Praktikum Virtual di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Sri Yuliani, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Sebelum ada pandemi Covid-19, kegiatan praktikum pada mata pelajaran biologi selalu dilakukan dilaboratorium sekolah dengan bimbingan guru. Setelah wabah Covid-19, sistem pendidikan pun mulai mencari suatu inovasi untuk proses kegiatan belajar mengajar. Terlebih adanya Surat Edaran No. 4 Tahun 2020 dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menganjurkan seluruh kegiatan di institusi pendidikan harus jaga jarak dan seluruh penyampaian materi akan disampaikan di rumah masing-masing.

Bagaimana praktikum yang merupakan aktifitas mengasah keterampilan dapat dilakukan secara daring/jarak jauh? Bagaimana pembelajaran dapat dicapai dengan aktifitas yang tidak real? Bagaimana mungkin, pengetahuan dan attitude bekerja dapat terbangun tanpa adanya interaksi secara langsung antara guru dan murid?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut sudah pasti muncul di benak hampir semua orang saat mendengar praktikum secara daring. Adalah sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelum adanya kejadian luar biasa pandemi Covid-19 ini.

Praktikum merupakan satu hal yang pokok dalam pembelajaran biologi, karena roh pembelajaran berbasis inkuiri ada di percobaan sebagai langkah untuk membuktikan hipotesis dengan mencari data-data sebagai input untuk membuat suatu kesimpulan ilmiah. Bukan hanya kumpulan pengetahuan tapi juga merupakan proses penemuan.

Baca juga:   Belajar IPA dengan Kolaborasi Pendekatan Interaktif dan TJ

Tujuan dari praktikum adalah membangkitkan motivasi belajar biologi bagi siswa, dapat mengembangkan keterampilan dasar melakukan eksperimen, dapat menjadi wahana belajar pendekatan ilmiah, dapat menunjang materi pelajaran. Kegiatan praktikum ini memberi kesempatan kepada siswa untuk membuktikan teori bahkan menemukan teori.

Praktikum virtual merupakan serangkaian alat-alat laboratorium yang berbentuk perangkat lunak/komputer berbasis multimedia interaktif yang operasikan dengan komputer dan mensimulasikan kegiatan di laboratorium seakan-akan pengguna pada laboratorium sebenarnya.

Praktikum virtual merupakan cara bagi guru untuk dapat menyampaikan materi pembelajaran di masa pandemi saat ini. Guru dan siswa berinteraksi secara virtual bisa melalui zoom atau google meet sebagai upaya memperlihatkan suasana praktikum. Guru harus menyiapakan alat dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum terlebih dahulu. Tujuan praktik virtual ini adalah untuk memahamkan siswa pada materi pembelajaran biologi secara riil.

Kegiatan belajar praktikum dengan cara virtual di tengah masa pandemi ini menjadi pilihan efektif bagi guru. Guru harus merancang pembelajaran berbasis virtual dengan baik dan tentunya menyenangkan. Membuat suasana santai, nyaman dan ramah media, dengan tujuan supaya siswa tertarik dan mengikuti penjelasan guru dengan fokus.

Kegiatan praktikum juga dirancang untuk mengembangkan keterampilan proses sains yang erat kaitannya dengan keterampilan bernalar dan memecahkan masalah dalam konteks pembelajaran biologi. Praktikum virtual, juga semakin memperkaya pengalaman siswa dengan hal-hal yang realistis.

Baca juga:   Meski Masa Pandemi, Belajar Biologi Tetap Ternikmati

Kegiatan praktikum virtual menggunakan google meet atau zoom dapat dilaksanakan dan diakses oleh semua siswa di rumah. Waktu sangat fleksibel sesuai yang telah ditentukan guru. Guru menjelaskan bahwa aktifitas praktikum dibuat dengan suasana menyenangkan, demi untuk melatih cara berpikir dan bersikap anak-anak (siswa) layaknya seorang ilmuan. Guru memberikan ruang ekspresi dan ruang eksplorasi dalam melakukan eksperimen sains sehari-hari,sehingga mereka terasah penalarannya.

Sebagai penguat kegiatan praktikum, guru juga harus menyiapkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), karena bukti ini tidak dapat terpisahkan dari kegiatan praktikum. LKPD menjadi penuntun bagi siswa dan guru dalam kegiatan praktikum. Guru sebaiknya mempersiapkan LKPD dengan baik. Instruksi dan tahapan aktivitas praktikum di dalam LKPD harus jelas menggambarkan pengetahuan dan keterampilan apa yang diakses. Sehingga memudahkan siswa untuk memahami dengan cepat. Jangan lupa akses keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dalam kegiatan praktikum. (kb4/lis)

Guru SMA Negeri 7 Surakarta

Author

Populer

Lainnya