TOSERBA, Menumbuhkan Kecintaan pada Pelajaran Ekonomi

Oleh : Maul Kholishoh, S.Pd., M.Si

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Ketika mendengar kata toserba yang tergambar adalah deretan barang dagangan yang tertata rapi dengan deretan kasir dan antrean pembeli yang berjajar pertanda kegiatan jual beli berjalan dengan baik. Adapun TOSERBA (tuTOr SERu seBAya) yang dimaksud penulis adalah salah satu metode pembelajaran yang bisa digunakan untuk menambah variasi mengajar dalam rangka mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan. Yaitu memberdayakan tutor sebaya. Metode tutor sebaya (peer teaching) adalah kegiatan belajar mengajar di kelas yang memberi kesempatan pada siswa untuk mengajarkan dan berbagi ilmu pengetahuan atau ketrampilan pada siswa yang lain untuk membantu temannya yang mengalami kesulitan dalam belajar agar temannya tersebut bisa memahami materi dengan baik. Tutor sebaya dapat memberi rasa nyaman pada siswa karena pada umumnya hubungan antara teman lebih dekat dibandingkan hubungan guru.

Menurut Suharsimi Arikunto adakalanya seorang siswa lebih mudah menerima keterangan yang diberikan oleh kawan sebangku atau kawan yang lain karena tidak ada rasa enggan atau malu untuk bertanya. Guru dapat meminta bantuan kepada anak-anak yang menerangkan kepada kawan-kawannya.

Pelaksanaan ini disebut tutor sebaya karena mempunyai usia yang hampir sebaya. Menurut Silbermen tutor sebaya merupakan salah satu dari strategi pembelajaran yang berbasis active learning. Mengajar teman sebaya memberikan kesempatan dan mendorong pada peserta didik mempelajari sesuatu dengan baik, dan pada waktu yang sama ia menjadi narasumber bagi yang lain.

Baca juga:   Pembelajaran Bio-Entrepreneurship dalam Materi Bioteknologi

Teknik pembelajaran dengan metode tutor sebaya dilaksanakan dengan membagi kelas dalam kelompok-kelompok kecil, yang sumber belajarnya bukan hanya guru melainkan juga teman sebaya yang pandai dan cepat dalam menguasai suatu materi tertentu.

Dalam pembelajaran ini, siswa yang menjadi tutor hendaknya mempunyai kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman lainnya. Pada mata pelajaran ekonomi di kelas sepuluh pada semester genap terdapat Kompetensi Dasar (KD) 3.7 yang berbunyi Mendeskripsikan konsep badan usaha dalam perekonomian Indonesia tepatnya materi badan usaha. Indikatornya meliputi Badan Usaha Milik Negara, daerah dan swasta atau biasa disebut BUMN, BUMD dan BUMS. Materi ini cocok menggunakan metode tutor sebaya. Wawasan pengetahuan yang luas seputar BUMN, BUMD dan BUMS menjadi modal utama menguasai kompetensi dasar ini. Seperti yang dikemukakan Slameto (2010 : 76) bahwa belajar yang efisien dapat tercapai apabila dapat menggunakan strategi belajar yang tepat. Strategi belajar diperlukan untuk dapat mencapai hasil yang semaksimal mungkin. Penulis sebagai salah satu pengajar mapel ekonomi di SMA Negeri 4 Semarang telah memanfaatkan tutor sebaya untuk menuntaskan materi badan usaha.

Baca juga:   Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Program Linear

Adapun proses pembelajaran yang penulis lakukan adalah menentukan materi dan pembagian sub materi, membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, menentukan ketua kelompok dengan standar kemampuan lebih yang dimiliki. Mempersilakan membuat grup diskusi kecil on-line untuk wadah diskusi WA Grup ataupun Line Grup. Bersama kelompok masing-masing menyiapkan dan presentasi materi melalui Microsoft Teams. Evaluasi meliputi proses diskusi maupun penilaian harian (tertulis).

Berdasarkan pengalaman penulis selama menggunakan metode tutor sebaya dalam pembelajar materi badan usaha, peserta didik sangat antusias, bersemangat dan berkompetisi lebih tinggi bila dibandingkan dengan ketika menggunakan metode ceramah.

Hal ini tercermin dalam perolehan nilai yang peserta didik dapatkan. Semua peserta didik mendapatkan nilai diatas nilai Kriteria Ketuntasan Mengajar (KKM). Pembelajaran menggunakan metode tutor sebaya sangat bermanfaat dan menyenangkan bagi peserta didik.

Pada masa pandemi Covid-19, metode pembelajaran dapat diterapkan untuk menigkatkan hasil belajar ekonomi. Karena kelebihan metode pembelajaran tutor sebaya ini adalah bagi peserta yang malu pada pendidik dapat dengan leluasa bertanya pada tutor sebaya. Begitu juga untuk tutor sebaya mereka dapat meningkatkan tanggung jawab dan kepedulian terhadap teman-temannya. (lbs1/lis)

Guru Ekonomi SMAN 4 Semarang

Author

Populer

Lainnya