Pembelajaran Interaktif Keberagaman Masyarakat Indonesia melalui Chennel YouTube

Oleh : Sus Setianingsih, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Aku bangga menjadi anak Indonesia, karena aku, kami, dan kita semua adalah satu yaitu Indonesia. Kalimat ini selalu terpatri pada setiap jiwa yang merasa sebagai warga negara Indonesia. Termasuk didalamnya siswa kelas IX yang bersekolah di SMP Negeri 5 Pemalang yang selalu bangga sebagai anak Indonesia.

Keanekaragaman perlu dipupuk dan dipelihara sehingga memperkaya budaya bangsa, memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Walaupun banyak perbedaan, namun ada hal yang menyangkut kepentingan bersama. Sehingga harus bersatu meninggalkan segala perbedaan demi terpenuhinya kebutuhan bersama.

Kesatuan berbangsa Indonesia, berarti keadaan yang merupakan satu keutuhan sebagai bangsa Indonesia. Keberagaman masyarakat Indonesia terdapat dalam KD. 3.4. menganalisis persatuan dalam keberagaman suku, agama, ras, antargolongan (SARA) dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Dan pada KD. 4.4 mendukung peran moderator penyelesaian masalah keberagaman suku, agama, ras, antar golongan (SARA) dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Menurut Kohnstamm dan Gunning, pendidikan merupakan pembentukan hati nurani manusia. Pendidikan ialah suatu proses pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai hati nurani.

Keberagaman masyarakat Indonesia meliputi perbedaan suku bangsa, adat istiadat, agama, bahasa, pandangan politik, dan golongan. Suku bangsa merupakan warisan sejarah bangsa. Persebaran suku bangsa dipengaruhi oleh faktor geografis, perdagangan laut dan kedatangan para penjajah di Indonesia.

Baca juga:   Meningkatkan Prestasi Belajar IPS melalui Pemberian Tugas sebelum Materi Diajarkan

Keanekaragaman budaya daerah seperti dari rumah adat, pakaian adat, senjata tradisional, alat musik tradisional, lagu-lagu daerah,tarian daerah, makanan khas tradisional, kerajinan khas daerah, upacara adat, dan sistem kekerabatan. Keanekaragaman yang lain adalah agama, pemerintah menetapkan dan mengakui agama-agama di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghucu.

Pembelajaran dipersiapkan guru menggunakan power point yang tersusun sesuai materi. Materi dibuat semenarik mungkin agar siswa tidak bosan mengikutinya. Siswa boleh memberikan komentarnya pada kolom komentar yang tersedia dalam channel YouTube pembelajaran. Agar siswa dapat mengemukakan pendapatnya secara terbuka. Di saat sekarang ini penulis sering mendengar keluhan siswa yang bosan tidak bisa bersekolah langsung. Karena pandemi Covid-19, terpaksa mereka harus belajar di rumah didampingi orang tua.

Usaha pembelajaran interaktif menggunakan YouTube dapat mengurangi kejenuhan siswa. Permasalahan lain adalah kendala jaringan. Guru tidak terlalu kaku dengan tagihan tugas belajar, jadi ada kelonggaran waktunya namun siswa tetap bertanggung jawab. Sesuai jadwal pembelajaran guru membagikan link dari channel YouTube sebelum pembelajaran dimulai melalui grup WA kelas.

Baca juga:   Keterampilan Berbicara Meningkat dengan Metode Talking Stick

Semua siswa memperhatikan waktu pembelajaran yang ditentukan, tetapi karena pembelajaran interakfif menggunakan channel YouTube dapat pula siswa akses pada beda waktu. Walaupun lewat dunia maya guru tetap memantau pembelajaran tersebut guru mempersiapkan presensi dalam google form. Keterlibatan siswa oleh guru selalu dicatat berapa persen per pertemuannya. Untuk menghidupkan kegiatan tersebut siswa boleh memberikan komentarnya pada channel YouTube yang dianggap perlu dan untuk menambah wawasan mereka.

Metode pembelajaran sebagai sebuah kerangka konseptual yang isinya sistematis dengan tujuan agar dapat menggambarkan prosedur dalam mengorganisasikan pengalaman belajar bagi para siswa dalam mencapai tujuan dari proses belajar (Soekamto dan Winataputra,1995:78).

Pembelajaran interaktif melalui channel YouTube, dimaksudkan siswa belajar mandiri dengan model baru dengan pengalaman yang berbeda. Terbiasa didampingi oleh guru dan belajar di dalam ruang kelas sekarang dilaksanakan di rumah masing-masing. Dari hasil pantauan presensi dan komennya di channel YouTube ada respon positif yang menunjang pembelajaran. Pembelajaran sukses dilaksanakan bagi siswa kami, di SMP Negeri 5 Pemalang. (ag1/lis)

Guru SMP Negeri 5 Pemalang

Author

Populer

Lainnya