Asyiknya Belajar Kesebangunan dengan Video Pembelajaran

Oleh : Siti Wafiroh S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, VIRUS Covid-19 memberikan dampak pada pola pembelajaran. Pemerintah meliburkan sekolah, namun menginstruksikan untuk tetap melakukan kegiatan belajar tanpa tatap muka atau daring. Pembelajaran yang dilakukan secara daring, membutuhkan adanya inovasi dari guru. Hal ini untuk meningkatkan motivasi siswa dan menjembatani keterbatasan tatap muka antara guru dan siswa.
Berdasarkan pantauan penulis di MTs Miftahul Huda, matematika menjadi mata pelajaran yang tidak diminati siswa, terutama materi kesebangunan. Sebagian siswa menganggap bahwa matematika merupakan mata pelajaran yang susah dipahami dan membosankan. Hal itulah yang menyebabkan sebagian siswa kurang berkonsentrasi dan malas berpikir.

Nurhanifah (2016) menyatakan, tidak tercapainya siswa mencapai ketuntasan belajar dalam bidang matematika karena beberapa sebab, yaitu gagalnya pembelajaran di kelas, penyajian matematika yang kurang merangsang siswa untuk termotivasi dan kurang merangsang rasa ingin tahu, serta motivasi belajar anak rendah.

Untuk mengatasi masalah kurang minatnya siswa dalam pembelajaran, peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sangatlah diperlukan dengan variasi media pembelajaran. Ini dapat membangkitkan motivasi belajar siswa. Dengan adanya minat belajar, tentu akan tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan tidak membosankan dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:   Belajar IPA Sistem Blended Learning Pasca Pandemi Covid-19

Salah satu media yang dapat dipilih untuk melaksanakan pembelajaran yaitu penggunaan video pembelajaran. Ini merupakan jenis dari media audio visual, media audo visual adalah media yang dapat dinikmati dengan indera pendengaran dan penglihatan karena menghasilkan visual dan bunyi. Media ini dapat menambah minat siswa dalam belajar, karena siswa dapat menyimak sekaligus melihat gambar.
Pentingnya penggunaan media video, mampu mencapai efektivitas proses pembelajaran, mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi pada materi yang dipelajari sehingga proses pembelajaran menjadi menarik. Dengan begitu, tingkat daya serap dan daya ingat siswa terhadap materi yang dipelajari melalui indera penglihatan dan pendengarannya. Materi yang disampaikan secara visual dalam video sangat efektif dalam membantu guru menyampaikan materi yang sifatnya dinamis maupun abstrak.

Media video ini memiliki peranan atau keunggulan tersendiri dalam proses pembelajaran, yaitu 1) dapat menarik perhatian siswa sehingga menimbulkan motivasi belajar, 2) memperjelas makna bahan pengajaran sehingga mudah dipahami Siswa, 3) metode pengajaran lebih bervariasi, dan 4) siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar. Tayangan yang nyata maupun rekayasa pada media video dapat menghantarkan jalan pikran untuk memahami sesuatu. Melalui tayangan tersebut, materi yang sifatnya abstrak akan lebih mudah dipahami. Hal itu karena, media video memberikan pengaruh terhadap gaya belajar siswa secara audio visual. Hamdan (2020:29) menyebutkan, pembelajaran berbasis video memiliki kelebihan yaitu dapat ditonton dan dipelajari berulang, serta dapat diakses tidak hanya dalam satu waktu.

Baca juga:   Asyik Belajar Rukun Iman dengan Games

Beberapa langkah utama yang harus ditempuh oleh guru dalam upaya menerapkan media video pembelajaran dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa yaitu, membuat video yang menjelaskan tentang teori, kemudian memberikan contoh penyelesaian dan pembahasan soal, serta di akhir video, guru memberikan kuis, tes yang melibatkan siswa untuk ikut latihan bersama. Setelah melihat penayangan video pembelajaran dan diadakan evaluasi, terlihat terjadi kenaikan persentase pemahaman siswa. Materi kesebangunan menjadi materi yang menarik sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa. (kb4/ida)

Guru Matematika MTs Miftahul Huda

Author

Populer

Lainnya