Pengaruh Penggunaan Media Pendidikan pada Pembelajaran Daring

Oleh : Edi Supardi S.Pd.I

spot_img

RADARSEMARANG.ID, MEDIA pendidikan merupakan suatu alat bantu yang digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar, untuk meningkatkan pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal. Kata media berasal dari bahasa latin, merupakan bentuk jamak dari medium yang secara harfiah berarti perantara.

Istilah media bisa diartikan sebagai bentuk dan komunikasi cetak dan audiovisiual serta teknologi komunikasi lainnya. Menurut Wilbur Schrom, media sebagai teknologi informasi yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Agam dan Budi Pekerti (PABP) di SDN 02 Doro materi “Istiqomah Dalam Perilaku Terpuji“ pada kelas 1. Guru harus mempersiapkan beberapa intrumen pembelajaran, termasuk di dalamnya media pembelajaran. Pemilihan media pembelajaran ini yang akan membuat pembelajaran menjadi lebih efektif.

Media merupakan wadah dari pesan yang oleh sumbernya akan diteruskan kepada sasaran penerima pesan. Materi yang disampaikan merupakan pesan pengajaran dan tujuan yang ingin dicapai. Dalam hal ini, guru harus mampu memilih media pembelajaran yang tepat. Yang lebih penting lagi, guru bisa mendesain media pembelajaran sendiri.

Pada mulanya media pendidikan hanya berfungsi sebagai alat bantu dalam proses belajar mengajar. Sekarang media pembelajaran merupakan suatu keharusan dalam tiap pembelajaran. Sehingga semakin menarik dan mudah dipahami oleh siswa.

Baca juga:   Revitalisasi Peran Komite Sekolah dalam Mencapai Kemajuan Sekolah

Kegiatan pembelajaran PABP pada materi Istiqomah Dalam Berperilaku Terpuji adalah sebagai berikut, pertama, guru mengucapkan salam kepada peserta siswa melalui grup WA, dilanjutkan dengan guru memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pembelajaran sebagai bahan apersepsi anak sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran. Kedua, guru menyampaikan kepada siswa tentang KD yang hendak dicapai dalam kegiatan pembelajaran dan intrumen penilaian yang akan digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Ketiga, guru memberikan media pembelajaran di grup WA berupa video pembelajaran yang telah dipersiapkan sebelum kegiatan pembelajaran ini. Siswa harus menyimak video yang telah dikirim guru dari awal hingga akhir video pembelajaran. Keempat, setelah siswa memutar video pembelajaran, dilanjutkan dengan guru memberikan tugas kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang ada pada video pembelajaran dan dikumpulkan sebagai evaluasi pembelajaran. Apakah pembelajaran PABP pada materi Istiqomah Dalam Berperilaku Terpuji tercapai/belum.

Menurut R Rahardjo (1998) menyebutkan beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam memilih media. Pertama, harus ada kejelasan tentang maksud dan tujuan pemilihan media tersebut. Media pembelajaran ini harus mudah digunakan dan mudah diterima oleh siswa. Media pembelajaran harus selalu mengikuti perkembangan zaman. Kedua, media harus bersifat familiaritas artinya guru harus mengenal sifat dan ciri media yang akan dipilih itu dengan baik. Terakhir, guru harus mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik. Ketiga, guru harus mampu memperbandingkan sejumlah media yang akan dipilih. Ini dikarenakan pemilihan media, pada dasarnya merupakan proses mengambil keputusan dari adanya alternatif dan pemecahan yang dituntut oleh tujuan pembelajaran.

Baca juga:   Mudah Pahami Cara Perkembangbiakan Hewan dengan Learning Cycle

Keberhasilan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah. Salah satunya ditentukan oleh pemilihan metode pembelajaran dan media pembelajaran yang tepat. Setelah menggunakan media pembelajaran yang tepat disesuaikan dengan materi pembelajaran. Pada pembelajaran jarak jauh (PJJ) mampu meningkatkan siswa dalam pencapaian ketuntasan belajar dan mampu meningkat minat belajar siswa dalam pembelajaran. (ce5/ida)

Guru SDN 02 Doro, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya