Tutor Sebaya Meningkatkan Hasil Belajar PPKn selama Pandemi Covid-19

Oleh : Dra. Sri Endah Mustikowati

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pandemi Corona Virus Disease tahun 2019 ( Covid-19 ) di Indonesia telah meluas diberbagai wilayah. Pemerintah memberlakukan kebijakan social distancing guna memutus mata rantai covid 19. Tujuan kebijakan social distancing ini untuk membatasi kegiatan tertentu agar masyarakat tidak bergerombol/berkerumun.

Kebijakan social distancing berimbas pada hampir seluruh sektor kehidupan masyarakat, termasuk sektor pendidikan. Pemerintah melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim memutuskan untuk memindahkan proses pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring menuntut pendidik untuk mampu berkreasi dan berinovasi dalam melaksanakan pembelajaran.

Untuk meningkatkan hasil belajar PPKn di SMP Negeri 3 Kendal, pendidik menerapkan metode pembelajaran tutor sebaya. Metode pembelajaran tutor sebaya (peer teaching) adalah suatu strategi pembelajaran kooperatif dimana rasa saling menghargai dan mengerti dibina diantara peserta didik yang bekerjasama. Tutor sebaya (peer teaching) ini memudahkan belajar, peserta didik berpartisipasi aktif dan dapat memecahkan masalah bersama – sama, sehingga pemerataan pemahaman terhadap materi pembelajaran yang diberikan dapat tercapai. Kelebihan metode pembelajaran ini, peserta didik menjadi subyek pembelajaran, peserta didik dijadikan sumber belajar atau tutor bagi teman-temannya. Melalui metode pembelajaran ini, tutor sebaya melakukan pengulangan kembali materi yang telah disampaikan pendidik pada teman – temannya sehingga menjadi lebih paham.

Baca juga:   Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Media Vocabulary Card

Adapun langkah – langkah metode pembelajaran tutor sebaya adalah sebagai berikut; (a) memilih materi, (b) membagi peserta didik menjadi kelompok – kelompok kecil, (c) setiap kelompok diberi tugas mempelajari satu sub materi, (d) memberi waktu yang cukup pada kelompok – kelompok tersebut, (e) tiap kelompok menyampaikan sub materi, (f) memberi simpulan. Sebagai contoh, bila tiap kelas ada 32 peserta didik , kita bagi menjadi 6 kelompok, masing – masing kelompok terdiri 5 – 6 peserta didik, dari masing – masing kelompok tersebut kita ambil 1 tutor sebaya , 6 tutor sebaya ini kita jelaskan satu sub materi, selanjutnya turor sebaya akan kembali pada kelompoknya masing – masing dan menjelaskan tentang sub materi yang telah dipahaminya.

Untuk mengawal pembelajaran tutor sebaya ini, pendidik melakukan home visit pada tiap kelompok belajar, sehingga jika tutor sebaya mengalami kesulitan, pendidik dapat membantu proses pembelajaran tutor sebaya ini. Kemudian pendidik memberikan evaluasi agar dikerjakan secara bersama – sama dalam kelompok tadi. Tutor sebaya bertugas mengkoordinir tugas teman – temannya dan mengumpulkannya pada pendidik. Pendidik dapat mengevaluasi kinerja 6 tutor sebaya yang ditunjuk serta menanyakan kesulitan dan kendala yang dialaminya.

Baca juga:   Metode Demonstrasi Efektif Tingkatkan Hasil Belajar Alquran

Pada masa pandemi covid-19, metode pembelajaran tutor sebaya dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar PPKn, karena kelebihan metode pembelajaran ini adalah bagi peserta didik yang malu atau bertanya pada pendidik, dapat dengan leluasa bertanya pada tutor sebaya, begitu juga untuk tutor sebaya, mereka dapat meningkatkan tanggungjawab dan kepedulian terhadap teman – temannya. (lbs2/ton)

Guru PPKn SMP N 3 Kendal

Author

Populer

Lainnya