Kembangkan Teks Fiksi Masa Pandemi melalui Konsep Quantum Learning

Oleh : Turakh Muningsih, S.Pd. SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Covid-19 telah membuat para guru, dan siswa berusaha menyesuaikan diri dilingkungan baru dalam pembelajaran. Belajar dari rumah atau pembelajaran jarak jauh (PJJ ) merupakan hal baru. Penyesuaian itu tidak hanya berlaku bagi guru, siswa, tetapi juga wali murid (orang tua), sehingga butuh strategi dalam pelaksanaan PJJ.

Strategi pembelajaran itu harus bisa membuat siswa gembira dan tidak tertekan, yaitu penerapan Quantum Learning (QL). Pembelajaran QL adalah kegiatan pembelajaran dengan suasana menyenangkan yang menuntut kebebasan, santai, menakjubkan dan menyenangkan. Karena itu, pembelajaran semacam itu sangat memerlukan guru yang ramah dan menyenangkan saat telekonferensi pada PJJ saat pandemi.

Salah satu syarat QL adalah guru yang memberikan rasa nyaman, itu tidak berarti guru harus tampan atau cantik. Perasaan nyaman akan berpengaruh positif terhadap perasaan siswa. Misalnya, mereka akan merasa betah dan tidak bosan mengikuti PJJ. Strategi pembelajaran itu merupakan salah satu strategi yang dapat meningkatkan pemahaman siswa serta menjadikan proses belajar lebih bermanfaat dan menyenangkan. Jika perasaan senang, bisa diharapkan siswa lebih mudah menerima pelajaran serta mengurangi kebosanan dan kejenuhan.

Baca juga:   Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis melalui Pembelajaran STEM

Beberapa teknik yang digunakan penulis, sebagai guru kelas SD Negeri 02 Majalangu, Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang saat PJJ bahasa Indonesia dalam KD, memahami teks fiksi, untuk membuat nyaman siswa saat telekonfrensi. Antara lain memberikan arahan kepada siswa untuk mengambil posisi yang nyaman saat PJJ dari rumah. Mereka bisa memasang musik latar di ruangan masing-masing. Disarankan musik akustik dengan volume pelan atau menggunakan vlog guru berisi materi yang akan dibahas untuk mempermudah penyampaian informasi kepada siswa.

Metode pemberian tugas PJJ kepada siswa tidak bersifat perintah dari guru, namun berupa ajakan. Ajakan itu bersifat bebas, yaitu bebas menggunakan metode atau aplikasi pembelajaran dalam daring, sehingga dapat memacu kreativitas dan tidak menyusahkan siswa.

Pemenuhan tujuan dalam pembelajaran Quantum Learning pada PJJ bahasa Indonesia dalam KD, memahami teks fiksi, dapat diakomodasi melalui berbagai media daring misalnya penggunaan Google Class Room, Zoom dan Google meet. Tentu dalam penggunaan media daring, masih banyak masalah yang harus diatasi, seperti kendala sinyal dan kuota. Namun dengan bantuan program kuota internal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharapkan dapat mengurangi masalah tersebut. Jadi PJJ pada masa pandemi ini dapat kebijakan secara menyenangkan.

Baca juga:   Belajar Energi dan Perubahannya melalui Pembelajaran Berbasis Proyek

Walau ada kelebihan dan kekurangan, pendidikan harus berjalan demi mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tidak mungkin membuktikan proses pendidikan tanpa solusi. Karena itu, guru dan siswa di SD Negeri 02 Majalangu Watukumpul harus melaksanakan PJJ sebaik mungkin, agar pendidikan tetap berjalan dengan baik dan tidak lupa berdoa semoga pandemi covid-19 segera berakhir. Sehingga pendidikan bisa berlangsung tatap muka seperti biasa. (pg2/lis)

Guru Kelas SD Negeri 02 Majalangu, Watukumpul, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya