Peningkatan Hasil Belajar Kimia dengan Metode Drill

Oleh : Dra Sri Sumiyati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Salah satu komponen yang sangat penting dalam proses belajar megajar adalah metode mengajar. Pemilihan metode mengajar harus memperhatikan beberapa faktor. Antara lain tujuan yang ingin dicapai siswa, situasi, dan fasilitas belajar mengajar yang diperlukan dalam pembelajaran tersebut. Apabila guru dalam proses belajar mengajar menggunakan metode yang tepat serta memperhatikan situasi siswa dengan lingkungan belajar yang mendukung juga di tunjang dengan fasilitas yang memadai, maka akan meningkatkan hasil belajar siswa (Suryosubroito, 2002).

SMK Negeri 3 Semarang merupakan salah satu sekolah yang telah menerapkan sistem pembelajaran K13 dengan standar ketuntasan untuk mata pelajaran kimia adalah 60 persen. Berdasarkan hasil observasi dan ulangan pelajaran kimia diperoleh hasil yang kurang tuntas untuk materi konsep mol dan larutan yaitu 50 persen pada materi konsep mol dan larutan siswa membutuhkan kecakapan mental.

Misalnya menghafal, menjumlah, mengalikan dan membagi. Selain itu, siswa juga sudah harus mampu mengintegrasikan dengan materi-materi lain khususnya tentang stoikiometri.
Salah satu cara yang perlu dilakukan untuk menanggulangi rendahnya hasil belajar siswa tersebut adalah menggunakan metode yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan. Dan lebih menjadikan siswa sebagai pusat pembelajaran. Salah satu metode pembelajaran yang dipandang mampu mengaktifkan dan meningkatkan hasil belajar siswa adalah metode drill atau latihan.

Baca juga:   Mudah Pahami Operasi Bilangan Bulat dengan Media Papan dan Kartu Bilangan

Metode drill merupakan salah satu metode pembelajaran yang menekankan pada kegiatan latihan yang di lakukan berulang-ulang secara terus-menerus untuk menguasai kemampuan atau keterampilan tertentu. Berdasarkan pendapat Roestiyah NK (2001:125) metode drill adalah teknik yang dapat diartikan sebagai suatu metode mendidik di mana peserta didik melakukan kegiatan latihan agar peserta didik mempunyai keterampilan lebih tinggi dari yang di pelajari. Penggunaan metode ini cukup luas, seperti latihan pemecahan soal.

Adapun keunggulan metode ini adalah dalam waktu yang relatif singkat dapat diperoleh penguasaan dan keterampilan yang diharapkan. Hal ini terjadi karena intensitas latihan yang cukup dan pengulangan-pengulangan yang terjadi sehingga siswa dapat menguasai keterampilan atau kemampuan yang diajarkan. Selain itu akan tertanam pada setiap pribadi siswa kebiasaan belajar secara rutin dan disiplin.

Sedangkan kelemahan metode ini, siswa cepat bosan karena pengulangan materi yang diberikan guru. Sehingga terkesan monoton dan kurang terasah kerena kegiatan pembelajaran hanya mengulang.
Kita sadari bersama bahwa usaha meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa merupakan hal yang tidak mudah. Salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas dalam hasil belajar siswa adalah dengan memilih metode yang tepat.

Baca juga:   Penerapan PHBS dapat Meningkatkan Kesehatan Warga Sekolah

Penerapan pembelajaran drill dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan langkah–langkah sebagai berikut: pertama, guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dan metode yang akan digunakan (metode drill).

Kedua, guru memberikan apersepsi kepada siswa. Ketiga, guru membentuk kelompok yang beranggotakan tiga orang secara heterogen. Keempat, guru membahas materi pokok yang diajarkan disertai dengan contoh soal serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya.

Kelima, guru memberikan soal-soal latihan berulang kali (pemberian latihan secara terstuktur) kemudian mengerjakan latihan secara berkelompok. Keenam, guru mengawasi dan memberikan bimbingan jika terdapat kesulitan. Ketujuh, guru mengevaluasi hasil belajar dengan cara menunjuk beberapa orang untuk mempresentasikan hasil pekerjaan kelompoknya setiap selesai mengerjakan satu soal. Kedelapan, guru memberikan penghargaan kepada siswa/kelompok yang mampu menyelesaikan latihan dengan benar.

Dari pembahasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa metode pembelajaran drill dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X semua program keahlian di SMK Negeri 3 Semarang. (lbs2/lis)

Guru SMK Negeri 3 Semarang

Author

Populer

Lainnya