Belajar Hewan Halal dan Haram Lebih Asyik dengan Metode Card Sort

Oleh : Istikharoh, S.Pd.I.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Dalam kegiatan pembelajaran di SMP Negeri 2 Tirto Kabupaten Pekalongan pada umumnya sering terjadi tidak saling berkomunikasi antara guru dengan siswa. Umumnya, guru asyik menyampaikan di depan kelas. Sementara itu siswa asyik dengan aktivitasnya sendiri, seperti ngobrol, melamun, bermain, bahkan ada yang tidur di dalam kelas.

Perencanaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam mengerjakan sesuatu untuk memperoleh hasil yang memuaskan sesuai dengan harapan. Dalam hal apapun pasti terdapat tujuan dan target yang ingin dicapai. Sebelum proses memperoleh tujuan itu dilaksanakan, alangkah baiknya proses tersebut direncanakan terlebih dahulu agar semua proses terkonsep dengan baik dan rapi sehingga akan menghasilkan output yang memuaskan sesuai dengan target dan tujuan.

Begitupun dalam hal pendidikan, khususnya dalam pembelajaran di dalam kelas atau proses belajar mengajar di luar kelas. Seorang guru tidak sembarangan mengajar siswanya, tetapi ada aturan atau pedoman yang harus dilaksanakan agar tujuan pendidikan tersebut dapat tercapai.

Permasalahan yang dihadapi guru PAI dan Budi Pekerti adalah bagaimana menciptakan model-model pembelajaran yang variatif, menyenangkan, dan bermakna sehingga siswa dapat mandiri dan mencapai ketuntasan dalam belajar. Permasalahan inilah yang mendorong guru agar dapat memodifikasi berbagai model dan teknik pembelajaran sesuai dengan karakteristik materi, karakteristik siswa dan disesuaikan dengan kemampuan guru.

Baca juga:   Keefektifan Puzzle untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa pada Pembelajaran IPS

Penggunaan metode yang tepat dalam proses belajar mengajar akan menjadikan suasana belajar yang menyenangkan. Dalam proses belajar mengajar, seorang guru diharapkan dapat memberikan pengajaran yang mudah dipahami oleh siswa. Tercapainya keberhasilan siswa dalam belajar sangat dipengaruhi oleh metode-metode pembelajaran yang diterapkan guru pada saat proses belajar mengajar.

Metode Card Sort merupakan metode yang menciptakan kondisi pembelajaran yang bersifat kerja sama, saling menolong dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang diberikan lewat permainan kartu. Menurut Hisyam Zaini (2002), dalam bukunya Strategi Pembelajaran Aktif, metode card sort merupakan kegiatan kolaboratif yang bisa digunakan untuk mengerjakan konsep, karakteristik, klasifikasi, fakta, tentang objek atau mereview informasi. Metode ini juga menekankan terhadap gerakan fisik, yang diutamakan dapat membantu untuk memberi energi kepada suasana kelas yang mulai jenuh karena aktifitas pembelajaran yang sangat padat.

Adapun langkah-langkah penerapan metode card sort menurut Dedi Wahyudi (2008), adalah sebagai berikut : pertama, guru membagikan selembar kartu kepada siswa dan pada kartu tersebut telah dituliskan suatu materi, kedua siswa diminta untuk mencari teman (pemegang kartu) yang sesuai dengan kosa kata yang ada pada kartunya untuk satu kelompok, ketiga siswa akan berkelompok dalam satu kosa kata / masalah masing-masing, keempat siswa diminta untuk menempelkan di papan tulis bahasan yang ada dalam kartu tersebut berdasarkan urutan-urutan bahasannya yang dipegang kelompok tersebut, kelima seorang siswa pemegang kartu darimasing-masing kelompok untukmenjelaskan dan sekaligus mengecek kebenaran urutan, keenam bagi siswa yang salah mencari kelompok sesuai bahasan atau materi pelajaran tersebut, maka diberi hukuman dengan mencari judul bahasan atau materi yang sesuai dengan kartu yang dipegang, ketujuh guru memberikan penjelasan/komentar dari permainan tersebut.

Baca juga:   Cooperative Script Tingkatkan Kreativitas Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial

Dalam penerapan metode card sort di SMP Negeri 2 Tirto Kabupaten Pekalongan ini, alhasil dapat menumbuhkan rasa senang bagi siswa pada materi binatang halal dan haram. Dalam metode ini siswa tampak sangat antusias untuk mencari jawaban melalui kartu yang sudah diberikan oleh guru berupa gambar binatang-binatang yang sesuai dengan kriteria binatang halal dan haram. (pg2/ton)

Guru SMP Negeri 2 Tirto Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya