Media Pembelajaran yang Seru dengan Low Budget

Oleh: Isro’, S.Pd.SD.

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Permasalahan klasik seorang guru antara lain adalah terbatasnya dana yang dibutuhkan untuk membuat media pembelajaran. Pada umumnya guru menggunakan dana pribadi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang ia rencanakan. Meski dengan demikian bukan berarti menjadi penghambat bagi guru untuk menciptakan media pembelajaran yang kreatif. Guru bisa menggunakan atau memanfaatkan bahan bahan murah yang ada di sekitar seperti barang bekas. Maka untuk mengatasi beberapa kendala itu penulis membuat tutorial cara membuat media pembelajaran yang murah dari bahan bekas yaitu kaos kaki bekas.

Peserta didik kelas 5 SDN 02 Wringinagung rata-rata yang tidak mampu mencapai tujuan belajar atau hasil belajar sesuai dengan pencapaian teman-teman seusianya yang ada dalam kelas yang sama. Ini terjadi pada mata pelajaran Tematik, materi Peristiwa dalam kehidupan, pada KD Bahasa Indonesia, mendongeng.

Dengan pembuatan media pembelajaran dari bahan kaos kaki ini, penulis terbantu dalam KBM mata pelajaran Bahasa Indonesia “mendongeng”. Menurut Hendri (2013: 47) manfaat mendongeng diantaranya mengasah otak kanan siswa dan jembatan komunikasi yang efektif bagi guru dan siswa. Otak manusia sangat luar biasa, dalam buku Otak Kanan Manusia, Daniel H. Pink menjelaskan bahwa otak manusia terdiri dari 100 miliar sel. Setiap selnya berhubungan dengan komunikasi sampai dengan 10.000 koleganya.

Baca juga:   Penilaian Sikap Spritual dengan Daily Jounal dalam Pembelajaran Daring

Di sisi lain dongeng juga bisa digunakan sebagai jembatan komunikasi yang efektif bagi guru dan siswa. Ketika siswa menyimak dongeng yang disampaikan maka disitulah pikiran siswa akan mengikuti alur dongeng. Kemudian mulailah muncul beberapa pertanyaan terhadap isi dongeng bahkan mereka berkomentar. Tak jarang juga masih dijumpai fokus siswa yang kurang menyimak sampai akhir. Permasalahan itu bisa terjadi sebab beberapa faktor yang mana diantaranya kurang menariknya metode mendongengnya. Maka untuk menyikapi hal tersebut bisa dengan pembuatan media pembelajaran yang seru dan low budget yaitu boneka tangan dari kaos kaki bekas.

Cara pembuatannya adalah siapkan alat dan bahan yaitu satu pasang kaos kaki yang polos atau bisa disesuaikan dengan karakter yang akan kita bawakan di dalam dongeng. Semisal kucing dan tikus maka kita bisa menyiapkan sepasang kaos kaki yang berwarna putih. Selanjutnya ada kain flanel, lem tembak atau benang jahit, pewarna (bisa menggunakan pewarna apapun) dan yang terakhir kita siapkan gunting. Selanjutnya kita memberi warna pada kaos kaki putih dengan merendamnya di cairan pewarna. Setelah kaos kaki kering maka kita membuat ornamen pendukung dengan kain flanel pada karakter seperti mulut, mata, lidah, dan lain lain menggunakan lem tembak atau bisa juga kita menggunakan benang jahit. Misal kita akan menambahkan mulut pada karakter itu maka ujung dari kaos kaki itu kita lipat atau kita masukan ke dalam membentuk setengah lingkaran atau huruf C. Kemudian pada sisi bagian bawah kita beri kain flanel yang sudah kita bentuk menjadi lidah. Setelah semua selesai maka kaos kaki ajaib pun siap digunakan untuk menyampaikan dongeng kepada siswa. Guru harus menggunakan ke dua tangan untuk menghidupkan cerita dalam dongeng tersebut. Setelah dipraktikkan kepada siswa maka pembelajaran dongeng di kelas 2 lebih menarik dan seru dengan adanya interaksi dari guru teerhadap siswa. Di sisi lain guru menjadi memiliki wawasan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan bahan bekas lainnya. (ce3/ton)

Baca juga:   Metode Demonstrasi Tingkatkan Belajar Asmaul Husna

Guru Kelas V SDN 02 Wringinagung Kec. Doro Kab. Pekalongan

Author

Populer

Lainnya