Microsoft Teams 365 Solusi Pembelajaran di Masa Pandemi

Oleh : Dra. Tri Erwiyati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Wabah virus korona yang melanda dunia, bisa melumpuhkan segala aktivitas. Dunia pendidikan ikut terdampak dengan mewabahnya virus korona ini. Selama pandemi penulis menggunakan Microsoft Teams untuk pembelajaran daring siswa SMP Negeri 10 Salatiga.

Dengan diklat selama satu minggu, guru belajar Microsoft Teams 365, agar guru bisa siap mengadakan pembelajaran secara daring. Keunggulan aplikasi Microsoft Team 365 adanya sejumlah fitur unggulan yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Berbagai fitur dalam Microsoft Teams adalah : fitur melakukan panggilan, mengirimkan pesan, video conference, peredam bising, raise hand, fitur obrolan pada windows berbeda. Terintegrasi secara langsung dengan aplikasi office 365. Meskipun semua fitur tidak selalu digunakan oleh guru, setidaknya guru sudah bisa melakukan pembelajaran secara daring.
Sebelum mengajar guru harus menyiapkan materi yang akan ditayangkan pada siswanya dengan membuat power point terlebih dulu. Belum lagi pada saat meeting harus punya trik supaya siswa yang masuk meeting merasa senang dan tertarik mengikuti pelajaran IPS.

Hadiah berupa penambahan nilai bagi siswa yang rajin masuk. Siswa yang bisa menjawab pertanyaan guru yang benar maupun salah. Agar siswa termotivasi mengikuti pelajaran dan mau aktif pada saat pembelajaran secara daring. Berbagai upaya dilakukan guru agar materi yang disampaikan menarik dan sesuai target kurikulum.

Baca juga:   Guru BK dalam Transformasi Pendidikan di Era Digital

Guru menggunakan Microsoft Power Point untuk penyampaian materi pada Microsoft Teams. Pada saat meeting dengan siswa selain guru bisa mengecek siswa yang mengikuti pembelajaran. Guru juga bisa menayangkan materi secara langsung. Guru tinggal klik materi yang akan disampaikan dan sudah dipersiapkan, bahkan bisa memberi contoh dengan gambar-gambar. Kendalanya adalah apabila tidak ada sinyal, sudah menggunakan wifi, tetring masih juga tidak bisa. Solusi yang guru lakukan adalah sebelum pembelajaran, guru mengirim materi dan tugas terlebih dahulu sehingga apabila tiba-tiba sinyal hilang materi yang sudah direncanakan sudah dikirim di kelas. Siswa juga sudah diberitahu terlebih dahulu bahwa materi sudah dishare. Kalau sinyal bagus guru bisa menjelaskan secara langsung dengan menayangkan power point.

Pemberian tugas, materi, dan ulangan bisa dilaksanakan guru dengan mengirim di assignments. Ulangan harian dengan menggunakan Microsoft Form juga sangat membantu guru. Karena guru bisa langsung menentukan point dan bisa langsung melihat nilai dari siswa siswi kita. Bagi anak yang belum bisa mengerjakan ulangan harian pada jam pelajaran bisa mengerjakan sesuai waktu yang telah ditentukan guru. Setelah guru mengoreksi pekerjaan siswa dan melihat nilainya, pekerjaan bisa langsung dikembalikan pada siswa.

Baca juga:   Belajar Negara ASEAN Menggunakan TTS pada Masa Work From Home

Bagi anak yang tidak ikut pada saat pembelajaran, guru bisa memanggil untuk bergabung dalam meeting. Presensi masih bisa dilakukan oleh guru pada saat meeting ataupun menggunakan WA untuk mengundang siswa bergabung saat pembelajaran dengan daring. Siswa yang belum mengerjakan tugas bisa ditagih saat pembelajaran meeting atau di chat di kelas masing-masing, seperti WA.
Siswa juga bisa mengirim tugas lewat teams di obrolan atau WA. Demikian sekilas tentang Microsoft Team 365 yang dilaksanakan di sekolah penulis. Setidaknya guru tetap bisa melaksanakan tugas mengajar setiap hari dan siswa juga melaksanakan tugasnya sebagai siswa dan tentu harus saja siap kuota. (bs1/lis)

Guru IPS SMP Negeri 10 Salatiga

Author

Populer

Lainnya