Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan Memanfaatkan MT di Masa Pandemi

Oleh : Rudianto, S.Pd. SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Fleksibilitas bagi satuan pendidikan untuk menentukan kurikulum yang sesuai kebutuhan pembelajaran peserta didik agar mendapatkan haknya untuk tetap bisa belajar selama masa pandemi Covid-19 merupakan tujuan pembelajaran jarak jauh.

Proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ada tiga model. Yaitu luring, daring (online), dan terpadu (blended). Kebijakan pembelajaran daring tersebut dilaksanakan selama pandemi Covid-19.

Perubahan pendidikan yang dinamis mulai beralih pada integrasi pengetahuan pedagogi, pengetahuan konten, dan pengetahuan teknologi yang mulai diterapkan dalam pembelajaran. Integrasi ini menciptakan pengetahuan Konten Pedagogis Teknologi (KPT).

Mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan merupakan upaya memfasilitasi pembelajaran dan meningkatkan kinerja dengan cara menciptakan, menggunakan/memanfaatkan, dan mengelola proses dan sumber-sumber teknologi yang tepat (AECT, 2004).

Model PJJ daring yang banyak digunakan adalah dengan WA grup. Faktor sosial ekonomi masyarakat menjadi pertimbangan utama yang mendasarinya. Daya dukung teknologi juga perlu terus ditingkatkan kualitasnya, sebagaimana fasilitas yang digunakan perusahaan-perusahaan penyedia konten (Harnani Sri, 2020). Model pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik mempunyai peranan yang penting dalam keberhasilan pendidikan. Pendidik harus senantiasa memilih dan menerapkan model yang tepat sesuai dengan pokok bahasan yang diajarkan (Situmorang Adi S. dkk., 2020).

Baca juga:   Mudahnya Belajar Ilmu Tajwid dengan Matching Card

Salah satu masalah yang sering terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah lemahnya proses pembelajaran ditandai dengan siswa kurang bersemangat atau kurang termotivasi dalam proses belajar mengajar atau yang disebut penurunan minat belajar, sehingga mengakibatkan proses berpikir semakin menurun. Kondisi proses berpikir yang semakin menurun akan mengakibatkan proses penyelesaian masalah peserta didik semakin rendah (Sianipar Linda, 2017; Siahaan Friska, 2018; Situmorang Adi S. dkk., 2019).

Indikator minat ada empat. Yaitu pertama perasaan senang. Seorang siswa yang memiliki perasaan senang atau suka terhadap suatu mata pelajaran, maka siswa tersebut akan terus mempelajari ilmu yang disenanginya.

Kedua, ketertarikan siswa. Berhubungan dengan daya gerak yang mendorong untuk cenderung merasa tertarik pada orang, benda, kegiatan atau bisa berupa pengalaman afektif yang dirangsang oleh kegiatan itu sendiri. Ketiga perhatian siswa. Perhatian merupakan konsentrasi atau aktivitas jiwa terhadap pengamatan dan pengertian, dengan mengesampingkan yang lain dari pada itu.

Keempat keterlibatan siswa. Ketertarikan seseorang akan suatu objek yang mengakibatkan orang tersebut senang dan tertarik untuk melakukan atau mengerjakan kegiatan dari objek tersebut (Situmorang Adi S. dkk., 2019).

Setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan Microsoft 365 KWK Warungpring beberapa waktu lalu, penulis melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan Microsoft Teams for Education yang merupakan salah satu media pembelajaran online di dalam microsoft 365.

Baca juga:   Serunya Belajar Bilangan dengan Media Papan Perjalanan

Microsoft Teams (MT) adalah sarana menyatukan percakapan, konten, penugasan, dan aplikasi di satu tempat, memungkinkan guru menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Microsoft Teams memungkinkan siswa dan guru tetap berkomunikasi dan saling membantu menggunakan percakapan, dan merasa seperti bertemu langsung. Sama seperti di ruang kelas, guru dapat menggunakan aplikasi dan fungsi tim untuk mendukung cara mereka bekerja terbaik (Tim Office 365, 2020).

Sebagian besar anak terlihat antusias dan termotivasi ketika melaksanakan kegiatan baru yang dilakukan sendiri. Siswa banyak bertanya apa yang akan dilakukan selanjutnya setelah menyelasaikan kegiatan, anak-anak juga aktif dan bersemangat ketika dihadapkan pada kegiatan yang baru. Siswa menjadi senang dan lebih bersemangat dalam mengikuti PJJ daring yang berdampak hasil belajar siswa pun meningkat. Tetapi kegiatan ini adalah variasi pembelajaran di masa pandemi untuk mengurangi kejenuhan anak mengingat faktor sosial ekonomi masyarakat setempat. (pg2/lis)

Guru SD Negeri Karangdawa, Kec. Warungpring, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya