Serunya Belajar Organ Pernafasan dengan Picture and Picture

Oleh : Dwi Sugi Nuryani,S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Belajar didefenisikan sebagai suatu perilaku. Pada saat orang belajar, maka responnya menjadi lebih baik, sebaliknya, bila ia tidak belajar maka responnya menurun. Mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan membutuhkan kecapakan tersendiri bagi seorang guru. Pada implementasinya hal itu tidak mudah seperti yang dialami penulis di kelas V (lima) di SD Negeri 01 Asemdoyong masih terdapat siswa yang bermain di kelas, acuh dan bosan mengikuti pembelajaran. Penulis menerapkan metode picture and picture pada materi Organ Pernafasan dan Fungsinya pada Hewan dan Manusia.

Menurut Agus Suprijono (2009:110) model pembelajaran picture and picture adalah metode belajar yang menggunakan gambar dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran ini memiliki ciri Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan.
Model pembelajaran picture and picture merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif. Model pembelajaran picture and picture ini dapat digunakan dalam berbagai mata pelajaran dan tentunya dengan kemasan dan kreatifitas guru. Inovatif, setiap pembelajaran harus memberikan sesuatu yang baru, berbeda dan selalu menarik minat peserta didik. Kreatif, setiap pembelajarnya harus menimbulkan minat kepada peserta didik untuk menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan metode, teknik atau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang diperoleh dari proses pembelajaran.

Baca juga:   Belajar Matematika Itu Mudah dan Menyenangkan

Adapun Langkah-langkah model pembelajaran picture and picture dalam materi organ pernafasan hewan dan manusia dan fungsinya di kelas V sebagai berikut, pertama, guru melakukan apersepsi dan menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Lalu, guru menyajikan materi sebagai pengantar. Penyajian ini harus mengesankan dan menarik siswa. Ini awal yang penting untuk membuat kesan penasaran dan gembira. Kemudian, guru memperlihatkan gambar-gambar kegiatan yang berkaitan dengan materi organ pernafasan dan fungsinya. Siswa ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya. Dalam perkembangan selanjutnya sebagai guru dapat memodifikasikan gambar atau mengganti gambar dengan video yang disambungkan ke internet dengan LCD atau demontrasi yang kegiatan tertentu. Guru menunjuk siswa secara bergantian memasang gambar-gambar menjadi urutan yang logis. Setelah itu, guru menanyakan alasan pemikiran urutan gambar tersebut. Kemudian melalui gambar tersebut, guru memulai menanamkan konsep sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Yang terakhir, guru melakukan kesimpulan dan saran terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.

Baca juga:   Menambah Perbendaharaan Kata Bahasa Inggris melalui Lagu

Model pembelajaran ini terdapat manfaat berdasarkan pengamatan penulis yaitu materi yang diajarkan lebih terarah karena pada awal pembelajaran guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai dan materi secara singkat terlebih dahulu, siswa lebih cepat menangkap materi ajar karena guru menunjukkan gambar-gambar mengenai materi yang dipelajari, siswa dapat meningkat daya nalar atau daya pikir siswa karena siswa disuruh guru untuk menganalisa gambar yang ada, siswa dapat meningkatkan tanggung jawab siswa, sebab guru menanyakan alasan siswa mengurutkan gambar, dan pembelajaran lebih berkesan, sebab siswa dapat mengamati langsung gambar yang telah dipersiapkan oleh guru. Tantangan metode ini bagi guru adalah kemampuan memilih dan menentukan gambar yang menarik dilihat dan dipahami. (pg2/ton)

Guru Kelas V SD Negeri 01 Asemdoyong

Author

Populer

Lainnya