Belajar IPA Menyenangkan dengan Picture and Picture

Oleh: Ati Widiastuti

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan merupakan proses untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia yang dilaksanakan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, pendidikan merupakan tanggung jawab semua komponen masyarakat, termasuk di dalamnya guru dan pemerintah. Setiap orang tidak ingin gagal dalam melaksanakan tugas yang dibebankan kepadanya, demikian pula guru. Guru akan merasa bangga jika anak didiknya bisa menguasai materi yang disampaikan melalui kegiatan pembelajaran.

Dalam proses pembelajaran seringkali guru dihadapkan berbagai kendala terkait dengan siswa, serta sarana dan prasarana pendidikan. Begitu juga yang kami alami saat kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas 2 SD Negeri Bakalan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang untuk muatan pelajaran IPA tentang bagian – bagian utama tubuh hewan. Bagi penulis, materi tersebut sangat penting bagi siswa kelas 2, karena mendasari beberapa materi pelajaran IPA di kelas berikutnya.

Selama pelaksanaan KBM, penulis menemukan: a) siswa terlalu aktif bertanya bahkan yang bukan materi pembelajaran juga ditanyakan, sehingga materi yang disampaikan melebar. b) Penggunaan alat peraga dan media pembelajaran kurang maksimal. Sehingga hasil evaluasi dalam KBM tersebut banyak siswa yang belum mencapai ketuntasan pembelajaran.

Baca juga:   Metode Pembelajaran Piknik dan Belajar Bikin Siswa Mudah Memahami Sejarah

Menurut Mulyani Sumantri dan kawan – kawan (2011 : 63 ) karakteristik peserta didik SD adalah sebagai berikut: 1) Senang bermain. 2) Senang bergerak. 3) Senang bekerja dalam kelompok dari pergaulannya, dan 4) Senang merasakan atau melakukan sesuatu secara langsung. Untuk itu, penulis mencoba mengembangkan penggunaan model pembelajaran Picture and Picture dengan menekankan metode diskusi sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa pada mata pelajaran IPA materi mengenal bagian – bagian utama tubuh hewan, sehingga hasil belajarnya nanti bisa mencapai KKM.

Model pembelajaran Picture and Picture adalah model pembelajaran yang mengasah kemampuan dan kejelian siswa untuk merangkai potongan – potongan gambar disusun agar menjadi satu rangkaian gambar yang utuh. Mirip seperti permainan puzzle. Picture and Picture merupakan model pembelajaran kooperatif. Artinya, pembelajaran yang secara sadar dan sistematis mengembangkan interaksi yang saling asah, saling asih, dan saling asuh. Dalam metode ini siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, kemudian guru membagikan lembar kerja yang kemudian dikerjakan oleh masing –masing kelompok sebagai alat untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang telah diajarkan. Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovatif, kreatif dan menyenangkan.

Baca juga:   Laporan Praktikum Mampu Kembangkan Kemampuan Literasi Siswa

Setiap model pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Model Picture and Picture juga demikian. Kelebihannya antara lain: 1) Melatih anak berpikir logis dan sistematis. 2) Membantu siswa belajar berpikir berdasarkan sudut pandang suatu subjek bahasan dengan memberikan kebebasan siswa dalam praktik berpikir. 3) Mengembangkan motivasi untuk belajar yang lebih baik, dan 4) Siswa dilibatkan dalam perencanaan dan pengelolaan kelas.

Adapun kekurangannya antara lain: 1) Memakan banyak waktu. 2) Bisa terjadi kekacauan di kelas. 3) Ada siswa siswa tidak senang apabila disuruh bekerja sama dengan yang lain, dan 4) Dibutuhkan dukungan fasilitas, alat dan biaya yang memadai. Setelah model Picture and Picture penulis terapkan dalam pembelajaran, penulis mendapatkan hasil yang cukup memuaskan, di antaranya yaitu: 1) Hasil prestasi yang diperoleh siswa meningkat. 2) Siswa tertarik untuk mengikuti pelajaran. 3) Siswa menjadi aktif dan terarah dalam pembelajaran. Model pembelajaran Picture and Picture ini semoga bermanfaat dan menjadikan inspirasi bagi para guru dalam pelaksanaan KBM di sekolah masing – masing. (ti1/aro)

Guru SD Negeri Bakalan, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang

Author

Populer

Lainnya