Peningkatan Hasil Belajar Procedure Text melalui PjBL

Oleh: Murni Untari, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Saat ini, penguasaan kemampuan bahasa Inggris sangat dibutuhkan oleh peserta didik. Dengan menguasai bahasa Inggris, mereka akan mampu tumbuh dan berkembang menjadi individu yang cerdas, terampil, dan bersaing di tingkat pendidikan yang lebih tinggi bahkan di dunia kerja nantinya.

Salah satu metode pembelajaran yang dapat dikembangkan adalah pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yaitu kegiatan pembelajaran yang menggunakan projek sebagai proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan. Goodman dan Stivers (2010) mendefinisikan Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok.

Tujuan pembelajaran berbasis projek (PjBL) untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pembelajaran, meningkatkan kemampuan peserta didik dalam pemecahan masalah. Kemudian membuat peserta didik lebih aktif dalam memecahkan masalah yang kompleks dengan hasil produk nyata berupa barang atau jasa. Mengembangkan dan meningkatkan keterampilan peserta didik dalam mengelola sumber/bahan/alat belajar untuk menyelesaikan tugas/projek dan meningkatkan kolaborasi peserta didik. Proses pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) pada pembelajaran Text Procedure dilaksanakan dalam 6 tahap.

Baca juga:   Tingkatkan Kemampuan Menulis dengan Berfantasi

Tahap pertama, dengan difasilitasi guru peserta didik membahas topik dan bentuk proyek yang akan dikerjakan. Peserta didik mendata dan menentukan segala informasi yang diperlukan terkait bentuk proyek yang telah disepakati dan cara memperoleh informasi tersebut serta tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan proyek tersebut. Seperti menyusun jadwal pelaksanaan proyek dan menentukan pembagian tugas masing-masing siswa dalam kelompok.

Tahap kedua, melalui kegiatan diskusi kelompok peserta didik mengidentifikasi dan mengklasifikasikan beberapa teks prosedur tulis dan menentukan fungsi sosial teks, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks prosedur tulis.

Tahap ketiga, melalui kegiatan menyimak teks prosedur lisan secara individu yang disediakan oleh guru, peserta didik mengidentifikasi fungsi sosial, struktur, dan unsur kebahasaan teks prosedur lisan.

Tahap keempat, melalui kegiatan penugasan pada tahap sebelumnya peserta didik membandingkan fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks prosedur lisan dan tulis. Setelah itu, melalui kegiatan kelompok, peserta didik mengubah informasi dalam teks prosedur tulis dan lisan terkait ‘How to Make Pencil Box’ ke dalam bentuk infografis lain.

Baca juga:   Mahir Bercerita Bahasa Inggris melalui Media Gambar

Tahap kelima, melalui kegiatan kelompok peserta didik menyusun teks prosedur tulis terkait ‘How to Make Pencil Box’ yang mereka rancang dalam karya secara tertulis.

Tahap keenam, setelah menyelesaikan proyek secara berkelompok peserta didik menyusun laporan proyek dan mempresentasikannya. Sebelum pembelajaran berakhir,dengan fasilitasi guru peserta didik merefleksi hasil proyek yang telah mereka buat.

Demikian langkah-langkah pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang sungguh bermanfaat bagi peserta didik di SMP Negeri 28 Semarang. Semoga dapat dikembangkan oleh para pembaca dan menjadi salah satu referensi metode mengajar yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. (ipa1/lis)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 28 Semarang.

Author

Populer

Lainnya