Belajar Penjumlahan dan Pengurangan dengan G-Classroom Jenjang SD

Oleh : Mustika Widiyati, S.Pd.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 seakan telah meniadakan asa sektor pendidikan untuk melangsungkan proses pembelajaran secara tatap muka di kelas. Proses pembelajaran yang telah disiapkan oleh guru untuk menyampaikan materi secara langsung di kelas terkubur oleh bencana yang melanda. Kondisi ini memaksa guru sebagai tenaga pendidik untuk mengubah pola pembelajarannnya.

Proses pembelajaran harus segera bertransformasi menggunakan e-learning atau melalui media online. Pembelajaran online dilakukan dengan sistem belajar jarak jauh, dimana Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) tidak dilakukan secara tatap muka. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media, baik cetak (modul) maupun noncetak (audio/video), komputer/internet, siaran radio dan televisi. Pada pembelajaran online, peserta didik dapat menjadi kurang aktif dalam menyampaikan aspirasi dan pemikirannya, sehingga dapat mengakibatkan pembelajaran yang menjenuhkan.

Seorang siswa yang mengalami kejenuhan dalam belajar akan memperoleh ketidakmajuan dalam hasil belajar. Semangat belajar dapat dimiliki siswa dengan meningkatkan motivasi belajar. Motivasi belajar adalah sebuah penggerak atau pendorong yang membuat seseorang akan tertarik kepada belajar sehingga akan belajar secara terus-menerus.

Motivasi yang rendah dapat menyebabkan rendahnya keberhasilan dalam belajar sehingga akan merendahkan prestasi belajar siswa. Untuk peningkatan motivasi siswa untuk belajar dan mengikuti pembelajaran, guru perlu mencoba berbagai platform yang menawarkan desain dan dapat dimanfaatkan melakukan proses pembelajaran.

Baca juga:   Penerapan Teknologi Pembelajaran SBK pada Era New Normal

Berbagai platform pembelajaran harus dimanfaatkan guru sebagai media pembelajaran. Proses pembelajaran secara online tidak dapat dilepaskan dengan pemanfaatan media pembelajaran secara maksimal.

Oemar Hamalik (1986: 2) mengemukakan pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.

Selain itu, Latuheru (1988:14) menjelaskan pengertian media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna.

Media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran. Disamping guru sebagai fokus penggunaan media pembelajaran, siswa juga tidak terlepas dari pertimbangan pemanfaatan media pembelajaran. Seluruh siswa diwajibkan untuk menggunakan alat komunikasi berupa gadget android agar proses pembelajaran berjalan secara seimbang. Salah satu platform yang mudah diaplikasikan oleh dua pihak yaitu guru dan siswa adalah Google Classroom.

Baca juga:   Optimalkan Home Visit untuk Membantu Peserta Didik

Google classroom memberikan ruang yang tepat untuk proses pembelajaran daring. Google Classroom didesain untuk mempermudah dalam proses pembelajaran di ruang maya.

Penulis sebagai guru kelas tiga SDN 2 Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal memanfaatkan media ini pada kompetensi dasar menjelaskan dan melakukan penjumlahan dan pengurangan pecahan berpenyebut sama. Kelebihan menggunakan aplikasi ini pada pelaksanaan proses pembelajaran yang penulis rasakan adalah pertama aplikasi ini mudah diatur yaitu aplikasi ini mempermudah guru untuk menambahkan muridnya secara langsung atau melalui kode khusus. Hanya butuh beberapa menit untuk mempersiapkan dan mengatur. Kedua, hemat waktu, membuat, meninjau, dan menandai tugas bisa dilakukan dalam satu tempat. Ketiga, lebih teratur maksudnya siswa bisa dengan mudah melihat seluruh tugas atau tugas yang sedang diberikan dengan jelas di dalam Google Drive. Meningkatkan komunikasi, pengajar bisa melakukan diskusi atau tanya jawab kapan saja. Murid bisa membagikan sumber jawaban. terkahir adalah terjangkau dan aman. (ipa1/lis)

Guru Matematika SDN 2 Ngabean, Kec. Boja, Kabupaten Kendal

Author

Populer

Lainnya