Peran IT pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19

Oleh : Pujiyati, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Model pembelajaran daring merupakan saran dan aturan dari pemerintah sebagai alternatif saat ini yang dapat dipilih di masa pandemi. Model ini berguna memutus rantai penyebaran Covid-19 sehingga tidak mengesampingkan peserta didik dalam mendapatkan haknya untuk belajar dan menuntut ilmu.

Peran teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran daring sangatlah banyak sekali, salah satunya sebagai media guru untuk memberikan materi dan memberikan tugas kepada siswa. Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi membuat proses pembelajaran daring atau online menjadi sangat mudah karena banyaknya aplikasi dan platform belajar online khususnya untuk pembelajaran sehingga menunjang proses pembelajaran daring ini. Aplikasi-aplikasi tersebut dan paling populer diantaranya WhatsApp, YouTube, Zoom, Google Classroom, Quizizz dan masih banyak lagi aplikasi atau platform pembelajaran online lainnya.

Teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 di SDN 03 Bongas Kecamatan Watukumpul berperan sebagai media atau sarana guru untuk menyampaikan materi dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Selain sebagai media dan sarana untuk menyampaikan materi dan melakukan kegiatan belajar mengajar, teknologi informasi dan komunikasi berperan sebagai media komunikasi dan konsultasi antara guru dengan siswa dan guru dengan orang tua. Teknologi informasi dan komunikasi juga berperan sebagai sumber belajar bagi guru, siswa dan orang tua siswa untuk dapat menambah wawasan dan pengetahuan dengan memanfaatkan fasilitas internet dengan bantuan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Baca juga:   Mengembangkan Kemampuan Manajemen Waktu dengan Teknik Kontrak Perilaku

Media (aplikasi) teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan guru dan orang tua siswa pada proses pembelajaran daring di SDN 03 Bongas Kec. Watukumpul di masa pandemi Covid-19 ini adalah aplikasi WhatsApp Group, Zoom Cloud Meeting dan YouTube, untuk menyampaikan berbagai materi berupa video pembelajaran, video call dan penyampaian materi dalam bentuk pesan teks, serta untuk berkomunikasi antara guru, siswa dan orang tua siswa.

Kemajuan teknologi informasi yang sudah sangat maju ini bisa menghubungkan siswa dengan guru melalui berbagai aplikasi yaitu E-learning, Whatsapp Group, Google Class, Google Doc atau Google Form, dan Zoom. Jadi perkembangan teknologi memang sangat membantu proses pembelajaran daring, namun kemajuan tersebut tidak akan berjalan maksimal apabila terdapat kendala seperti jaringan internet yang kurang memadai untuk mengakses berbagai aplikasi dan kualitas sumber daya manusia sebagai operator dalam memahami penggunaan teknologi ini akan membantu kesuksesan pembelajaran. Solusi atas permasalahan ini adalah pemerintah harus memberikan kebijakan dengan membuka gratis layanan aplikasi daring bekerjasama dengan penyedia internet dan aplikasi untuk membantu proses pembelajaran daring ini. Bagi sekolah perlu untuk melakukan bimbingan teknik (bimtek) online proses pelaksanaan daring dan melakukan sosialisasi tentang tata cara pelaksanaan pembelajaran daring. (ag1/ton)

Baca juga:   Fungsi Manajerial dan Supervisor Kepala Sekolah di Era New Normal

Guru SDN 03 Bongas Kec. Watukumpul Kab. Pemalang

Author

Populer

Lainnya