Belajar Jurnal Penyesuaian Lebih Bersemangat dengan STAD

Oleh : Lilik Hidayati, S.Pd

spot_img

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan adalah suatu proses mempengaruhi peserta didik agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sehingga menimbulkan perubahan dalam diri peserta didik, berfungsi kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembelajaran bertugas mengarahkan proses ini agar sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Siswa dituntut mengembangkan kemampuan berfikir secara optimal dengan reflektif, kritis melibatkan hal-hal yang terjadi di sekitar kita.

Peserta didik dilibatkan ke dalam suasana kehidupan nyata yang penuh dengan persoalan. Dan mencari solusi berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya melalui interaksi dengan lingkungannya.
Melihat hasil belajar siswa kelas XII IPS3 di SMAN 1 Paninggaran pada mata pelajaran ekonomi akuntansi masih banyak yang di bawah standar ketuntasan minimal. Bahkan ketuntasan belajarnya secara klasikal lebih rendah dibandingkan kelas lain.

Hal ini disebabkan kurang memperhatikan materi yang diberikan, kurang dalam mengerjakan latihan soal, malu bertanya tentang materi yang belum dimengerti. Atau juga guru menggunakan metode pembelajaran konvensional. Seperti metode ceramah yang sifatnya monoton dalam proses pembelajaran. Maka perlu menumbuhkan semangat baru pada peserta didik dengan menggunakan metode yang menarik perhatian peserta didik.

Model pembelajaran cooperative learning tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) dianggap efektif sebagai suatu model pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Model pembelajaran sangatlah beragam, salah satunya adalah pembelajaran kooperatif. Menurut Etin Solihatin dan Raharjo (2007:4) pembelajaran kooperatif adalah pemanfaatan kelompok kecil dalam pengajaran yang memungkinkan siswa bekerja sama untuk memaksimalkan belajar mereka dan belajar anggota lainnya dalam kelompok tersebut.

Baca juga:   Memahami Konsep Keseimbangan Harga Lebih Asyik dengan Role Playing

Student Team Achievement Divisions (STAD) merupakan salah satu pembelajaraan cooperatif learning yang di dalamnya terdapat beberapa kelompok kecil dengan level kemampuan akademik yang berbeda-beda saling bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran (Miftahul Huda, 2013 : 201).

Pembelajaran terlebih dahulu dipersiapkan dengan menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Lembar kerja siswa nantinya digunakan pada saat kegiatan diskusi kelompok belajar, dengan materi jurnal penyesuaian yang menyangkut penyesuaian akun perlengkapan, akun aktiva tetap, dan akun beban dibayar dimuka.

Pelaksanaan pembelajaran menggunakan model kooperatif tipe STAD diawali dengan mempersiapkan peserta didik agar siap mengikuti pembelajaran. Memberi salam, berdoa, dan melakukan presensi. Dalam pembelajaran guru terlebih dahulu memberikan pengantar dan penjelasan ringkas mengenai jurnal penyesuaian dan beberapa contoh soal terkait dengan jurnal penyesuaian secara klasikal.
Selanjutnya kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dengan beranggotakan 4 peserta didik yang dipilih secara acak. Masing-masing kelompok membahas akun-akun yang memerlukan penyesuaian. Tiap kelompok akan mendapatkan Lembar Kerja Siswa yang dibahas dalam kelompoknya. Setelah selesai membahas, anggota kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas secara bergantian.

Baca juga:   Pembelajaran Bermain Peran Tingkatkan Motivasi Keterampilan Drama

Sebelum pembelajaran selesai guru bisa memberikan kuis terkait materi yang dibahas dan perwakilan kelompok bisa menjawab mewakili kelompoknya atau bisa secara individual.
Penbelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe STAD efektif meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Peserta didik berperan aktif dalam membantu dan memberikan motivasi semangat keberhasilan bersama dalam kelompok. Ada interaksi yang terjadi peserta didik seiring dengan peningkatan kemampuan peserta didik dalam menyampaikan pendapat.

Memudahkan peserta didik melakukan penyesuaian, meningkatkan kesetiakawanan dalam lingkungan sosial, dan berperan aktif dalam tutor sebaya. Sehingga kelompok akan lebih mudah dan bersemangat mencapai prestasi bersama dengan cara menjunjung tinggi norma-norma yang hidup dalam kelompok. (tik1/lis)

Guru Ekonomi SMAN I Paninggaran, Kabupaten Pekalongan

Author

Populer

Lainnya