Balon dan Penggaris Plastik Memudahkan Pemahaman Siswa pada Listrik Statis

Oleh : M. Majzi,S.P.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran yang menyenangkan merupakan harapan semua guru dalam mengajar dan mendidik siswanya di dalam kelas. Dalam rangka menciptakan rasa senang, suasana kelas menjadi hidup dan juga untuk mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan Kompetensi Dasar yang diinginkan pasti semua guru sudah berencana dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan berbagai metode supaya tujuan pembelajaran tersebut dapat tercapai.

Salah satu pembelajaran yang menyenangkan dan dapat menambah pemahaman terhadap materi yang dipelajari bagi siswa adalah dengan langsung melaksanakan praktikum. Hal ini sesuai dengan pendapat dari Sri Anitah W, dkk (2014 : 9.2), terungkap bahwa siswa lebih mudah memahami konsep yang dipelajari di kelas melalui kegiatan praktikum. Lebih lanjut menurut Sri Anitah, dkk bahwa melalui kegiatan praktikum konsep-konsep yang dipelajari menjadi lebih bermakna sehingga lebih mudah diingat. Selain dari itu, kegiatan kegiatan praktikum dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam mempelajari sains.

Salah satu kegiatan praktikumnya adalah bermain balon dan penggaris plastik yang dilakukan oleh siswa kelas IX pada semester gasal di SMPN 2 Tirto Kabupaten Pekalongan tahun pelajaran 2019/2020. Bermain balon dan penggaris sengaja dipilih guru IPA untuk memudahkan pemahaman siswa terhadap materi konsep listrik statis, yang jika materi tersebut hanya diberikan secara ceramah saja di dalam kelas masih banyak siswa yang belum dapat memahami dengan jelas.

Baca juga:   Asyik Belajar Gaya dan Gerak dengan Media Audio Visual

Kebanyakan siswa masih bingung apakah listrik statis itu ? Apakah sama dengan listrik yang biasa mereka gunakan dalam kegiatan sehari-hari seperti untuk menghidupkan televisi, mengecas baterai HP dan kegiatan yang lain lagi. Untuk berbicara mengenai listrik statis, kita harus tahu dulu pengertian proton, neutron dan elektron. Proton merupakan partikel yang bermuatan positif, neutron merupakan partikel yang tidak bermuatan listrik sedangkan elektron adalah partikel yang bermuatan listrik negatif. Elektron inilah yang memiliki kaitan erat dengan fenomena kelistrikan suatu benda.

Elektron adalah partikel penyusun atom yang bermuatan negatif yang mengelilingi inti atom. Benda yang kekurangan elektron disebut dengan benda bermuatan positif, sedangkan benda yang kelebihan elektron disebut dengan benda bermuatan negatif. Jika antara benda bermuatan positif didekatkan dengan benda bermuatan negatif maka akan terjadi tarik menarik. Dan jika benda bermuatan positif didekatkan dengan benda bermuatan positif akan terjadi tolak menolak atau jika benda bermuatan negatif didekatkan dengan benda bermuatan negatif juga akan terjadi gerak tolak menolak. Interaksi kedua benda yang bermuatan listrik ini yang disebut dengan nama listrik statis. Dan untuk lebih memudahkan pemahaman konsep tersebut maka dilakukanlah praktikum dengan membuktikan secara langsung dan dapat dilihat sendiri gejala yang terjadi.

Baca juga:   Meningkatkan Aktivitas Belajar IPS di Masa Pandemi dengan Film Animasi

Sebelum melakukan kegiatan praktikum ini, guru sudah mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan antara lain berupa balon karet, penggaris plastik, tali dan tentu saja lembar kerja siswa (LKS) tentang listrik statis. Pada saat pelajaran IPA berlangsung, guru memulai dengan mengucapkan salam,mengabsen kehadiran siswa dan melakukan penjelasan secukupnya mengenai materi listrik statis. Dan langkah pertama yang dilakukan pada saat akan melakukan kegiatan praktikum guru membagi siswa dalam 7 kelompok kerja yang homogen. Langkah kedua yang dilakukan adalah membagi lembar LKS pada masing-masing kelompok kerja siswa serta membagikan balon dan plastik sebagai bahan untuk membuktikan adanya gejala listrik statis. Pada saat pelaksanaan praktikum ini terlihat siswa kelihatan senang dan bersemangat sekali. Permainan balon dan penggaris plastik ternyata dapat menambah semangat dan movitvasi semua siswa dalam kelas untuk membuktikan adanya gejala listrik statis dari interaksi antara dua benda yang didekatkan. (pg2/ton)

Guru IPA SMPN 2 Tirto Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya