Gadget sebagai Media Literasi Membaca di SD

Oleh : Sri Wahyuningsih, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Gadget merupakan perangkat media elektronik yang memiliki beragam fungsi dan kegunaan. Saat ini gadget memang sudah menjadi bagian dari kehidupan, bahkan gaya hidup manusia. Jenis gadget yang tersedia saat ini cukup banyak, beberapa diantaranya yaitu telepon seluler, smartphone, desktop PC (komputer), tablet dan laptop/netbook PC.
Manfaat dan kegunaan dari gadget sendiri juga sudah banyak diketahui manusia, seperti menelpon, merekam gambar, merekam suara, memutar video, memutar musik, mengakses internet, mengolah data, dan lain sebagainya.

Di era masa pandemi Covid-19 guru melaksanakan proses pembelajaran dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan gadget sebagai medianya, baik melalui grup WhatsApp, Google Classroom/ Google Form, hampir semua siswa mampu menggunakan untuk menunjang proses pembelajaran saat ini yang dilakukan oleh siswa SD Negeri 01 Wringnagung Kecamatan Doro Kabupaten Pekalongan. Di samping itu gadget bisa digunakan sebagai media literasi dan bagaimana cara mengajarkan ke siswa baik diterapkan di kelas rendah maupun dikelas tinggi.

Gadget adalah sebuah istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yang artinya perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus. Salah satu hal yang membedakan gadget dengan perangkat elektronik lainnya adalah unsur “kebaruan”. Artinya, gadget selalu muncul dengan menyajikan teknologi terbaru yang membuat hidup manusia menjadi lebih praktis. Menurut Garini dalam Rohman (2017:27),“gadget sebagai perangkat alat elektronik kecil yang memiliki banyak fungsi”. Gadget (smartphone) memiliki banyak fungsi bagi penggunanya sehingga dinilai lebih memudahkan.

Baca juga:   Tingkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Model Bangun Ruang

Upaya untuk menumbuhkan minat membaca siswa yang sebelumnya secara konvensional yang dilakukan di perpustakaan beralih secara digital melalui gadget yang dimiliki karena mudah dan praktis dibawa kemana saja. Pemanfaatan gadget sebagai barang pintar digunakan untuk membuka materi literasi apa yang diajarkan baik literasi berupa teks informasi atau tek fiksi.

Dengan membaca kita dapat menambah pengetahuan dan wawasan yang mampu mendukung untuk meningkatkan kecakapan hidup dimasa mendatang salah satunya melalui literasi.

Menurut Kemendikbud (2016:2) literasi adalah kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai aktivitas, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan berbicara. Literasi membaca termasuk dalam kompetensi yang paling mendasar literasi baca dan tulis adalah pengetahuan dan kecakapan untuk membaca, menulis, mencari, menelusuri, mengolah, dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan teks tertulis untuk mencapai tujuan, mengembangkan pemahaman dan potensi, serta untuk berpartisipasi di lingkungan sosial.
Pada tingkat SD terdapat 3 level pembelajaran dalam literasi yaitu level pembelajaran 1 untuk kelas 1 dan 2, level pembelajaran 2 untuk kelas 3 dan 4, dan level pembelajaran 3 untuk kelas 5 dan 6. Contoh penerapan literasi membaca dengan gadget di kelas 6 antara lain guru memberikan teks bacaan melalui grup WhatsApp atau Google Form dengan cara memindai bacaan tersebut, kemudian guru memberikan 3-4 soal sesuai dengan bacaan untuk dikerjakan siswa dan hasilnya ditulis langsung di WhatsApp tersebut kemudian kirim japri pada gurunya.

Baca juga:   Pembelajaran Indahnya Negeriku Mudah dengan Pendekatan Inquiry

Untuk pembelajaran literasi membaca secara lisan guru menggunakan Google Meet dalam memberikan bacaan, siswa disuruh membuka salah satu bacaan dari buku kemudian membaca secara nyaring sedangkan siswa lain mendengarkan dan guru menilai.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa gadget mempunyai peran besar dalam meningkatkan literasi membaca siswa terutama dalam masa pandemi. (kb4/lis)

Guru Kelas VI SDN 01 Wringinagung, Kec.Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya