Perlunya Program Pendidikan Parenting di Sekolah

Oleh : Wihartati, S. Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dulu sebagian besar orang beranggapan bahwa pendidikan adalah sekolah. Sebenarnya pendidikan itu sendiri dimulai sejak anak lahir. Anak mulai dididik oleh kedua orang tua yang disebut pendidikan informal. Pendidikan diawali dari keluarga. Orang tua dan rumah adalah sekolah pertama yang dikenal oleh anak, sehingga peran orang tua sangat penting. Melalui orangtualah anak akan belajar mengenai nilai-nilai dan norma sebelum anak memasuki jenjang prasekolah maupun pendidikan sekolah dasar.

Orang tua harus memberikan teladan yang baik bagi anak-anaknya, karena anak bersifat imitasi yaitu menirukan segala sesuatu yang ia dengar dan dia lihat. Jadi orang tua harus lebih berhati-hati dalam perilaku maupun perkataan. Namun sebagian orang tua masih ada yang belum sadar tentang hal itu. Terkadang justru orang tua memberikan pengaruh yang negatif kepada anak-anaknya. Misalnya bertengkar antara ayah dan ibu di depan anak-anak, melakukan kekerasan fisik maupun verbal kepada anggota keluarga dan lain-lain. Hal ini justru akan membuat anak stres dan menghambat perkembangan mentalnya, terutama memberikan contoh perilaku yang tidak terpuji.

Program pendidikan parenting adalah metode yang tepat bagi orang tua dalam pembentukan karakter anak. Parenting di sini bukan sekadar mengasuh anak, namun orang tua harus mendidik, membimbing dan melindungi setiap perkembangan anak. Pendidikan parenting memiliki pengertian yaitu program pendidikan pengasuhan yang dilakukan oleh lembaga untuk meningkatkan kualitas kepengasuhan dan tercapainya visi-misi. Manfaat yang diperoleh dari pendidikan parenting yaitu menambah wawasan dan pengetahuan orang tua dalam hal pengasuhan anak sesuai dengan usia, karakter dan perkembangannya. Pendidikan parenting memiliki tujuan yaitu :

Baca juga:   Memanfaatkan Round Club Mendalami Cara Hidup Sehat

1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam hal pengasuhan. Dalam proses pengasuhan, orang tua terlebih dahulu harus memahami tentang pola asuh yang baik bagi anaknya. Hal ini penting agar proses pengasuhan sesuai dengan karakter, usia dan perkembangan anak. Maka dari itu dengan adanya pendidikan parenting ini pastinya akan membuat orang tua lebih mengerti bagaimana pola asuh yang baik. Karena beda usia beda pengasuhan.

2. Meningkatkan kesadaran orang tua. Orang tua harus memiliki kesadaran bahwa mengasuh anak memerlukan ilmu dan pengetahuan. Mengasuh anak tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhannya saja. Mengasuh dengan membesarkan itu berbeda. Jika membesarka adalah terkait dengan kebutuhan fisik sedangkan pengasuhan terkait dengan kebutuhan psikis. Anak perlu kasih sayang dari anggota keluarganya, tanpa adanya kekerasan baik fisik maupun kekerasan verbal atau perkataan.

3. Menyamakan tujuan dan kepentingan antara guru dan orang tua murid. Kehidupan anak lebih lama waktunya dengan keluarga dari pada di sekolah. Ketika anak di rumah perlu adanya tindak lanjut tentang pembiasaan – pembiasan sikap perilaku yang diajarkan di sekolah. Maka perlunya guru menyampaikan kepada orang tua murid dalam suatu pertemuan. Hal ini terkait nilai-nilai sikap, moral dan disiplin yang perlu dilaksanakan di rumah ketika bersama keluarga. Misalnya tentang tatacara makan yang baik, merapikan mainan yang telah digunakan, meminta maaf jika berselisih, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, berbicara sopan dan lain-lain.

Baca juga:   Cepat Paham Bilangan 1-10 dengan Kartu Bilangan

Kegiatan parenting dapat dilakukan melalui beberapa kegiatan, di antaranya : mengundang narasumber dari kesehatan atau bisa juga pengawas sekolah untuk memberikan pengetahuan tentang anak, mengadakan kegiatan membuat prakarya bersama ibu, kegiatan out bond dan lain-lain untuk menciptakan kerjasama yang baik antara orang tua dan anak Jadi pendidikan parenting itu sangat dibutukan agar anak tumbuh berkembang menjadi orang yang memiliki karakter yang baik. (pg2/ton)

Guru TK Negeri Pembina Bodeh, Kab. Pemalang.

Author

Populer

Lainnya