Memahami Materi Ketenagakerjaan melalui Information Search

Oleh : Khusnul Khotimah, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Maka, pendidikan berperan penting bagi setiap individu untuk mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimilikinya mengingat zaman semakin berubah dan dipenuhi tantangan.
Sejak munculnya wabah Covid-19, semua kegiatan yang melibatkan banyak individu dihentikan dan dialihkan dengan cara WFH (Work From Home). Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona.

Pada pertengahan Maret 2020 kegiatan pembelajaran tatap muka di sekolah diliburkan dan dialihkan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau yang dikenal dengan daring.
Dengan kebijakan tersebut guru dituntut dapat menyesuaikan keadaan dengan tetap melakukan pembelajaran yang maksimal. Pembelajaran daring dilaksanakan secara virtual menggunakan aplikasi yang tersedia serta didukung jaringan internet. Tidak terikat ruang dan waktu.

Ada beberapa aplikasi yang dapat digunakan untuk berinteraksi antara guru dengan peserta didik di antaranya aplikasi WhatsApp group, Classroom, Zoom, Meet, Teams. Berdasar pengalaman penulis sebagai guru yang mengajar mata pelajaran ekonomi, tidak berbeda dengan pembelajaran tatap muka pada pembelajaran daring masih ada peserta didik yang kurang begitu bersemangat dalam mengikuti pembelajaran.

Baca juga:   Penggunaan Youtube dalam Pembelajar Hak Asasi Manusia

Karena kurangnya guru dalam melibatkan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Sebagai contoh guru menyampaikan materi di teams kemudian diberikan penugasan pertanyaan-pertanyaan dengan memilih jawaban yang sudah tersedia. Bagi peserta didik yang kurang dalam memahami materi yang dibahas akan memilih jawaban asal tanpa memperhatikan jawaban tersebut benar atau salah.
Berdasarkan pengalaman tersebut pada materi ketenagakerjaan, guru menggunakan metode information search. Metode information search merupakan metode pembelajaran yang menjadikan peserta didik terlibat dan menumbuhkan keterkaitan mereka pada topik yang dibahas.

Metode ini menghasilkan materi dan informasi bagi peserta didik karena dalam metode ini peserta didik diharuskan mempunyai atau mencari informasi dari berbagai media yaitu buku, surat kabar, artikel dan sumber informasi lainnya (Silberman, 2001).

Masa pandemi Covid-19 penggunaan information search tetap dapat dilakukan untuk pembelajaran daring. Peserta didik dapat menggali dan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan dengan memanfaatkan smartphone ataupun laptop. Sesuai kisi-kisi atau topik pembahasan yang telah dibagikan guru melalui google form. Menurut Bonwell (dalam Zaid, 2014) metode information search memiliki karakteristik sebagai berikut : pertama pembelajaran berpusat pada peserta didik. Peserta didik berperan lebih aktif dalam mengembangkan cara-cara belajar mandiri. Peserta didik berperan dalam perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses belajar.

Baca juga:   Belajar Senyawa Hidokarbon Menyenangkan dengan Mind Map

Kedua, guru membimbing dalam terjadinya pengalaman belajar. Guru merupakan salah satu sumber belajar yang memberikan peluang bagi peserta didik agar dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan sendiri melalui usaha sendiri. Dapat mengembangkan motivasi dalam dirinya, dan dapat mengembangkan pengalaman untuk membuat suatu karya.

Ketiga tujuan kegiatan pembelajaran tidak sekadar mengejar standar akademis. Kegiatan ditekankan untuk mengembangkan peserta didik secara utuh dan seimbang. Keempat pengelolaan kegiatan pembelajaran ditekankan pada kreativitas peserta didik dan memperhatikan kemajuan peserta didik untuk menguasai konsep-konsep dengan mantap.

Kelima penilaian dilakukan untuk mengukur dan mengamati kegiatan dan kemajuan peserta didik, serta mengukur keterampilan dan hasil belajar peserta didik.

Dengan metode information search dalam pembelajaran ekonomi materi ketenagakerjaan peserta didik lebih bersemangat. Karena ada keterlibatan dan keaktifan peserta didik dalam proses belajar mengajar sehingga hasil belajar dapat optimal. (pm1/lis)

Guru Ekonomi SMAN 1 Toroh, Kabupaten Grobogan

Author

Populer

Lainnya