Serunya Belajar Organ Pencernaan dengan Metode Picture and Picture

Oleh : Endang Widyaningsih, S.Pd.SD

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran merupakan kegiatan yang melibatkan seseorang dalam upaya memperoleh pengetahuan, keterampilan dan nilai-nilai positif dengan memanfaatkan berbagai sumber untuk belajar. Pencapaian pengetahuan didapat melalui pemahaman yang menyeluruh.

Pemahaman menyeluruh didapat karena antusias belajar siswa tinggi dan menyenangkan. Di kelas V di SD Negeri 01 Bulaksari, Sragi terdapat beberapa siswa yang tidak bersemangat dan tampak bosan mengikuti pembelajaran.

Maka, penulis menerapkan metode picture and picture pada materi pembelajaran organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia. Materi pembelajaran organ pencernaan memuat kompetensi dasar ranah pengetahuan menjelaskan organ pencernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta cara memelihara kesehatan organ pencernaan manusia.

Ranah keterampilan menyajikan karya (misalnya poster, model, atau bermain peran) tentang konsep organ dan fungsi pencernaan pada hewan atau manusia.

Indikator capaian belajarnya, siswa mampu mengidentifikasi organ percernaan dan fungsinya pada hewan dan manusia serta siswa mampu mendemontrasikan tentang organ pencernaan pada hewan dan manusia.
Suprijono (dalam huda 2014: 236), mengemukakan: Picture and Picture merupakan strategi pembelajaran yang menggunakan gambar sebagai media pembelajaran. Strategi ini mirip dengan example non example. Gambar yang diberikan pada siswa harus dipasangkan atau diurutkan secara logis. Gambar-gambar ini menjadi perangkat utama dalam proses pembelajaran.

Baca juga:   Bermain di Alam Tumbuhkan Minat Belajar Perkembangbiakkan Makhluk Hidup

Pembelajaran ini memiliki ciri aktif, inovarif, kreatif, dan menyenangkan. Model apapun yang digunakan selalu menekankan aktif peserta didik dalam setiap proses pembelajaran. Inovatif setiap pembelajaran harus memberikan sesuatu yang baru, berbeda dan selalu menarik minat peserta didik. Dan kreatif, setiap pembelajarnya harus menimbulkan minat kepada peserta didik untuk menghasilkan sesuatu atau dapat menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan metode, teknik ataau cara yang dikuasai oleh siswa itu sendiri yang diperoleh dari proses pembelajaran.

Model pembelajaran ini mengandalkan gambar sebagai media dalam proses pembelajaran. Adapun langkah-langkah model pembelajaran picture and picture pada pembelajaran organ pencernaan hewan dan manusia kelas V sebagai berikut pertama, guru menyampaikan apersepsi dan motivasi.

Diharapkan menyampaikan tujuan pembelajaran dan indikator-indikator ketercapaian kompetensi untuk mengukur tingkat keberhasilan siswa dalam mencapainya. Kedua, guru melakukan penyajian materi tentang organ percernaan hewan dan manusia. Keberhasilan pembelajaran dapat dimulai dari langkah ini. Harus memunculkan kesan asyik bagi siswa. Pada tahap inilah, guru harus berhasil memberikan motivasi pada beberapa siswa yang kemungkinan masih belum siap. Ketiga, guru menyajikan gambar dan mengajak siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan mengamati setiap gambar yang ditujukkan. Guru dapat memodifikasi gambar atau menggantinya dengan video youtube online. Keempat, guru memanggil siswa secara bergantian untuk memasangkan gambar secara berurutan dan logis.
Kelima, guru untuk menanyakan kedapa siswa tentang dasar pemikiran di balik urutan gambar yang disusunnya. Guru juga bisa mengajak sebanyak mungkin siswa untuk membantu sehingga proses diskusi menjadi semakin menarik. Keenam, berdasarkan komentar data penjelasan atas urutan gambar-gambar, guru bisa memulai menjelaskan lebih lanjut sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Terakhir, guru dan siswa saling berefleksi mengenai apa yang telah dicapai dan dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mengukur pemahaman siswa.

Baca juga:   Tantangan dalam Pembelajaran Berkarakter di Masa Pandemi

Dengan picture and picture guru mengetahui kemampuan masing-masing siswa. Siswa dilatih berfikir logis dan sistematis. Dan dibantu belajar berfikir berdasarkan sudut pandang suat subjek bahasan dengan memberikan kebebasan siswa dalam praktek berfikir. Perlu diwaspadai dalam menerapkan metode ini, guru perlu kreatif dan sigap ketika melihat siswanya pasif dan memakan waktu banyak. (ti3/lis)

Guru Kelas V SD Negeri 01 Bulaksari

Author

Populer

Lainnya