fasilitas kepada guru berupa perangkat laptop atau handphone kepada guru dan paket internet yang diperlukan. Sedangkan pihak orangtua mempersiapkan perangkat handphone dan paket internet serta pendampingan terhadap putra putrinya.

Baca juga:   Menyenangkan Belajar Bahasa Inggris melalui Pembelajaran Daring

Kesiapan guru merupakan hal yang penting karena guru merupakan seseorang yang memberikan pengaruh keberhasilan anak dalam pembelajaran. Selain itu, kesiapan guru menghadapi pembelajaran daring juga menentukan keberhasilan belajar anak. Kesiapan tersebut seperti rencana pembelajaran, materi-materi pembelajaran yang akan disampaikan, media pembelajaran, mengatur jadwal pembelajaran daring, dan lain-lain.

Persiapan yang dilakukan oleh guru TK Muslimat NU Jatirejo dalam menghadapi pembelajaran daring adalah kuota internet, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), mengkomunikasikan kepada orang tua bahwa pembelajaran dilaksanakan secara daring, alat tulis yang disiapkan di rumah, handphone android, lembar kerja anak, materi yang akan dibagikan kepada orang tua.

Aplikasi yang digunakan guru dalam melaksanakan pembelajaran daring di TK Muslimat NU Jatirejo adalah WhatsApp Group dan juga menggunakan aplikasi Zoom. Adapun tugas yang diberikan guru selama pembelajaran daring pada masa pandemi Covid-19 yaitu membuat media yang mengandung beberapa aspek perkembangan anak, pembiasaan (hafalan ayat pendek, iqra, hadist, dan salat), membaca, menyanyi, menulis, mewarnai, menggambar, maze, dan lembar kerja anak yang sudah diserahkan kepada orang tua. Pembelajaran yang dilakukan oleh anak didampingi orang tua.

Baca juga:   Pembelajaran Daring PAI selama Pandemi dengan Google Sites

Guru memberikan beberapa kegiatan yang dapat dilakukan anak dalam satu hari, dan orangtua mendokumentasikan kegiatan anak dan mengirimkan laporan kegiatan tersebut melalui aplikasi WhattsApp Group yang sudah disediakan oleh guru. Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) yang sudah dibuat sebelum pandemi Covid-19 ini dengan berbagai kegiatan yang sudah direncanakan, harus menyesuaikan lagi dengan situasi dan kondisi sekarang. Penilaian kegiatan pembelajaran tetap dilakukan seperti; pendokumentasian foto atau video kegiatan anak, dan laporan orangtua mengenai anak kepada guru kelas. (ag2/ton)

Guru TK Muslimat NU Jatirejo Kec. Ampelgading, Kab. Pemalang

Author

Populer

Lainnya