Asyiknya Belajar Perbandingan dengan Picture and Picture

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN merupakan suatu proses atau kegiatan yang sistematis dan sistemik yang bersifat interaktif dan komunikatif antara pendidik dengan siswa, sumber belajar, dan lingkungan untuk menciptakan suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya tindakan belajar siswa. Pembelajaran yang interaktif dan komunikatif yang paling mengena dengan menggunakan media yang menarik dan metode yang sesuai. pembelajaran tersebut mampu menciptakan kondisi gembira dalam belajar. Meskipun pada praktiknya, pembelajaran yang menggembirakan itu tidak selalu mudah. Guru selalu mendapatkan tantangan tersendiri sebagaimana dialami penulis sebagai guru matematika pada kelas VII(tujuh) di SMP Negeri 2 Wiradesa masih tampak siswa yang mengantuk dan asyik bermain sendiri ketika mengikuti pembelajaran. Kondisi ini membuat penulis untuk mengkaji. Penulis menerapkan metode Picture and Picture untuk mewujudkan pembelajaran yang menggembirakan pada materi Perbandingan. Penulis percaya ini sebuah solusi menarik untuk materi tersebut.

Menurut Agus Suprijono (2009:110) Model pembelajaran Picture and Picture adalah metode belajar yang menggunakan gambar dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis.
Pembelajaran ini memiliki ciri Aktif, Inovatif, Kreatif, dan Menyenangkan.

Adapun langkah-langkah pelaksanaan Model Pembelajaran Picture and Picture pada materi pembelajaran Perbandingan pada kelas VII sebagai berikut pertama, Guru melakukan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai. Kedua, Memberikan materi pengantar sebelum kegiatan. Bisa memberikan motivasi belajar yang mengarah pada materi yang bersifat kesesuaian dalam kehidupan sehari –hari. Atau melakukan brainstorming. Lalu, Guru menyediakan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi perbandingan. Dalam proses penyajian materi, guru mengajar siswa ikut terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukan oleh guru atau oleh temannya. Dengan picture atau gambar kita akan menghemat energy kita dan siswa akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Dalam perkembangan selanjutnya sebagai guru dapat memodifikasikan gambar atau mengganti gambar dengan video atau demontrasi .

Baca juga:   Word Square, Belajar IPS lebih Menyenangkan

Selanjutnya, Guru menunjuk siswa secara bergilir untuk mengurutkan atau memasangkan gambar-gambar yang ada. Setelah itu, Guru memberikan pertanyaan mengenai alasan siswa dalam menentukan urutan gambar. Setelah itu ajaklah siswa menemukan rumus, tinggi, jalan cerita, atau tuntutan KD dengan indikator yang akan dicapai. Ajaklah sebanyak-banyaknya peran siswa dan teman yang lain untuk membantu sehingga proses diskusi dalam PBM semakin menarik. Dari alasan tersebut guru akan mengembangkan materi dan menanamkan konsep materi yang sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.

Dalam proses diskusi dan pembacaan gambar ini guru harus memberikan penekanan-penekanan pada hal ini dicapai dengan meminta siswa lain untuk mengulangi, menuliskan atau bentuk lain dengan tujuan siswa mengetahui bahwa hal tersebut penting dalam pencapaian KD dan indikator yang telah ditetapkan. Pastikan bahwa siswa telah menguasai indikator yang telah ditetapkan. Langkah terakhir, Guru menyampaikan kesimpulan dan refleksi. Kegiatan terakhir selain bersama siswa menyimpulkan materi juga melakukan refleksi pembelajaran. Kegiatan refleksi ini untuk menemukan tingkat pemahaman siswa secara menyeluruh.

Baca juga:   Permainan Tradisional Tingkatkan Minat Belajar Siswa

Adapun kelebihan model pembelajaran Picture and Picture dalam pembelajaran materi perbandingan sebagai berikut materi yang diajarkan lebih terarah karena pada awal pembelajaran guru menjelaskan kompetensi yang harus dicapai dan materi secara singkat terlebih dahulu, siswa lebih cepat menangkap materi ajar karena guru menunjukkan gambar-gambar mengenai materi yang dipelajari, siswa dapat meningkat daya nalar atau daya pikir siswa karena siswa disuruh guru untuk menganalisa gambar yang ada, siswa dapat meningkatkan tanggung jawab siswa, sebab guru menanyakan alasan siswa mengurutkan gambar dan pembelajaran lebih berkesan, sebab siswa dapat mengamati langsung gambar yang telah dipersiapkan oleh guru. (ce4/zal)

Guru SMPN 2 Wiradesa

Author

Populer

Lainnya