Pembelajaran Daring Tingkat SD di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Moch. Wildan Ubaidillah, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDIDIKAN di era revolusi industri sekarang ini memiliki pengaruh yang sangat berarti dalam perkembangan pembelajaran di sekolah. Revolusi tersebut menggeser cara belajar siswa dan guru dari yang bersifat analog menuju ke multi media. Berbagai macam media digunakan untuk mendukung proses pembelajaran baik di kelas nyata maupun di kelas nyata. Untuk kelas maya dalam tingkatan sekolah dasar jarang sekali digunakan mengingat karakteristik siswa SD masih dalam taraf operasional konkrit. Selain itu sarana untuk membentuk kelas maya masih belum memadai untuk melakukan pembelajaran. Pembelajaran kelas nyata lebih dominan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.

Kelas nyata dinilai lebih efektif untuk melakukan seluruh proses pembelajaran dan sosialisasi dengan warga sekolah. Namun dengan mewabahnya virus corona yang sudah hampir setahun dan berbagai larangan terkait dengan penyebaran virus yang berbahaya itu maka pembelajaran mau tidak mau harus dilaksanakan di rumah. Pola pembelajaran tersebut artinya pembelajaran yang dilakukan dengan cara jarak jauh atau yang disebut PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) antara guru dan siswa. Pembelajaran jarak jauh dapat dilaksanakan salah satunya dengan menggunakan internet atau disebut daring. Dan pada jenjang sekolah dasar khususnya di kelas VI SDN 02 Purwoharjo hal itu merupakan fenomena yang baru dalam pembelajaran selama ini.

Baca juga:   Pembelajaran Tematik dengan Permainan Ular Tangga

Pembelajaran model daring merupakan sebuah tantangan baru bagi guru untuk mengimplementasikan kepada siswa. Kemampuan guru dalam bidang teknologi harus lebih ditingkatkan supaya bisa memberikan pelayanan pembelajaran kepada siswa-siswanya. Kreativitas guru dalam hal ini dibutuhkan agar mampu memberikan pelajaran yang mudah, menarik dan memotivasi siswa untuk terus aktif dalam pembelajaran. Rancangan pembelajaranpun harus disesuaikan dengan tingkat kelas sehingga pembelajaran daring tidak memberatkan siswa dan orang tua. Untuk itu guru harus dapat memanfaatkan aplikasi-aplikasi dalam membuat tugas, salah satunya yang dapat digunakan yaitu google form.

Dalam pembelajaran daring, guru harus bekerja sama dengan pihak orang tua di rumah. Kerja sama dilakukan untuk saling memberi motivasi kepada siswa selama pembelajaran daring di rumah. Pemantauan secara langsung menjadi tanggungjawab orang tua sepenuhnya. Sementara itu, guru melakukan pemantauan keaktifan siswa dari tugas-tugas yang dikirimkan baik yang berbentuk foto maupun file. Proses pembelajaran jarak jauh dapat menjadi sebuah wahana penggalian karakter siswa di dalam implementasi Kurikulum 2013. Beberapa karakter yang bisa digali antara lain tanggung jawab, kreativitas, mandiri serta peduli lingkungan. Pembelajaran daring di rumah juga dapat memberikan efek positif terhadap dunia pendidikan walaupun penerapannya tergolong masih baru. Daring dapat memberikan keleluasaan bagi guru untuk berinovasi dalam bidang teknologi yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Sementara itu, siswa dapat mengenal pola pembelajaran maya. Dengan memanfaatkan pembelajaran daring maka belajar dapat di mana saja dan kapan saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Baca juga:   Discovery Learning dengan Media Puzzle Kehidupan 2 Zaman

Belajar dalam jaringan atau daring membutuhkan beberapa perangkat antara lain jaringan internet, hp android, laptop dan kuota/pulsa. Perangkat tersebut harus disiapkan terlebih dahulu agar pembelajaran berlangsung sesuai dengan tujuan. Sebelum pembelajaran dimulai, guru harus memastikan perangkat tersebut telah dimiliki siswa agar nantinya tidak terjadi salah persepsi. Komunikasi antaraguru, siswa serta orang tua terlebih dahulu dibangun untuk mendiagnosa hambatan-hambatan yang kemungkina terjadi nantinya. Pembaharuan dalam pembelajaran merupakan suatu tantangan bagi guru untuk dapat melayani siswa sebaik-baiknya. Pembelajaran jarak jauh dengan model daring merupakan wujud cara belajar di masa kini, di masa pandemi Covid 19. Apabila ada kesulitan-kesulitan yang nantinya muncul itu akan menjadi sebuah tantangan bagi guru, siswa maupun orang tua untuk menyiapkan generasi mandiri dalam membangun bangsa yang lebih maju lagi. (pg2/zal)

SDN 02 Purwoharjo, Pemalang

Author

Populer

Lainnya