Belajar PAI Lebih Mengena dengan Pengalaman Sendiri

Oleh: Anisaroh, S. Ag

spot_img

RADARSEMARANG.ID, PENDEKATAN dalam pendidikan Islam merupakan suatu proses, perbuatan dan cara mendekati. Peserta didik dan mempermudah pelaksanaan pendidikan Islam itu sendiri. Metode pembelajaran merupakan cara atau tekhnik pengkajian behan pelajaran yang akan digunakan oleh guna saat pengkajian bahan pelajaran, baik secara individual maupun kelompok. Dalam proses pembelajaran yang berlangsung pasti akan didukung oleh metode dan pendekatan system dalam pembelajaran, karena apabila sudah menggunakan kedua system diatas maka komponen-komponen pendidikan akan berjalan dengan baik, khususnya pendidikan Islam baik secara efektif dan efisien. Dalam pembelajaran metode dan pendekatan tidak bisa dipisahkan karena kedua unsure ini merupakan alat dan cara yang digunakan untuk menunjang kelancaran pendidikan.

Hasil pengamatan menunjukkkan peserta didik SDN Proto dari kelas 1-6 menurunnya hasil belajar siswa. Dikarenakan malas belajar, terlalu santai dalam mengikuti pelajaran. Sehingga penulis menerapkan Pendekatan Pengalaman yang bertujuan mengarahkan keberhasilan belajar dan memberi kemudahan kepada peserta didik untuk belajar berdasarkan minat siswa.

Pendekatan pengalaman ini merupakan pemberian pengalaman keagamaan kepada peserta didik dalam rangka penanaman nilai-nilai keagamaan. Dengan pendekatan ini peserta didik diberi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman keagamaan baik secara individual maupun kelompok. Dalam pembelajaran ibadah misalnya, guru atau pendidik akan menemui kesulitan yang besar apabila mengabaikan pendekatan ini. Peserta didik harus mengalami sendiri ibadah itu dengan bimbingan gurunya. Belajar dari pengalaman jauh lebih baik dari pada hanya sekedar bicara, tidak pernah berbuat sama sekali. Pengalaman yang dimaksud disini tentunya pengalaman yang bersifat mendidik. Memberikan pengalaman yang edukatif kepada peserta didik diarahkan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan.

Baca juga:   Membuat Media Pembelajaran Menarik Sepanjang Masa

Menurut Hoover (1974), mentakrifkan pembelajaran berasaskan pengalaman adalah wujud apabila individu terbabit terlibat secara kognitif, afektif dan bertindak memproses pengetahuan, kemahiran dan sikap di dalam situasi pembelajaran yang dikategorikan sebagai penglibatan aktif pada tahap yang tinggi. Persatuan Pendidikan. Menurut Hamalik (dalam Fathurrohman 2015: 136-137), mengungkapkan beberapa hal yang harus diperhatikan dalam model pembelajaran experiental learning adalah sebagai berikut : Pertama, Guru merumuskan secara saksama suatu rencana pengalaman belajar yang bersifat terbuka (open minded) mengenai hasil yang potensial atau memiliki seperangkap hasil-hasil tertentu. Kedua, Guru harus bisa memberikan rangsangan dan motivasi pengenalan terhadap pengalaman. Ketiga, Siswa dapat bekerja secara individual atau bekerja dalam kelompok- kelompok kecil atau keseluruhan kelompok di dalam belajar berdasarkan pengalaman. Keempat, Para siswa ditempatkan didalam situasi-situasi nyata pemecahan masalah. Kelima, Siswa aktif berpartisipasi didalam pengalaman yang tersedia, membuat keputusan sendiri, menerima konsekuensi berdasarkan keputusan tersebut. Keenam, Keseluruhan kelas menyajikan pengalaman yang telah dipelajari sehubung dengan mata ajaran tersebut untuk memperluas belajar dan pemahaman guru melaksanakan pertemuan yang membahas bermacam- macam pengalaman tersebut.

Baca juga:   Permudah Pahami Teks Anekdot dengan Media Animasi

Pendekatan dalam pendidikan Islam merupakan suatu cara untuk mempermudah dalam kelangsungan belajar mengajar. Dengan penerapan pendekatan Pengalaman di SDN Proto maka hasil belajar meningkat, begitu juga dapat meningkatkan kesadaran akan rasa percaya diri. (ce2.2/zal)

Guru SDN Proto, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya