Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Inggris melalui Lagu

Oleh : Roma Eka Supriyati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Membuat anak jatuh hati pada Bahasa Inggris hingga membuat mereka kecanduan untuk menggunakannya dalam percakapan sehari-hari bukanlah hal yang mudah. Banyak kendala yang ditemui oleh guru dalam pengajaran Bahasa Inggris di sekolah. Begitu pula dengan saya yang mengajar di sebuah SMK di sisi selatan kota Wonogiri, tepatnya kelas XII, SMKN 1 Giritontro. Membuat siswa tertarik adalah sebuah trik awal mengikat hati dan perhatian siswa dalam berbahasa Inggris. Masalah yang dihadapi oleh hampir sebagian besar siswa saya adalah adanya beban ketika belajar, banyak yang merasa tertekan dan menganggap bahwa Bahasa Inggris itu sulit dan tidak mengasyikan karena harus berhadapan dengan banyak rumus kalimat dan tenses.

Guru harus berusaha mau dan mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan (joyfull learning). Dalam Heppy (2011) Dave Meier mengatakan bahwa belajar menyenangkan (joyfull learning) adalah sistem pembelajaran yang berusaha untuk membangkitkan minat, adanya keterlibatan penuh, dan terciptanya makna, pemahaman, nilai yang membahagiakan pada diri siswa. Pemilihan metode belajar yang tepat juga menjadi salah satu faktor penentu dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menciptakan suasana belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan adalah dengan menggunakan music/lagu sebagai media belajar. Brewster, Ellis, & Girard (1992) juga menambahkan bahwa lagu merupakan strategi yang ideal untuk belajar bahasa karena di dalam lagu terdapat pengulangan-pengulangan kosakata dan struktur bahasa serta irama yang dapat meningkatkan ketertarikan siswa dalam belajar. Alunan musik dan lirik yang terpadu indah mampu mempengaruhi suasana hati pendengarnya.

Baca juga:   Belajar Integrasi Nasional Asyik melalui Metode Snowball Throwing

Kemudian bagaimana mengemas pembelajaran menggunakan musik/lagu dalam proses belajar mengajar? Langkah yang saya lakukan di kelas, yang pertama, menebak kosakata yang hilang dalam lirik lagu. Tahapan ini melatih kemampuan listening serta writing siswa. Guru membagikan selembar kertas berisi lirik lagu dengan bagian-bagian yang sengaja dikosongkan. Kemudian guru memutarkan lagu selama beberapa kali dan meminta siswa mendengarkan lagu sembari mengisi lirik yang kosong sesuai dengan kosakata yang mereka dengar.

Kedua, menuliskan lirik lagu yang hilang. Siswa diminta maju untuk menuliskan lirik lagu yang hilang sedangkan siswa yang lain diminta untuk mengecek. Setelah itu siswa diajak untuk mendengar kembali lagu sembari mengecek spelling dari kata-kata yang hilang dalam lirik lagu tersebut. Kata yang salah tidak langsung dibetulkan oleh guru, akan tetapi ditawarkan kepada siswa lain. Apabila masih belum benar, maka guru bisa membantu dengan cara memberikan clue, pancing siswa untuk meningkatkan kemampuan melogika mereka atau perbolehkan siswa menggunakan alat bantu seperti google translate dalam sesi ini. Rasa keingintahuan yang besar terhadap lirik yang hilang mampu meningkatkan antusiasme siswa untuk lebih meningkatkan vocabulary (kosakata) mereka.

Baca juga:   STAD Solusi Mengajar Sejarah Islam

Ketiga, meminta siswa menyanyikan lagu tersebut. Tahap ini bisa menjadi sarana untuk melatih kemampuan siswa melafalkan kosakata sekaligus membangun kepercayaan diri siswa untuk berbicara di depan kelas. Pada tahap ini guru meminta siswa menyanyi bersama dengan disertai gerakan sesuai alunan musik sehingga suasana pembelajaran menjadi menyenangkan.

Musik/lagu bisa menjadi sumber belajar yang baik dan menyenangkan. Setelah saya menggunakan media ini, sebagian besar siswa saya mulai timbul ketertarikan dan hasrat belajar dalam menggunakan bahasa Inggris secara lisan. Jangan lupa berikan reward sederhana berupa pujian kepada siswa atas apa yang telah mereka kerjakan. Jangan langsung menyalahkan, sehingga siswa merasa nyaman dan tidak takut membuat kesalahan. Dengan demikian target belajar yang telah guru tetapkan akan bisa tercapai. (ipa1/ton)

Guru Bahasa Inggris SMK N 1 Giritontro Wonogiri

Author

Populer

Lainnya