PJJ Bahasa Inggris Efektif dan Menarik melalui TEAMS

Oleh : Mustaidah S.S

spot_img

RADARSEMARANG.ID, AKHIR tahun 2020 sempat ada harapan sekolah dapat berlangsung secara tatap muka di kelas. Namun harapan itu masih belum bisa dilaksanakan karena kondisi pandemic Covid-19 masih meningkat hampir di semua wilayah nusantara.

Pelaksanaan pembelajaran di SMA/SMK Provinsi Jateng berdasarkan Surat Edaran (SE) nomor 443.2/01307 tertanggal 15 Januari 2021 tentang “Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar dan Dukungan Terhadap Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Lingkungan Satuan Pendidikan SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Jateng.” Dalam surat edaran ini, jelas diambil keputusan bahwa satuan pendidikan tidak diperkenankan melakukan pembelajaran tatap muka sebelum memperoleh izin dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Berdasarkan SE tersebut, pembelajaran secara daring kembali dilaksanakan di SMAN 1 Belik yang menjadi bagian dari satuan pendidikan yang ada di Provinsi Jateng. Guru menjadi pihak yang paling bertanggung jawab terhadap berlangsungnya pembelajaran di kelasnya. Ia harus biasa menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik yang diajarnya. Hal ini menuntut kemampuan guru yang harus menyesuaikan kondisi terkini baik tentang strategi pembelajaran yang efektif, pemilihan media yang tepat, serta penguasaan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan pembelajaran daring.
Pembelajaran daring di SMAN 1 Belik menggunakan media Learning Management System (LMS) dari Microsft 365 yaitu TEAMS. Pemilihan media ini berdasarkan kemampuan sebagian besar guru di sekolah yang telah mampu menggunakan Microsoft 365 dari mengikuti pelatihan baik secara mandiri maupun yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Jateng. Untuk mendukung komunikasi dalam pembelajaran daring, dilakukan melalui media Whatsapp Group (WAG).

Baca juga:   Kombinasikan Efektivitas Pembelajaran Daring dan Luring

Pembelajaran dengan menggunakan media TEAMS dapat menjadi media yang menarik dan efektif untuk pembelajaran bahasa Inggris di SMA. Banyak fitur yang dapat dikemas secara menarik melalui LMS ini, di antaranya sway, power point, form, outlook, dan one note. Pembelajaran bahasa Inggris SMA secara daring memiliki tantangan berat, mengingat kemampuan berbahasa yang diharapkan peserta didik di tingkat SMA mampu menggunakan bahasa Inggris secara aktif. Hal ini lebih sulit dilaksanakan ketika pembelajaran dilakukan secara daring. Sehingga perlu kreativitas guru dalam mengemas pembelajarannya agar tetap menghasilkan pembelajaran yang menarik dan bermakna.

Pembelajaran bahasa Inggris dengan TEAMS, menggunakan berbagai fitur yang dapat menampilkan materi menarik baik secara tertulis, suara, maupun diadakan pertemuan video conference yaitu meeting Teams. Di dalam LMS ini, dapat dibuat saluran-saluran khusus dari proses pembelajaran yang dilakukan di antaranya berupa saluran Umum, Materi, Daftar Hadir, Tugas, dan lainnya sesuai kebutuhan guru dan peserta didik.

Dalam TEAMS ini, berbagai aktivitas dapat dikontrol mulai dari pembelajaran dimulai hingga hasil dari proses pembelajaran berupa nilai maupun rekap presensi peserta didik. TEAMS memudahkan guru mengendalikan kelasnya dan memantau perkembangan proses pembelajaran yang dilakukan peserta didik.

Baca juga:   Bermain Musik di Dapur

Dalam pelaksanaan pembelajaran, komunikasi antara guru dan peserta didik menjadi hal yang sangat penting, terlebih ketika pembelajaran jarak jauh (PJJ). Namun penulis menggunakan media WAG. Media ini dipilih karena tidak membutuhkan kuota data yang besar. Jika komunikasi terjalin baik, maka proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan dapat segera diatasi ketika terjadi kendala selama proses pembelajaran serta menjadi media untuk forum diskusi. Menciptakan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi peserta didik adalah tugas guru agar menghasilkan pembelajaran yang bermakna dan kompetensi tercapai. (pg2/ida)

Guru SMAN 1 Belik, Kabupaten Pemalang

Author

Populer

Lainnya