Tataran Belajar Tematik Tepat Kelas Rendah dengan Pendekatan Nested

Oleh : Amalia Dona Siska, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendekatan tematik adalah suatu sistem pembelajaran yang menyatukan beberapa mata pelajaran yang dikaitkan/berpusat pada satu pokok permasalahan (tema). Sehingga terjadi kepaduan antara yang satu dengan yang lain dan dapat memberikan pengalaman belajar yang berarti bagi siswa. Pengalaman yang berarti tersebut ditunjukan dengan mampunya siswa menghubungkan antara konsep-konsep belajar yang telah dilakukannya dan dapat diwujudkannya/direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan tematik menekankan pada pembelajaran yang mengajak siswa untuk menemukan dan melakukan pengalaman belajarnya sendiri (learning by doing).

Pembelajaran tematik biasa diterapkan di SD karena karakteristik peserta didik yang masih memandang sesuatu secara holistik (menyeluruh), mereka belum meampu memilah-milah konsep dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini melukiskan cara berpikir anak yang deduktif yakni dari hal umum ke bagian-demi bagian.

Oleh karena itu pembelajaran tematik integratif menjadi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik di SD 02 Wringinagung kelas 4, terutama mata pelajaran tematik. Dikarenakan siswa dalam menerima materi masih suka bermain, tidak memperhatikan guru dan lain sebagainya. Sehingga berpengaruh pada hasil belajar yang kurang maksimal.

Baca juga:   Asyiknya Belajar Kisah Nabi Yusuf dengan Metode Picture and Picture

Usaha penulis untuk mengubah pembelajaran banyak ragam. Salah satunya adalah menerapkan pendekatan pembelajaran terpadu model Nested. Yakni model pembelajaran yang mengintegrasikan kurikulum di dalam satu disiplin ilmu secara khusus meletakkan fokus pengintegrasian pada sejumlah keterampilan belajar yang ingin dilatihkan oleh seorang guru kepada siswanya dalam suatu unit pembelajaran untuk ketercapaian materi pelajaran.

Atau model pembelajaran terpadu tipe Nested atau tersarang adalah integrasi desain guna memperkaya segala hal yang digunakan oleh guru supaya terlihat lebih terampil. Mereka tahu bagaimana untuk mendapatkan jarak tempuh yang paling efektif dari pelajaran apapun. Tapi, dalam pendekatan Nested untuk instruksi perencanaan diperlukan beberapa sasaran yang tepat untuk belajar siswa.

Menurut Majid (2014), pembelajaran tematik memiliki beberapa prinsip, yaitu sebagai berikut: pertama holistik. Suatu gejala atau peristiwa yang menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran tematik diamati dan dikaji dan beberapa bidang studi sekaligus, tidak dari sudut pandang yang terkotak-kotak. Kedua, bermakna. Pengkajian suatu fenomena dari berbagai macam aspek, memungkinkan terbentuknya semacam jalinan antar-skema yang dimiliki oleh siswa, yang pada gilirannya akan memberikan dampak kebermaknaan dari materi yang dipelajari. Ketiga otentik. Pembelajaran tematik memungkinkan siswa memahami secara langsung konsep dan prinsip yang ingin dipelajari. Keempat aktif. Pembelajaran tematik dikembangkan dengan berdasar pada pendekatan inquiry discovery dimana siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga proses evaluasi.

Baca juga:   Outdoor Study Tingkatkan Pemahaman Materi PAI pada Siswa

Dengan penerapan pendekatan nested peserta didik mampu berpikir dan bekerja sama dalam suatu mata pelajarannya. Dan dapat mengintegrasikan kecakapan berbicara misalnya pada 4 bidang konsep yang terpadu, maka siswa akan dengan mudah menguasai mata pelajarannya sebagai suatu kegiatan yang terstruktur. (pg2/lis)

Guru Kelas IV SDN 02 Wringinagung, Kec. Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya