Pembelajaran Seni Budaya Efektif melalui Google Sites

Oleh : Siti Kharis Nurkholisoh S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN jarak jauh (PJJ) yang diterapkan pemerintah akibat pandemi Covid-19, menjadi tantangan luar biasa di dunia pendidikan. Metode konvensional, guru hanya menyampaikan materi melalui ceramah sudah dianggap kuno. Apalagi dalam pembelajaran Seni Budaya, membutuhkan media pembelajaran yang tepat untuk bisa meningkatkan kualitas proses belajar siswa.
Karena itu, penulis menerapkan metode pembelajaran melalui google sites. Pada awalnya, peserta didik merasa kesulitan dengan metode tersebut. Terutama saat melaksanakan tugas karena tugas, banyak peserta didik yang tidak paham. Namun lama kelamaan, siswa justru sangat menikmati aktivitas yang memaanfaatkan kemajuan teknologi informasi (TI). Meski pelaksanaannya mengharuskan adanya perangkat handphone dan laptop.

Saat ini dengan google sites dalam pembelajaran, menambah wawasan, karena bisa mengakses informasi lebih luas di berbagai belahan bumi. Selain itu, dengan adanya google sites dapat meningkatkan komunikasi secara langsung dengan masyarakat luas lainnya.

Selain itu, dengan google sites, bisa menghemat biaya dalam proses pembelajaran. Peserta didik tidak perlu lagi membeli buku, LKS, modul, dan lainnya. Dulu sebelum adanya google sites, peserta didik harus membeli buku terlebih dahulu. Saat ini dengan google sites, tidak perlu lagi membeli buku pelajaran. Bahkan, dengan adanya google sites, tidak perlu lagi belajar di dalam kelas. Justru kini bisa belajar di mana saja dan kapan saja kita mau, tanpa terhambat oleh waktu.

Baca juga:   Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Ekopedagogik selama PJJ

Kendati begitu, yang perlu disiapkan pemerintah dan stakeholder adalah menyiapkan akses internet di seluruh wilayah Indonesia. Dengan begitu, sekolah-sekolah atau madrasah terbantu dengan sarana pembelajaran online. Sebagaimana dalam pembelajaran Seni Budaya, tentang materi Menggambar Komik, sangat efektif memanfaatkan google sites.

Tujuan menggambar komik adalah sebagai sarana memberikan informasi dan edukasi, menghibur pembaca, menarik perhatian orang, memudahkan memahami sesuatu keterangan. Adapun kelebihan media komik yaitu dapat menarik semangat siswa untuk belajar dan mengajari siswa lainnya. Terutama dalam menerjemahkan cerita ke dalam gambar. Pola pembelajaran seperti ini, justru membekas pada ingatan siswa dengan lebih lama.

Sedangkan kekurangannya komik sebagai media pembelajaran adalah, tidak semua orang bisa belajar efektif dengan gaya visual. Karena setiap orang mempunyai gaya belajar masing-masing. Komik juga dapat membuat orang malas karena mendorong seseorang hanya ingin melihat gambar menarik menurut mereka saja tanpa memahami meteri secara utuh. Akibatnya, tingkat baca dan daya serap siswa terhadap materi rendah.

Kendati begitu, komik sangat digemari bagi siswa yang memiliki tipe belajar visual. Dengan komik bisa menyampaikan cerita dengan dominasi gambar yang sangat menonjol. Kadang komik juga bersifat menghibur. Makanya penggemar komik kebantakan anak-anak dan remaja. Komik yang sering kita temukan saat ini berupa cerita kartun dan legenda. Bagi guru, komik dapat dirancang dengan menuangkan gagasan yang berisi materi atau nilai-nilai positif, terkait sosial, budaya, agama, dan ekonomi. Pembelajaran moda daring google sites sangat cocok untuk menyampaikan materi menggambar komik. (kb4/ida)

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar Statistika dengan Model Team Games Tournament

Guru Seni Budaya MTs Negeri 2 Kebumen

Author

Populer

Lainnya