Google Classroom Solusi Pembelajaran Daring Mobilitas Sosial

Oleh: Dra.Siti Nurhayati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, WABAH Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi yang serius di seluruh penjuru dunia.Pencegahan meluasnya virus corona kini telah menjadi prioritas utama di berbagai negara, termasuk Indonesia.Berkaitan dengan hal tersebut pemerintah telah melakukan upaya preventif guna mencegah dan meminimalkan penyebaran virus tersebut. Kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia yaitu dengan menerapkan social distancing atau menjaga jarak dan Work From Home.

(WFH).Kebijakan ini mempunyai beberapa implikasi pada berbagai bidang , tidak terkecuali bidang pendidikan. Seiring dengan perkembangan pandemi Covid-19 terus meningkat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim merespon dengan kebijakan belajar dari rumah, pembelajaran tidak lagi dilaksanakan dengan tatap muka di kelas secara langsung ,tetapi melalui daring atau online. Dengan adanya proses pembelajaran daring atau online menjadi peluang untuk memanfaatkan kemajuan tehnologi melalui pembelajaran daring atau online.

Penerapan informasi tehnologi di dunia pendidikan harus mampu mendorong guru untuk mendesain , mengembangkan , memanfaatkan serta mengevaluasi pembelajarannya ( Mardiana & Purwanto 2017 ).Tuntutan guru untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan global sangat diperlukan, kompetensi guru dalam pemanfaatan digital bukan sekedar sebatas mencari informasi tetapi guru juga mengaplikasikan serta melaksanakan pembelajaran melalui online ( Sohibun & Ade , 2018 ).Kehadiran tehnologi sebagai bentuk baru berinovasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bukan dianggap suatu beban baru

Baca juga:   Penggunaan Youtube pada Pembelajaran Praktek Prakarya

Banyak sekali model daring yang dapat digunakan oleh guru untuk melaksanakan pembelajaran daring dari rumah, salah satu model pembelajaran daring yang bisa digunakan adalah google classroom.Google Classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh google untuk sekolah yang bertujuan untuk menyederhanakan membuat, mendistribusikan, dan menilai tugas tanpa harus bertatap muka.Dengan menggunakan google classroom pengguna juga bisa menghemat kertas dan waktu , lebih mudah memberikan memberikan tugas dan bisa lebih teratur .Pemanfaatan google classroom dapat menggunakan komputer ataupun HP Android, kelebihan google classroom antara lain mudah mengelola tugas yang diberikan dan mudah meninjau tugas sebelum dikirim ke siswa.

Pada materi Mobilitas Sosial di kelas VIII penulis menggunakan model daring google classroom, guru dan siswa dapat mengunduh aplikasi melalui playstore di android dengan kata kunci google classroom, pertama – tama guru harus membuat kelas online di aplikasi google classroom, dan membagikan kode kelas tersebut pada siswa sehingga siswa bisa bergabung di kelas online yang dibuat guru. Selanjutnya guru dapat mengupload materi, membuat tugas , memberikan komentar pada setiap tugas yang dikumpulkan siswa. Selain itu google classroom juga dapat digunakan untuk Penilaian Harian, Penilaian Tengah Semester, Penilaian Akhir Semester/ Penilaian Akhir Tahun secara daring.

Baca juga:   Penilaian Otentik Pembelajaran Matematika Berbasis Lesson di Moodle

Penerapan google classroom ini merupakan pengalaman penulis sebagai guru IPS di SMP Negeri 3 Kendal pada semester gasal tahun 2020 dengan memanfaatkan komputer / HP android.
Tidak ada alasan bagi sekolah di tengah pandemi Covid-19 kesulitan dalam pembelajaran di rumah, karena guru dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran daring atau online dengan model google classroom, serta mengikuti apa yang menjadi ketentuan pemerintah tentang pembelajaran daring, siswa tetap di rumah ( stay at home ) namun interaksi guru siswa tetap berjalan sebagaimana dalam pembelajaran di kelas. Guru,siswa dan keluarga aman dari Covid-19. (*/zal)

Guru IPS SMPN 3 Kendal

Author

Populer

Lainnya