Padukan Model dan Media Kartu Bergambar Jadikan Pembelajaran Efektif

Oleh : Umi Salamah S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MANUSIA memiliki kemampuan untuk selalu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Kemampuan manusia semakin bertambah dengan banyaknya pengalaman yang didapat. Belajar merupakan proses dimana manusia mencari pengalaman untuk terus bertahan hidup.

Menurut Burton (1984) dalam Siregar (2014: 4), belajar adalah proses perubahan tingkah laku pada diri individu karena adanya interaksi antara individu dengan lingkungannya sehingga mereka lebih mampu berinteraksi dengan lingkungannya.

Segenap kegiatan pendidikan diarahkan guna mencapai tujuan pembelajaran. Tetapi dalam kegiatan pembelajaran dihadapkan dengan sejumlah karakteristik siswa yang beragam. Seperti yang terjadi di kelas III SDN 02 Harjosari, Kecamatan Doro, dalam pembelajaran materi ciri-ciri makhluk hidup. Ada siswa yang dapat menempuh kegiatan belajarnya secara lancar. Ada pula 50 persen siswa yang mengalami berbagai kesulitan. Kesulitan belajar siswa ditunjukkan oleh adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar, sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan prestasi belajar yang dicapainya.

Kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh anak untuk mengembangkan agar pembelajaran selalu menarik. Maka penulis memberikan variasi dalam model dan media pembelajaran. Karena kemampuan pemecahan masalah merupakan aspek penting yang harus dikuasai oleh anak untuk pengembangan kognitif. Untuk melakukan penemuan melalui proses yang diharapkan pada peserta didik, maka pengembangan kemampuan pemecahan masalah dapat dilakukan langkah-langkah seperti yang dikemukakan oleh Polya dalam Susanto (2014:202) yaitu meliputi, memahami masalah, merencanakan masalah, melalui perhitungan, memeriksa kembali proses dan hasil.

Baca juga:   Menulis Surat Al-Kausar Jadi Mudah dengan Metode Think Talk Write

Bermain tebak gambar adalah aktivitas bermain yang menyenangkan menggunakan media gambar berupa tiruan barang (orang, binatang, tumbuhan, dan sebagainya) yang tertuang di atas kertas. Bermainnya dengan cara ditebak. Berikut adalah aturan bermain tebak gambar, pertama, guru akan memperlihatkan LKA yang akan digunakan dalam bermain tebak gambar. Kedua, kemudian anak harus menebak gambar dengan cara menghubungkan gambar yang sesuai, mencari gambar yang sama, menghitung gambar yang sama, dan mengingat kembali nama-nama binatang dan tanaman yang telah siswa pelajari.

Cara membuat kartu bergambar antara lain, pertama, bagilah karton duplek dengan bantuan pensil dan penggaris, menjadi kartu-kartu dengan ukuran panjang 24 sentimeter dan lebar 8 sentimeter lalu digunting. Kedua, untuk satu kartu terdiri atas dua buah duplek yang direkatkan, sehingga dua sisi masing-masing berwarna putih. Ketiga, sisi yang pertama diisi dengan gambar yang direkatkan dengan lem berikut tulisannya saja dari gambar tersebut. Keempat, tumulkan ujung-ujung kartu supaya tidak melukai mata atau bagian tubuh lainnya ketika dimainkan oleh anak-anak.

Baca juga:   Membunuh Kebosanan dengan Pendidikan Kecakapan Hidup

Banyak cara untuk menstimulasi kemampuan membaca. Salah satunya dengan mempergunakan kartu kata bergambar. Setelah penerapan dengan media kartu bergambar siswa akan lebih efektif belajarnya. Karena melihat visual akan sangat terbantu dengan media yang mempergunakan gambar. (pg2/ida)

Guru SDN 02 Harjosari, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya